Jumat, Jan 16, 2026
Info Burinyay
Parlementer

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Sampaikan Keprihatinan Mendalam atas Longsor di Arjasari

Sejumlah pejabat daerah dan petugas gabungan meninjau lokasi longsor di Arjasari, berdiri bersama warga sambil menerima penjelasan kondisi lapangan.
Sejumlah Pejabat daerah bersama tim gabungan meninjau titik longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, untuk melihat langsung kondisi lapangan serta memastikan percepatan pencarian tiga warga yang masih hilang. (Foto:InfoBurinyay/Denjaya)

Arjasari, Info Burinyay – Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Jumat (5/12/2025) sore. Musibah itu menimbulkan duka besar karena tiga warga masih belum ditemukan. Situasi ini membuat seluruh unsur pemerintah bergerak cepat untuk melakukan pencarian.

Renie mengungkapkan belasungkawa sejak awal kejadian. Ia menyebut bahwa musibah tersebut mengguncang banyak pihak karena terjadi tiba-tiba saat kondisi tanah masih jenuh air.

“Saya merasa sangat terpukul. Atas nama pribadi dan lembaga, saya menyampaikan duka mendalam kepada para korban,” kata Renie saat mendatangi lokasi.

Untuk memastikan penanganan berjalan optimal, Renie ikut mendampingi Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna dalam peninjauan langsung. Melalui kunjungan itu, ia dapat melihat kondisi lapangan secara detail.

“Kami menyaksikan sendiri kondisi medan yang sangat berat. Tanah terus bergerak dan menyulitkan tim,” jelasnya.

Selain itu, Renie menilai Bupati Dadang bergerak cepat dalam merespons bencana. Ia mendengar langsung instruksi Bupati kepada jajaran TNI, Polri, BPBD, Tagana, relawan, dan perangkat kecamatan.

Bupati langsung memerintahkan semua unsur agar mengambil langkah cepat dan membuka jalur pencarian,” ujarnya.

Tim gabungan kemudian menambah personel untuk memperluas area pencarian. Sekitar 100 petugas turun bergantian karena tanah masih labil. Melalui pola ini, tim tetap menjaga keselamatan di tengah situasi yang terus berubah. Renie menyebut bahwa kehati-hatian sangat penting agar tidak muncul korban tambahan.

“Kami harus mengutamakan keselamatan tim. Longsor susulan masih berpotensi terjadi,” tambahnya.

Di sisi lain, ia juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan. Ia menegaskan bahwa masyarakat sering mengabaikan potensi pergerakan tanah saat musim hujan tiba.

“Saya mengimbau warga untuk tidak kembali ke rumah yang berada di jalur rawan. Cari lokasi yang lebih aman sementara waktu,” tegasnya.

Melalui imbauan tersebut, Renie berharap masyarakat dapat mencegah risiko lanjutan. Ia mengajak semua pihak terus mendukung proses pencarian dengan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan. Selain itu, ia mengharapkan doa dari seluruh warga Kabupaten Bandung agar operasi berjalan lancar.

Renie menilai kolaborasi antarinstansi menjadi kunci utama. Ia melihat koordinasi sudah berjalan baik, tetapi ia meminta percepatan tindakan di titik-titik yang berpotensi memunculkan tanda-tanda keberadaan korban.

“Kami optimistis hasil terbaik akan segera terlihat,” tutupnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.