PGRI Kabupaten Bandung melantik 4 anak lembaga untuk memperkuat peran guru, tingkatkan profesionalisme, dan dukung visi Indonesia Emas 2045. (photo-denjaya)
Soreang, Info Burinyay – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bandung menggelar pelantikan empat anak lembaga pada Senin, 25 Agustus 2025. Acara berlangsung di Gedung PGRI Kabupaten Bandung, Jalan Raya Soreang Katapang No. 206, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.
Ketua PGRI Kabupaten Bandung, Yusup Salim, S.Pd.I., M.Pd., memimpin langsung jalannya pelantikan. Ia hadir bersama jajaran pengurus, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, serta ratusan undangan.
Dalam sambutannya, Yusup Salim menekankan pentingnya pelantikan ini. Ia menyebut langkah tersebut bukan sekadar prosesi, melainkan strategi untuk menguatkan organisasi guru di Kabupaten Bandung.
“Dengan pelantikan hari ini, PGRI semakin fokus, semakin kuat, dan semakin siap untuk mengabdi serta melayani. Kami juga menyiapkan diri menjaga kepentingan bangsa, apalagi ketika kita berbicara tentang target besar Indonesia Emas 2045,” ucap Yusup.
Ia lalu menyampaikan pesan khusus kepada guru. “Saya mengajak seluruh guru di Kabupaten Bandung untuk terus bekerja dengan penuh dedikasi, di mana pun berada. Semoga setiap usaha kita bernilai baik, bermanfaat untuk masyarakat, dan mendapat ridha Allah SWT,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, H. Asep Kusumah, S.Sos., M.Si., turut menghadiri acara ini. Ia menilai pelantikan anak lembaga PGRI menjadi langkah penting dalam penguatan organisasi.
“Hari ini saya hadir bersama Ketua PGRI dan seluruh pengurus. Pelantikan ini menandai kesiapan organisasi. Semua lembaga yang dilantik harus segera bergerak agar mampu memberi kontribusi nyata bagi pendidikan di Kabupaten Bandung,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa PGRI hadir dengan inovasi. Menurutnya, keberadaan lembaga baru mampu menjawab kebutuhan guru sekaligus mendukung dinamika pendidikan. “Ada lembaga yang meningkatkan kapasitas profesi, ada yang melindungi guru dari sisi hukum, ada pula yang memberdayakan perempuan. Semuanya penting untuk menyiapkan generasi emas. Mari bersama-sama wujudkan Indonesia Emas 2045 dengan anak-anak yang mampu bersaing di tingkat global,” tegasnya.
Pelantikan kali ini meliputi empat anak lembaga PGRI Kabupaten Bandung:
Keempat lembaga tersebut akan bergerak sesuai mandat organisasi.
Ketua LKBH PGRI Kota Bandung, Coach Adv. Agus Gandara, S.H., M.H., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas amanah baru ini. Ia bertekad menjalankan tugas melindungi guru dari sisi hukum.
“Tugas ini berat, tapi kami siap memberikan pendampingan dan pembinaan hukum bagi guru di Kabupaten Bandung. Insya Allah dengan niat ikhlas, kerja kami akan membawa berkah,” jelasnya.
Dari APKS, Lusianto, S.Kom., M.Si., menegaskan pentingnya inovasi untuk meningkatkan profesionalisme guru.
“APKS memikul tanggung jawab besar. Kami akan mendorong inovasi agar guru semakin profesional. Dengan begitu, kualitas pendidikan kita bisa terus meningkat,” ujarnya.
Perempuan PGRI juga menyuarakan tekad. Setiowati, S.Pd., menyatakan komitmen untuk menjalankan amanah dengan baik.
“Saya berharap bisa berkoordinasi dengan pengurus lainnya. Kepada guru perempuan, mari kita bergerak bersama untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Bandung,” katanya.
Dari PSLCC, H. Riyan Rosal Yosma Oktapyanto, M.Pd., menegaskan bahwa dirinya siap melanjutkan program kerja.
“Ini periode kedua saya. Saya akan melanjutkan yang baik dari periode sebelumnya sekaligus membawa program baru. Fokus kami ada pada penguatan IT dan karakter guru. Dengan begitu, PGRI akan semakin bermartabat,” ucapnya.
Pelantikan ini menegaskan komitmen PGRI Kabupaten Bandung untuk terus memperkuat organisasi. Dengan penguatan kelembagaan, PGRI tidak hanya hadir sebagai wadah guru, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Melalui APKS, guru bisa lebih profesional. Dengan LKBH, guru mendapat perlindungan hukum. Melalui Perempuan PGRI, organisasi memberi ruang bagi pemberdayaan perempuan. Sementara PSLCC memperkuat kompetensi IT dan karakter.
Dengan sinergi itu, PGRI Kabupaten Bandung menatap masa depan dengan optimisme. Organisasi guru ini bertekad melahirkan generasi emas yang siap bersaing di tingkat global, sesuai cita-cita Indonesia Emas 2045.
Bandung, Info Burinyay – etua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR)…
Ternate, Info Burinyay – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) sekaligus Bupati Bandung, Dr.…
Bandung, Info Burinyay – Ketua DPD Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Jawa Barat, H.…
Ciwidey, Info Burinyay – Pemerintah Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, menggelar rangkaian acara meriah…
Bekasi, Info Burinyay – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Nezar Patria, membuka…
Fokus pada Segitiga Rebana, Cekungan Bandung, dan Pembangunan Wilayah Selatan Bandung, Info Burinyay – Komisi…
This website uses cookies.
Leave a Comment