Rancaekek, Info Burinyay – Selasa malam, 19 Agustus 2025, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung Faisal Radi Sukmana bersama pengurus RW 9 bergerak langsung memasang Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di Jalan Cikijing, kawasan BBWS Desa Linggar.
Langkah ini muncul bukan dari program pemerintah. Faisal bersama pengurus RW 9 mengambil inisiatif pribadi sebagai bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab sosial. Mereka ingin menghadirkan solusi nyata atas kebutuhan warga yang selama ini mengeluhkan minimnya penerangan jalan.
Dalam keterangannya, Faisal menegaskan pentingnya penerangan yang layak bagi masyarakat. Ia menyebut bahwa warga memiliki hak atas rasa aman dan nyaman ketika beraktivitas, terutama di malam hari. Menurutnya, kawasan tersebut sering disebut rawan tindak kejahatan serta aktivitas ilegal. Karena itu, ia menghadirkan PJUTS untuk menekan potensi kerawanan.
“Penerangan ini bukan sekadar lampu, melainkan ikhtiar untuk menjaga keselamatan warga. Setiap cahaya yang kita pasang memberi harapan dan rasa tenang bagi masyarakat sekitar,” ujar Faisal.
Ia juga menambahkan bahwa politik sejati harus lahir dari kerja nyata, bukan sekadar janji. Dengan dukungan masyarakat, ia berkomitmen melanjutkan langkah-langkah keberpihakan semacam ini.
“Selama masyarakat mendukung, kita akan terus bergerak. Tugas kita memastikan politik hadir dalam wujud kerja yang dapat dirasakan langsung,” tegasnya.
Suasana pemasangan berlangsung penuh semangat. Warga menyambut dengan antusias karena jalan yang sebelumnya gelap kini berubah terang. Mereka merasa lebih aman, terutama bagi anak-anak yang pulang belajar malam serta pekerja yang kembali larut. Beberapa warga juga menilai inisiatif ini meringankan beban mereka, karena tidak perlu lagi mencari penerangan alternatif.
Selain menghadirkan rasa aman, PJUTS juga memberi manfaat jangka panjang. Lampu bertenaga surya tidak bergantung pada listrik PLN, sehingga mengurangi biaya operasional. Dengan sistem ini, warga dapat menikmati penerangan tanpa khawatir soal tagihan. Selain itu, penggunaan energi terbarukan mendukung upaya menjaga lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Faisal berharap inisiatif ini menginspirasi banyak pihak untuk ikut terlibat. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak selalu harus menunggu program pemerintah. Sebaliknya, setiap elemen bisa bergerak sesuai kemampuan demi kepentingan bersama.
“Kekuatan besar lahir dari kepedulian kecil. Bila semua pihak ambil bagian, perubahan nyata pasti kita wujudkan,” ungkapnya.
Pemasangan PJUTS di Desa Linggar menjadi bukti nyata bahwa kerja tulus berdampak langsung. Dengan cahaya yang kini menerangi jalan, masyarakat merasa lebih aman, nyaman, dan optimistis. Inisiatif ini juga menegaskan bahwa keberpihakan kepada rakyat harus terwujud dalam tindakan nyata yang konsisten.