Jumat, Jan 16, 2026
Info Burinyay
Pemerintahan

Forkopimda Kabupaten Bandung Pantau Langsung Pengamanan Malam Tahun Baru 2026

Forkopimda Kabupaten Bandung mengikuti monitoring pengamanan Malam Tahun Baru 2026 di Pos Terpadu Operasi Lilin Lodaya Al Fathu, Soreang.
Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung mengikuti monitoring situasi keamanan Malam Tahun Baru 2026 di Pos Terpadu Operasi Lilin Lodaya Al Fathu, Soreang, Rabu (31/12/2025). Monitoring dilakukan melalui pemantauan langsung dan koordinasi daring dengan aparat keamanan untuk memastikan kondisi wilayah Kabupaten Bandung tetap aman, tertib, dan kondusif. - Foto:InfoBurinyay/Lee

Sorean, Info Burinyay – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung melaksanakan monitoring situasi dan kondisi perayaan Malam Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Bandung. Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas keamanan, ketertiban umum, serta kelancaran aktivitas masyarakat saat pergantian tahun.

Monitoring tersebut berlangsung pada Rabu malam, 31 Desember 2025. Forkopimda memusatkan pemantauan di Pos Pengamanan Operasi Lilin Lodaya Al Fathu, Kecamatan Soreang. Dari lokasi tersebut, pimpinan daerah memantau perkembangan situasi di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna memimpin langsung kegiatan monitoring tersebut. Ia hadir bersama unsur Forkopimda yang terdiri dari jajaran TNI, Polri, serta perangkat daerah terkait. Selain pemantauan langsung, Forkopimda juga menguatkan koordinasi lintas wilayah melalui sarana daring.

Pada awal kegiatan, Forkopimda mengikuti rapat koordinasi secara virtual. Rapat tersebut melibatkan pimpinan aparat keamanan di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat. Melalui forum tersebut, setiap unsur menyampaikan laporan terkini mengenai kondisi lapangan.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan bahwa koordinasi menjadi kunci utama dalam pengamanan Malam Tahun Baru. Ia menilai sinergi lintas sektor mampu menciptakan situasi yang aman dan terkendali.

“Forkopimda malam ini mengawali kegiatan dengan Zoom bersama Pak Kapolres, Pak Pangdam, serta jajaran terkait. Alhamdulillah, sampai saat ini kondisi Kabupaten Bandung terpantau aman dan kondusif,” ujar Dadang Supriatna.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa pengamanan Malam Tahun Baru 2026 melibatkan personel gabungan dalam jumlah besar. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan mengerahkan sekitar 1.300 personel dari Polri, TNI, dan unsur pendukung lainnya.

Petugas tersebut menempati berbagai titik strategis. Mereka menjaga pusat keramaian, jalur lalu lintas utama, kawasan permukiman, serta lokasi rawan gangguan keamanan. Dengan pola pengamanan tersebut, aparat berupaya mengantisipasi potensi gangguan sejak dini.

“Petugas sudah kami sebar di seluruh wilayah. Kami terus memantau kondisi lapangan. Hingga malam ini, situasi masih terkendali,” kata Dadang.

Selain fokus pada keamanan, Forkopimda juga memantau kondisi lalu lintas. Aparat mencatat bahwa arus kendaraan berjalan relatif lancar. Tidak terlihat kemacetan signifikan di jalur utama maupun jalur alternatif.

“Kami memantau langsung kondisi lalu lintas. Alhamdulillah, arus kendaraan berjalan aman dan lancar,” tambahnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bandung tidak hanya menekankan aspek pengamanan. Sebelumnya, pemerintah daerah bersama Forkopimda menggelar doa bersama sebagai bagian dari refleksi akhir tahun.

Pemerintah daerah melaksanakan doa bersama sejak waktu Ashar hingga Magrib. Kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung. Suasana doa bersama berlangsung khidmat dan tertib.

Bupati Bandung menjelaskan bahwa doa bersama memiliki makna yang mendalam. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan refleksi dan muhasabah.

“Doa bersama ini kami laksanakan sebagai bentuk keprihatinan dan solidaritas atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, serta bencana di Arjasari, Kabupaten Bandung,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dadang menilai momentum akhir tahun sangat tepat untuk melakukan evaluasi kinerja. Pemerintah daerah memanfaatkan kesempatan ini untuk menilai capaian dan kekurangan selama tahun 2025.

“Momentum ini menjadi refleksi akhir tahun. Kami melihat apa yang masih kurang di 2025. Selanjutnya, kami perbaiki di 2026 agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.

Terkait perayaan malam pergantian tahun, Bupati Bandung kembali menyampaikan imbauan kepada masyarakat. Ia meminta warga tidak merayakan malam tahun baru dengan kegiatan yang berlebihan.

Pemerintah Kabupaten Bandung telah menerbitkan surat edaran terkait perayaan Tahun Baru. Melalui surat edaran tersebut, pemerintah mengajak masyarakat mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan positif.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan hura-hura. Kami juga meminta warga tidak menyalakan petasan atau kembang api secara berlebihan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah memandang pergantian tahun sebagai momen yang sakral. Oleh karena itu, pemerintah mendorong masyarakat untuk memperbanyak doa dan kegiatan yang bermanfaat.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Bandung, H. Teguh Purwayadi, S.STP., M.Si., menjelaskan peran Diskominfo dalam mendukung pengamanan Malam Tahun Baru.

Menurut Teguh, Diskominfo Kabupaten Bandung berkolaborasi dengan Polresta Kota Bandung. Kolaborasi tersebut difokuskan pada penguatan infrastruktur jaringan komunikasi.

“Dalam rangka pergantian tahun 2025 ke 2026, kami berkolaborasi dengan Polresta Kota Bandung. Kami mendukung dari sisi infrastruktur jaringan. Ada 14 titik yang kami siapkan untuk mendukung operasi pengamanan,” jelas Teguh.

Ia menambahkan bahwa dukungan jaringan menjadi faktor penting dalam kelancaran koordinasi antarpetugas. Dengan jaringan yang stabil, aparat dapat bertukar informasi secara cepat dan akurat.

Selain itu, Teguh juga mengajak masyarakat mematuhi imbauan pemerintah daerah. Ia berharap warga dapat menjaga situasi tetap kondusif selama malam pergantian tahun.

“Kami berharap masyarakat Kabupaten Bandung melaksanakan pergantian tahun secara tertib dan kondusif. Kami juga mengimbau agar tidak ada kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan,” ujarnya.

Di bidang pelayanan kesehatan, Ketua PMI Kabupaten Bandung, H. Asep Deni Ramdani, S.I.P., A.Md., menyampaikan kesiapan PMI dalam mendukung Operasi Lilin Lodaya. PMI aktif bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, TNI, dan Polri.

“Kami memberikan pelayanan pertolongan pertama kesehatan sejak 24 Desember hingga 2 Januari. Setiap hari, kami menurunkan relawan dan pengemudi ambulans,” kata Asep Deni Ramdani.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan PMI merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan. PMI berupaya memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat.

“Bagi kami, ini merupakan kebajikan dan tanggung jawab. Kami ingin memastikan masyarakat tetap aman dan sehat selama Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Asep berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar. Ia juga berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan dan keselamatan selama beraktivitas.

“Mudah-mudahan seluruh kegiatan berjalan lancar hingga selesai,” pungkasnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.