Program KARASA Hadir di Desa Sukaresmi, Camat Rancabali Jemput Bola Berikan Pelayanan Administrasi dan Pendataan UMKM. (photo-red)
Rancabali, Info Burinyay – Pemerintah Kecamatan Rancabali terus menghadirkan inovasi pelayanan publik. Melalui program KARASA (Kecamatan Ngantor di Wilayah Desa), jajaran kecamatan kini langsung bekerja di tengah masyarakat.
Hari ini, tim Kecamatan Rancabali memilih Kampung Cibadak RW 07 Desa Sukaresmi sebagai lokasi pertama. Warga menyambut kehadiran aparatur dengan antusias, sebab jarak menuju kantor kecamatan cukup jauh. Oleh karena itu, program jemput bola ini langsung memudahkan masyarakat dalam mengurus kebutuhan administrasi.
Camat Rancabali, H. Mamet Slamet, S.Ip., M.Si., menegaskan bahwa program KARASA mencakup berbagai layanan penting. Petugas membuka layanan pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), serta akta kelahiran dan kematian. Selain itu, mereka juga melakukan pendataan UMKM dan warung, kemudian menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) agar usaha warga lebih maju.
Selain pelayanan administrasi, petugas bergerak di bidang lain. Mereka mencatat rumah tidak layak huni (Rutilahu), mendata kasus stunting, serta menginventarisasi masjid dan guru ngaji. Tim juga melaksanakan deteksi dini kebencanaan agar masyarakat semakin siap menghadapi risiko bencana. Dengan begitu, KARASA menghadirkan pelayanan menyeluruh, tidak hanya administratif tetapi juga sosial, ekonomi, dan keagamaan.
Lebih lanjut, Camat Rancabali menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh perangkat kecamatan. Kasitrantib bertugas mengawasi ketertiban umum dan mengidentifikasi potensi gangguan keamanan. Tim lain memantau penerangan jalan umum, kondisi kirmir, serta kualitas jalan desa. Dengan langkah tersebut, pemerintah kecamatan dapat langsung mendengar aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan solusi lapangan.
Program KARASA juga membuka ruang dialog yang hangat. Warga menyampaikan kendala administrasi, sementara petugas segera memberikan jawaban. Kehadiran langsung aparatur membuat pelayanan lebih cepat, murah, dan mudah diakses. “Kami ingin warga merasa dekat dengan pemerintah,” ujar Camat Rancabali.
Manfaat program terasa jelas. Warga tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mengurus dokumen. Sebaliknya, aparat hadir langsung dengan pelayanan yang ramah dan transparan. Khusus bagi pelaku UMKM dan warung, penerbitan NIB diharapkan mampu memperkuat usaha serta meningkatkan daya saing.
Program KARASA akan terus berjalan di desa lain. Setiap kegiatan tidak hanya menghadirkan layanan publik, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Dengan pola jemput bola ini, pemerintah membuktikan bahwa pelayanan publik bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Fokus pada Segitiga Rebana, Cekungan Bandung, dan Pembangunan Wilayah Selatan Bandung, Info Burinyay – Komisi…
Ciwidey, Info Burinyay – Puluhan pedagang ayam Pasar Cibeureum Ciwidey mendatangi Kantor Kecamatan Ciwidey untuk…
Ciwidey, Info Burinyay – Badan Pangan Nasional menggandeng Koperasi Sahabat Indonesia Jaya serta Pesantren Asy-Syakuro…
Dayeuhkolot, info Burinyay – Plt Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung, H. Asep Syahrial,…
Bupati Bandung sekaligus Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Dadang Supriatna, mengajak masyarakat…
Dayeuhkolot, Info Burinyay – Ratusan warga dari lima RW di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuh Kolot,…
This website uses cookies.
Leave a Comment