Bandung, Info Burinyay – DPD Partai Golkar Jawa Barat bersama KIM-PG menggelar Talkshow bertema “Peran Generasi Muda di Jawa Barat” pada Selasa (12/8) di Ruang Data DPD Partai Golkar Jawa Barat. Acara ini berlangsung pukul 15.00 WIB dan menghadirkan para Ketua serta perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) tingkat daerah. Tujuan utamanya adalah memperkuat sinergi pemuda dan mengoptimalkan peran strategis generasi muda di tengah momentum bonus demografi.
Sejak awal, suasana acara terasa dinamis. Rizky Prasetya Handani, S.E., M.M., Wakil Sekretaris KIM-PG Jawa Barat, memandu diskusi dan langsung menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi.
“Ini awal untuk kita bersatu membangun Jawa Barat yang konstruktif. Generasi muda harus menyatukan visi, bergotong royong, dan memberi teladan dalam perkataan, tindakan, serta integritas,” ujarnya.
Kemudian, Rizky mengajak seluruh peserta untuk menjadikan forum ini sebagai titik awal aksi nyata. Ia menegaskan bahwa keberlangsungan pembangunan daerah akan tercapai jika pemuda berkontribusi aktif. Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk terus berkarya dan menjaga integritas di setiap langkah.
Yosi Wihara, S.E., Ketua KIM-PG Jawa Barat, menambahkan bahwa peran pemuda sangat krusial. Menurutnya, pemuda perlu memecahkan masalah sekaligus membantu pelaksanaan program pembangunan. Selain itu, Yosi mendorong agar kepemimpinan organisasi seperti KNPI diisi oleh sosok yang berkarakter, berintegritas, dan berwawasan luas.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara OKP dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kerja sama tersebut, menurut Yosi, menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Oleh sebab itu, menjelang Musda KNPI Jawa Barat, ia mengajak seluruh pemuda untuk memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan positif.
Mbah Gatot dari Angkatan Muda Demokrat Jawa Barat turut menyampaikan pandangan. Ia berharap KNPI bisa lebih maju dan solid di masa depan.
“KNPI harus mencari pemimpin terbaik agar bisa berjaya tahun ini. Musda wajib menghasilkan kepemimpinan yang membawa kemajuan,” katanya dengan tegas.
Sementara itu, Dodi Wahyudin, S.H., M.H., Ketua Pemuda Justitia Jawa Barat, menyoroti perlunya fokus pada masa depan. Ia menilai banyak peluang yang dapat dimanfaatkan oleh pemuda. Karena itu, ia mengajak KNPI untuk kembali menjadi laboratorium pemuda seperti dahulu, yang berhasil menelurkan generasi unggulan. Menurutnya, banyak ruang yang perlu diisi pemuda, dan KNPI harus memfasilitasi hal tersebut.
Diskusi ini menegaskan bahwa peran generasi muda tidak sekadar simbol atau pelengkap. Sebaliknya, pemuda harus menjadi pelaku aktif dalam proses pembangunan. Oleh karena itu, regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi menjadi isu penting, mengingat hal ini menentukan arah dan masa depan gerakan pemuda.
Selain membahas isu kepemimpinan, forum ini juga menyoroti strategi program kepemudaan. Peserta membicarakan berbagai cara untuk mengembangkan kegiatan yang selaras dengan kebijakan pemerintah daerah. Di sisi lain, mereka menekankan bahwa manfaat program harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Keterlibatan banyak perwakilan OKP membuktikan bahwa kolaborasi lintas organisasi dapat terbangun melalui ruang dialog yang inklusif. Setelah itu, para peserta merancang beberapa gagasan konkret untuk memperkuat peran pemuda di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Tidak hanya itu, narasumber juga berulang kali mengingatkan pentingnya karakter dan integritas. Menurut mereka, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, pembinaan pemuda harus mencakup pembentukan karakter yang kuat.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Banyak yang aktif mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, dan menawarkan solusi. Meskipun pembahasan cukup intens, suasana tetap kondusif. Akhirnya, seluruh pihak sepakat untuk melanjutkan komunikasi dan kolaborasi setelah acara berakhir.
Menjelang penutupan, Rizky P. Handani menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak boleh berhenti di ruang diskusi.
“Mari kita buktikan bahwa generasi muda Jawa Barat mampu berkarya, memimpin, dan memberi teladan. Dari sini kita mulai, untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Acara ini disiarkan langsung melalui akun Instagram @rizkyphandani dan akan diposting ulang di @kimpg_jabar. Dengan demikian, masyarakat luas dapat ikut menyimak hasil diskusi dan terinspirasi untuk berpartisipasi dalam gerakan positif.
Dengan adanya kegiatan ini, generasi muda Jawa Barat diharapkan semakin sadar akan potensi besar yang dimilikinya. Selanjutnya, melalui kolaborasi, integritas, dan semangat kerja nyata, pemuda dapat menjadi motor penggerak perubahan sekaligus garda terdepan dalam membangun masa depan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera.