Baleendah, Info Burinyay – RSUD Welas Asih Kabupaten Bandung memutuskan tetap buka pada libur dan cuti bersama, Senin, 18 Agustus 2025. Rumah sakit ini memberikan layanan BPJS Rawat Jalan, IGD, Hemodialisa, Poliklinik Eksekutif, dan Rehabilitasi Medik.
Direktur Utama RSUD Welas Asih, dr. Deni Darmawan, MARS, menegaskan bahwa pasien harus tetap mendapatkan pelayanan meskipun kalender menunjukan hari libur.
“Kalau kami ikut libur, ratusan pasien tidak akan terlayani. Itu jelas merugikan masyarakat. Karena itu, kami tetap buka,” ujar dr. Deni di Baleendah.
Setiap poliklinik, lanjutnya, menerima rata-rata 70 pasien per hari. Dengan lebih dari 10 poliklinik, jumlah pasien bisa mencapai ratusan orang. Kondisi ini menjadi alasan utama rumah sakit membuka layanan meski cuti bersama berlangsung.
“Kami sudah sepakat untuk menempatkan kepentingan pasien di atas kepentingan internal. Pasien yang sudah mendaftar online harus terlayani tepat waktu,” tegasnya.
RSUD Welas Asih ingin menghadirkan perbedaan positif dibandingkan rumah sakit lain. Menurut dr. Deni, banyak rumah sakit memilih tutup saat libur. Namun, RSUD Welas Asih justru memastikan pelayanan berjalan normal agar masyarakat tidak kesulitan.
Selain itu, kebutuhan medis sering muncul tiba-tiba. Rumah sakit harus hadir sebagai solusi cepat, terutama dalam kondisi darurat. “Pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti hanya karena ada cuti bersama,” jelas dr. Deni.
Dengan kebijakan ini, masyarakat di Kabupaten Bandung dan sekitarnya tetap merasa tenang. Mereka tidak perlu khawatir kehilangan akses layanan kesehatan meskipun hari libur.
RSUD Welas Asih juga berkomitmen menjaga kepercayaan publik. Menurut dr. Deni, keberlanjutan pelayanan menjadi bukti bahwa rumah sakit lebih mengutamakan hak pasien.
“Kami berharap langkah ini bisa menjadi contoh. Rumah sakit harus selalu hadir bagi masyarakat, kapan pun mereka membutuhkan,” pungkasnya.