Soreang, Info Burinyay – Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka Musyawarah Daerah (Musda) IX Pimpinan Daerah Persatuan Istri (Persistri) Kabupaten Bandung di Gedung Moh. Toha, Soreang, Kamis (25/12/2025). Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Bandung yang dikenal sebagai Kang DS menegaskan pentingnya kolaborasi antara Persistri dan Pemerintah Kabupaten Bandung. Menurutnya, sinergi tersebut mampu mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah yang selaras dengan program strategis nasional.
Selanjutnya, Kang DS menyampaikan apresiasi atas peran aktif Persistri yang secara konsisten mendukung program prioritas pemerintah daerah. Ia menyoroti kontribusi nyata Persistri dalam penguatan pendidikan karakter masyarakat melalui program Insentif Guru Ngaji.
Ia menilai para ustazah memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. Di tengah disrupsi informasi dan pengaruh media sosial, pendidikan moral dan spiritual menjadi kebutuhan utama.
“Persistri memegang peran strategis dalam membangun karakter generasi muda yang kuat secara moral dan spiritual. Hal ini sejalan dengan visi Kabupaten Bandung yang Bedas, Maju, dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas,” ujar Kang DS.
Selain pendidikan karakter, Kang DS mendorong Persistri untuk mengambil peran dalam pemberdayaan ekonomi umat. Ia melihat peluang besar yang muncul dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang Presiden RI Prabowo Subianto canangkan.
Menurut Kang DS, Kabupaten Bandung memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dari program tersebut. Ia menjelaskan bahwa proyeksi perputaran anggaran MBG di daerahnya dapat mencapai Rp5,4 triliun per tahun. Dari jumlah tersebut, kebutuhan belanja bahan baku diperkirakan sekitar Rp3,7 triliun.
Oleh karena itu, Kang DS mengajak anggota Persistri untuk memanfaatkan peluang tersebut secara nyata. Ia mendorong optimalisasi lahan pekarangan rumah melalui Gerakan Tanami Halaman (GERTAMAN) sebagai langkah awal memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Program tersebut, menurutnya, tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga. Di sisi lain, program ini juga membuka peluang ekonomi berbasis keluarga dan komunitas.
Pemerintah Kabupaten Bandung, lanjut Kang DS, siap mendukung langkah Persistri melalui fasilitasi pembentukan koperasi dan kelompok usaha. Pemerintah daerah juga menyiapkan akses permodalan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk mendorong kemandirian ekonomi umat.
Menutup arahannya, Kang DS berharap Musda IX Persistri berlangsung secara demokratis dan mengedepankan musyawarah mufakat. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi agar Persistri semakin kuat dan berdaya.
Ia juga berharap kepengurusan yang terpilih dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Melalui kerja sama tersebut, Kang DS optimistis pembangunan daerah dapat berjalan lebih cepat dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
