Rancaekek, Info Burinyay – Hujan gerimis sejak pagi tidak mengurangi semangat peserta upacara di halaman SDN Permata Hijau, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Meskipun begitu, siswa, guru, dan tamu undangan tetap berdiri tegak mengikuti prosesi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Gerakan Pramuka.
Peringatan tahun ini mengangkat tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”. Tema tersebut, menurut panitia, mendorong seluruh anggota pramuka menguatkan kerja sama demi menjaga keutuhan bangsa. Selain itu, upacara ini dipimpin Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Rancaekek, Asep Nandang Iskandar, S.Pd., yang juga membacakan amanat Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Dalam amanat nasional, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso mengingatkan bahwa pramuka memiliki peran strategis di tengah tantangan zaman. Karena itu, ia menekankan bahwa digitalisasi, disrupsi teknologi, dan masalah sosial seperti judi online atau penyalahgunaan narkoba harus dihadapi dengan karakter yang kuat.
Menurutnya, setiap pramuka wajib memegang teguh Pancasila, UUD 1945, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Dengan demikian, generasi muda dapat menjadi pribadi tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan. Ia juga mendorong pramuka berkontribusi dalam program swasembada pangan sesuai visi Asta Cita pembangunan nasional.
Usai membacakan amanat nasional, Asep Nandang menyampaikan apresiasi kepada Gugus Depan SDN Permata Hijau. Selain itu, ia menilai kegiatan ini dapat menjadi contoh positif bagi gugus depan lain di Rancaekek.
“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi untuk lebih bergerak, berkarya, dan bersatu di dalam gerakan pramuka,” kata Asep. Ia menjelaskan bahwa Kwarran telah mengirim surat edaran ke seluruh gugus depan. Selanjutnya, setiap gugus diminta melaksanakan upacara HUT Pramuka, mendokumentasikan kegiatan, lalu melaporkannya ke tingkat kwarran untuk diteruskan ke kwartir cabang (Kwarcab).
Asep juga mengumumkan jadwal perayaan puncak di tingkat kecamatan. Kegiatan tersebut berlangsung pada 23–25 Agustus 2025. Acara puncak dilaksanakan pada hari kedua, 25 Agustus, di arena Jambore Ranting Kiarapayung. Oleh sebab itu, ia mengajak semua gugus depan hadir dan berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Kepala Mabigus SDN Permata Hijau, Mulyono, S.Pd., menyatakan bahwa HUT ke-64 menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan pramuka di sekolah. Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi teladan bagi sekolah lain di Rancaekek maupun di Kabupaten Bandung.
Mulyono mengajak seluruh siswa menerapkan Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari. Di samping itu, ia menekankan bahwa disiplin dan kebersamaan menjadi kunci membentuk karakter yang kuat.
Pembina Pramuka SDN Permata Hijau, Yayat Supriatna, S.Pd., mengungkapkan bahwa pramuka menjadi kegiatan wajib di sekolah ini. Hampir semua siswa mengikuti latihan rutin, dengan dukungan guru bersertifikat KMD dan KML.
“Metode pembelajaran pramuka sudah diakui banyak negara,” kata Yayat. Bahkan, ia menilai metode tersebut efektif membentuk karakter, kerja sama, dan kemandirian siswa. Karena itu, ia berharap pramuka di Rancaekek terus berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi pendidikan.
Tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” selaras dengan pesan nasional Ketua Kwarnas. Selain itu, kolaborasi menjadi strategi utama menghadapi perubahan zaman. Pramuka diharapkan bekerja sama dengan pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Dengan kerja sama yang solid, pramuka dapat menjaga nilai persatuan. Selanjutnya, mereka dapat menguatkan rasa nasionalisme dan mengawal program ketahanan pangan nasional. Semua ini menjadi langkah nyata menuju Indonesia Emas 2045.
Gerakan Pramuka berfungsi sebagai pendidikan nonformal yang melengkapi pendidikan formal. Melalui kegiatan ini, pramuka melatih keterampilan hidup, kecerdasan emosional, dan fisik. Pendekatan ini dikenal dengan konsep SESOSIF: Spiritual, Emosional, Sosial, Intelektual, dan Fisik.
Budi Waseso menekankan bahwa pramuka harus menjadi benteng moral bangsa. Dengan demikian, SDM unggul dapat terbentuk melalui pendidikan karakter yang kuat. Ia yakin anggota pramuka siap menjadi kader pemimpin yang disiplin dan bertanggung jawab.
Peringatan di SDN Permata Hijau menjadi bukti bahwa semangat pramuka tidak mudah padam. Walaupun hujan membasahi lapangan, para peserta tetap khidmat mengikuti upacara dari awal hingga akhir.
Ketua Kwarnas berharap semua pihak terus mendukung gerakan pramuka. Dukungan tersebut, baik dari pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat, akan membuat pramuka semakin relevan.
Peringatan HUT Pramuka ke-64 di SDN Permata Hijau bukan hanya seremoni tahunan. Sebaliknya, kegiatan ini menguatkan tekad menjaga NKRI, menanamkan nilai Pancasila, dan mengajak generasi muda berkarya.
Dengan semangat kolaborasi, pramuka Rancaekek siap melangkah ke depan. Oleh karena itu, mereka berkomitmen membangun karakter, meningkatkan keterampilan, dan memperkuat ketahanan bangsa.