Jumat, Jan 16, 2026
Info Burinyay
PemerintahanPeristiwa

Longsor Arjasari: Bupati Dadang Turun ke Lokasi, Tiga Warga Masih Hilang

Pejabat daerah bersama tim penyelamat meninjau lokasi longsor di Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, sambil membahas titik pencarian korban.
Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.si., bersama petugas BPBD dan unsur pemerintah daerah meninjau lokasi longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, pada Sabtu (6/12/2025). Tim gabungan menjelaskan kondisi tanah yang masih labil dan dua titik utama pencarian tiga warga yang masih hilang. (Foto:InfoBurinyay/Denjaya)

Arjasari, Info Burinyay – Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau lokasi longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Sabtu (6/12/2025). Ia datang untuk memastikan seluruh proses pencarian korban berjalan cepat dan aman setelah longsor pada Jumat sore (5/12/2025) menelan tiga korban dan menghancurkan dua rumah warga.

Sejak pagi, Bupati bergerak bersama Kepala BPBD, Sekretaris Daerah, Kapolsek Arjasari, Camat Arjasari, Kepala Desa, Basarnas, unsur TNI, POLRI, serta pejabat dari sejumlah OPD. Mereka berkumpul di titik bencana untuk memulai koordinasi teknis. Dengan begitu, seluruh instansi dapat mengambil peran tanpa tumpang tindih.

Bupati menjelaskan bahwa laporan pertama tiba sekitar pukul 17.00 WIB.

“Tim BPBD langsung berangkat dari Posko Baleendah. Namun mereka belum bisa memulai evakuasi karena kondisi tanah terus bergerak dan cahaya sangat minim,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa petugas memilih menunggu sampai situasi memungkinkan agar tidak menambah korban.

Tim gabungan sudah mengidentifikasi tiga warga yang hilang. Mereka adalah Aisyah (60), Citra (20), dan Alfa (10). Berdasarkan laporan lapangan, dua korban tertimbun di dekat sisa bangunan rumah, sedangkan satu korban anak-anak berada di sekitar bantaran sungai.

“Kami memberi perhatian pada dua titik pencarian. Tanah di sana terus bergeser sehingga seluruh petugas harus bekerja sangat hati-hati,” jelas Bupati.

Untuk mengurangi risiko tambahan, Bupati meminta warga di sekitar zona rawan segera meninggalkan rumah. Ia mengarahkan pemerintah desa membuka tenda darurat bila warga tidak bisa mengungsi ke rumah kerabat. Selain itu, ia menugaskan BPBD menambah stok logistik agar kebutuhan pengungsi tetap terpenuhi.

Kapolsek Arjasari bergerak cepat menutup akses ke area pencarian. Garis polisi sudah terpasang sejak pagi agar warga tidak memasuki zona dengan kondisi tanah yang labil.

“Kami hanya mengizinkan petugas masuk ke area inti. Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan semua pihak,” tegas Bupati.

Di lapangan, Basarnas mengerahkan sekitar 100 personel dari berbagai instansi dan kelompok relawan. Mereka menyebar di beberapa titik untuk mempercepat proses pencarian. Meskipun alat berat sudah siaga, tim belum menggunakannya.

“Tanah di sana sangat rapuh. Alat berat berisiko memicu longsor baru. Karena itu kami memilih metode manual,” jelas Bupati saat meninjau pinggir tebing.

Tim lapangan juga membawa 100 cangkul, empat hingga enam mesin Alkon, serta berbagai peralatan pendukung. Mereka terus mengamati kondisi tebing sambil membuka jalur aman menuju titik korban. Perwakilan Basarnas, Nova, ikut menjelaskan perkembangan pemantauan udara.

“Kami melihat struktur tebing sangat tidak stabil. Kondisi itu memaksa tim berhitung lebih cermat sebelum masuk lebih dalam. Meski begitu, kami tetap berupaya maksimal,” ucap Nova.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bandung menetapkan status Tanggap Darurat Bencana sejak 5 hingga 14 Desember 2025. Keputusan tersebut muncul setelah 15 kecamatan mengalami dampak cuaca ekstrem selama beberapa hari terakhir. Dengan adanya status ini, pemerintah dapat menggerakkan sumber daya lebih cepat.

Di akhir peninjauan, Bupati kembali mengingatkan warga agar tidak merusak kawasan hutan.

“Saya tegaskan, hentikan tindakan yang merusak hutan. Aktivitas itu memperbesar risiko bencana,” kata Bupati sebelum meninggalkan lokasi.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.