Info Burinyay
Kegiatan PemerintahanPemerintahanReligi

Camat Rancaekek Tekankan Pentingnya Siraman Rohani, Fokus pada Fikih Wudhu dan Sholat

Camat Rancaekek, Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si.(photo-denjaya)

Rancaekek, Info Burinyay – Kecamatan Rancaekek menggelar Siraman Rohani secara rutin setiap dua minggu sekali pada hari Jumat. Program ini lahir dari arahan Bupati Bandung yang ingin setiap aparatur memperkuat pembinaan mental dan spiritual.

Camat Rancaekek, Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si., menegaskan pentingnya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa sholat merupakan ibadah paling utama. Sholat juga akan menjadi pertanyaan pertama dari Allah SWT di akhirat. Karena itu, ia mengajak pegawai dan warga untuk memperbaiki tata cara ibadah sejak dini.

Selain itu, kegiatan siraman rohani berfokus pada pemahaman fikih, terutama wudhu dan sholat.

“Alhamdulillah, di Rancaekek kami bisa melaksanakan siraman rohani secara konsisten. Semoga kegiatan ini menjadi pedoman bagi kita semua dalam melaksanakan sholat wajib maupun sunnah,” kata Camat Diar.

Dalam setiap pelaksanaan, pihak kecamatan mengundang ustadz yang berpengalaman. Para ustadz menjelaskan teori fikih dan memperagakan praktik wudhu yang benar. Peserta kemudian mempraktikkan kembali. Dengan cara itu, mereka dapat memperbaiki kesalahan kecil yang sering mengurangi sahnya ibadah.

Camat Diar juga menekankan pentingnya konsistensi. Menurutnya, pembinaan spiritual tidak boleh berhenti hanya di satu atau dua pertemuan. Oleh sebab itu, ia memastikan siraman rohani terus berjalan di Rancaekek.

“Kami ingin kegiatan ini berkelanjutan agar masyarakat memiliki panduan jelas dalam beribadah,” ujarnya.

Lebih jauh, kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan agama. Siraman rohani juga memperkuat silaturahmi antarpegawai dan warga. Suasana kebersamaan yang lahir dari kegiatan ini diharapkan berpengaruh positif pada pelayanan publik. Dengan begitu, aparatur dapat bekerja dengan hati yang lebih tenang dan ikhlas.

Acara terakhir berlangsung di Aula Kecamatan Rancaekek pada Jumat, 22 Agustus 2025. Pegawai dan masyarakat hadir dengan antusias. Kehadiran mereka menunjukkan betapa besar kebutuhan terhadap pembinaan agama. Karena itu, pemerintah kecamatan berkomitmen menghadirkan program ini secara terus-menerus.

Baca Juga
Pelantikan Ketua RT dan RW Desa Sukamulya Periode 2025-2030: Wujud Komitmen Pengabdian Masyarakat

Dengan demikian, siraman rohani tidak hanya menjadi agenda rutin. Program ini juga menjadi bukti keseriusan Kecamatan Rancaekek dalam membangun masyarakat yang religius, berilmu, dan berakhlak mulia. Sejalan dengan visi Kabupaten Bandung, kegiatan rohani akan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Related posts

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.