Soreang, Info Burinyay – Kabupaten Bandung siap menjadi pusat perhatian Jawa Barat. Pada 10 November 2025, daerah ini akan menjadi tuan rumah Anugerah Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat ke-18.
Acara bergengsi ini akan menghadirkan hampir 400 peserta. Mereka berasal dari berbagai lembaga penyiaran dan insan penyiaran yang tersebar di seluruh Jawa Barat. Dengan jumlah peserta yang besar, kegiatan ini akan memperkuat silaturahmi sekaligus mendorong peningkatan kualitas dunia penyiaran.
Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si. atau Kang DS, menyatakan kesiapan daerahnya. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Bandung telah menyiapkan diri untuk menyambut tamu dari berbagai wilayah.
“Sebagai tuan rumah, tentu kami menyiapkan segala hal agar pelaksanaan Anugerah Penyiaran berjalan sukses. Pesertanya mencapai hampir 400 lembaga penyiaran dari seluruh Jawa Barat,” ujar Kang DS.
Selain itu, Kang DS menilai penunjukan Kabupaten Bandung sebagai lokasi acara memiliki nilai sejarah. Hal ini terkait keberadaan radio pada masa kolonial Belanda di Kecamatan Cimaung. Radio tersebut pernah berperan penting dalam penyebaran informasi, terutama saat masa proklamasi kemerdekaan.
“Dulu, ketika membacakan proklamasi, kita memiliki radio di Cimaung. Saya berharap bekas stasiun radio itu bisa dimodifikasi menjadi monumen sejarah,” jelasnya.
Lebih jauh, Kang DS menekankan pentingnya penyiaran di era banjir informasi. Menurutnya, penyiaran harus hadir sebagai media penyeimbang di tengah derasnya arus informasi dari media sosial.
“Mudah-mudahan hadirnya KPID Jawa Barat dalam launching Anugerah Penyiaran bisa menjadi wasilah untuk mengembangkan dunia penyiaran. Kehadiran penyiaran juga penting untuk memberikan edukasi sehat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, masyarakat membutuhkan informasi yang benar dan mendidik. Oleh karena itu, penyiaran tidak boleh hanya menyajikan hiburan. Penyiaran juga harus mendidik publik agar cerdas menghadapi perubahan zaman.
“Penyiaran harus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi terpercaya. Media ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan,” tegas Kang DS.
Dengan demikian, Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat ke-18 tidak sekadar menjadi acara tahunan. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk menjaga kualitas penyiaran serta menguatkan posisi Kabupaten Bandung sebagai daerah yang peduli pada sejarah, budaya, dan masa depan penyiaran.