Pasirjambu, Info Burinyay – Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, menggelar karnaval peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan meriah. Salah satu yang paling menyedot perhatian berasal dari Marching Band Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ibadurrohman Kusumahani Al Badriyah Papakmanggu, Desa Cibodas. Para siswa menampilkan musik dan gerakan kompak sambil mengenakan kostum merah-putih yang melambangkan semangat nasionalisme.
Sejak pagi, para peserta didik bersama guru pendamping sudah bersiap penuh semangat. Mereka mengenakan seragam merah-putih yang membuat suasana semakin semarak. Kepala MI Ibadurrohman, Hj. Rositawati, S.Pd.I., menegaskan bahwa pemilihan warna bukan sekadar dekorasi.
“Kami menyiapkan kostum dengan nuansa merah-putih untuk menanamkan nilai kebangsaan pada anak-anak sekaligus mengingatkan kita semua tentang arti perjuangan,” ujarnya.
Rositawati menambahkan bahwa sekolah sengaja mengusung konsep kostum dengan makna mendalam. Menurutnya, merah melambangkan keberanian, sedangkan putih mencerminkan kejujuran dan ketulusan. Dengan mengenakan warna tersebut, siswa bisa memahami arti nasionalisme melalui simbol nyata, bukan hanya lewat teori.
Selain kostum, MI Ibadurrohman juga mengerahkan 32 personel dalam barisan marching band. Yayasan Ibadurrohman Kusumahani Al Badriyah bertanggung jawab penuh terhadap keikutsertaan ini. Ketua yayasan, H. Enjang Rohimat, S.Ag., bersama Wakil Ketua H. Muhamad Jimli Fatihin, S.Pd., mendorong agar para siswa tampil maksimal dan membawa nama baik sekolah.
Tim pelatih yang terdiri dari guru-guru berperan besar dalam mempersiapkan siswa. Mereka antara lain Santy Mulyawati, S.Pd., Epih Nurhasanah, S.Pd., Rosmayanti, S.Pd., Erlinawati, S.Pd.AUD, Asyi Syifaa Nurhabibah, S.Pd., Intan Afifah Nuriyah, dan Fildzah Nurmasturoh. Seluruh tim bekerja sama melatih gerakan, irama, dan kekompakan hingga anak-anak mampu tampil percaya diri.

Rositawati menjelaskan bahwa mereka hanya memiliki waktu dua pekan untuk mempersiapkan diri.
“Setelah Pak Danramil 2412 Pasirjambu, Kapten Infantri Asep Syarifudin, dan Pak Kapolsek Pasirjambu, AKP Aos Santosa, meminta kami ikut serta, anak-anak langsung berlatih intensif. Mereka juga menghapal lagu-lagu kebangsaan seperti Hari Merdeka, Maju Tak Gentar, Dari Sabang Sampai Merauke, hingga Yalal Wathon,” tuturnya.
Meski waktu latihan singkat, para siswa tetap menampilkan performa yang rapi dan penuh energi. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak mampu bekerja keras jika mendapat arahan dan motivasi yang tepat. Lebih dari itu, proses latihan juga mengajarkan disiplin, kerja sama, serta tanggung jawab.
Menurut Rositawati, karnaval bukan hanya ajang hiburan. Ia melihat kegiatan ini sebagai ruang belajar yang membentuk karakter anak. Dengan tampil di hadapan masyarakat, para siswa belajar percaya diri sekaligus memahami arti kebersamaan.
“Kami ingin anak-anak meneladani perjuangan para pahlawan. Mereka berlatih keras meski singkat, dan itu mencerminkan semangat juang,” jelasnya.
Kemeriahan karnaval di Lapangan Barak benar-benar terasa. Warga dari berbagai desa datang dan memenuhi area lapangan. Saat marching band MI Ibadurrohman tampil, penonton bersorak dan memberi tepuk tangan panjang. Antusiasme itu menunjukkan bahwa penampilan anak-anak berhasil memikat hati masyarakat.
Seorang warga, Hj. Alis Widianti, menyampaikan kekagumannya secara langsung. Ia mengaku bangga melihat kreativitas siswa MI yang begitu energik.
“Anak-anak ini berhasil menunjukkan cinta Tanah Air lewat marching band yang memukau. Saya sangat terkesan,” katanya.
Perayaan HUT RI ke-80 di Pasirjambu bukan hanya acara tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat rasa persatuan. Penampilan sekolah-sekolah, termasuk MI Ibadurrohman, membuktikan bahwa nilai nasionalisme tetap hidup di kalangan generasi muda. Karnaval ini juga memberi pesan moral bahwa semangat kemerdekaan tidak boleh pudar meski zaman terus berubah.
Rositawati berharap kegiatan ini memberi dampak luas, tidak hanya bagi para siswa, tetapi juga masyarakat sekitar. Ia menekankan bahwa anak-anak harus terus mengasah kualitas diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang membanggakan daerah dan bangsa,” tegasnya.
Partisipasi MI Ibadurrohman dalam karnaval memperlihatkan bahwa lembaga pendidikan berperan penting dalam menanamkan cinta Tanah Air. Melalui musik, disiplin, dan kerja sama, anak-anak belajar tentang arti perjuangan. Nilai itu menjadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.
Masyarakat Pasirjambu pun patut berbangga karena anak-anak mereka mampu tampil percaya diri di hadapan publik. Dengan kerja keras, kekompakan, serta dukungan guru dan yayasan, Marching Band MI Ibadurrohman sukses memberi warna istimewa dalam perayaan kemerdekaan tahun in