Jumat, Jan 16, 2026
Info Burinyay
Peristiwa

Ratusan Siswa SMPN 1 Cileunyi Jalankan Ibadah Shalat Jumat Bersama di Masjid Al-Furqon

Siswa SMPN 1 Cileunyi mendengarkan khutbah Jumat di Masjid Al-Furqon Cimekar Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung pada 31 Oktober 2024.
Para siswa SMPN 1 Cileunyi dengan khidmat mendengarkan khutbah Jumat yang disampaikan Amir Hamdan, S.Pd., di Masjid Al-Furqon, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jumat (31/10/2024). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter religius di sekolah. (Foto:infoBurinyay/Denjaya)

Cileunyi, Info Burinyay – Ratusan siswa SMPN 1 Cileunyi antusias mengikuti Shalat Jumat bersama di Masjid Al-Furqon, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jumat (31/10/2024). Sejak pagi, para siswa sudah berbaris rapi menuju masjid. Suasana ibadah terasa khusyuk dan tertib sepanjang kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan religius yang rutin dijalankan sekolah setiap pekan. Melalui kegiatan tersebut, sekolah menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, serta kebersamaan antarsiswa. Selain itu, pelaksanaan Shalat Jumat di lingkungan sekolah juga memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

Amir Hamdan, S.Pd., bertugas sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya, ia mengajak seluruh siswa meningkatkan ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia menekankan bahwa berbakti kepada orang tua, menghormati guru, dan melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh merupakan wujud nyata ketakwaan.

“Ketika kalian taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua, dan menghormati guru, itu bagian dari bentuk ketakwaan. Surga Allahdi berikan hanya untuk orang-orang yang bertakwa,” ujar Amir Hamdan di hadapan para siswa.

Ia kemudian menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki fitrah yang lurus sejak lahir. Fitrah itu menuntun manusia agar cenderung kepada kebaikan dan menjauhi keburukan.

“Allah memberi kita fitrah amin, yaitu dorongan untuk selalu lurus dan berbuat baik. Jika kita berbuat salah lalu muncul penyesalan, berarti fitrah itu masih hidup di hati kita,” ungkapnya.

Amir Hamdan juga menekankan pentingnya menjaga hati agar tetap bersih. Ia menjelaskan bahwa rasa bersalah menjadi tanda bahwa seseorang masih memiliki kesadaran spiritual. Oleh karena itu, ia mengajak siswa untuk memperbaiki diri setiap kali melakukan kesalahan. Dengan cara itu, manusia bisa terus tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Sementara itu, Jaeni Miftah, S.Pd., M.MPd., guru Bahasa Inggris yang turut hadir mendampingi kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Shalat Jumat di sekolah. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya melatih disiplin beribadah, tetapi juga memperkuat penjiwaan keagamaan para siswa.

Jumat bersama ini luar biasa. Alhamdulillah, mantap untuk penjiwaan ke anak-anak, baik dari segi ibadah maupun pembentukan karakter. Yang penting anak-anak terus berjalan di jalur yang benar,” ujarnya penuh semangat.

Hal senada disampaikan oleh Wahyu Hidayat, S.Pd., guru PJOK yang juga hadir memantau pelaksanaan kegiatan. Ia menilai kegiatan berjalan lancar, namun tetap mengingatkan agar ke depan pelaksanaannya lebih tertib lagi.

Untuk Jumat berikutnya, mohon lebih tertib. Tadi masih ada beberapa siswa yang terlihat bermain saat pelaksanaan. Kita harapkan semua bisa lebih fokus agar kegiatan ini benar-benar bermanfaat,” pesannya.

Kegiatan Shalat Jumat di SMPN 1 Cileunyi terus berjalan secara konsisten. Setiap pekan, siswa mengikuti ibadah bersama dengan tertib dan disiplin. Melalui kegiatan ini, mereka belajar memahami makna ibadah, mempererat silaturahmi, dan memperkuat nilai moral di lingkungan sekolah. Dengan pembiasaan ini, sekolah berharap seluruh siswa tumbuh menjadi generasi berkarakter dan bertakwa.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.