Rancaekek, Info Burinyay — Cabang Dinas Kehutanan Wilayah V Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Rini Novi M, menegaskan pentingnya menanam, merawat, dan menjaga pohon secara berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa manfaat pohon akan terasa nyata apabila masyarakat menjaga tanaman tersebut sejak awal.
Rini Novi M menyampaikan penegasan tersebut saat menghadiri kegiatan Juna atau Jum’at Menanam di SMP Negeri 5 Rancaekek. Kegiatan penanaman pohon itu berlangsung di halaman sekolah, Jalan Rancakihiang No.12, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat, 23 Januari 2026.
Menurut Rini, kegiatan menanam pohon tidak boleh berhenti pada aktivitas simbolis. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh pihak untuk memastikan keberlanjutan perawatan tanaman, khususnya di lingkungan sekolah.
“Intinya, pohon harus kita tanam, kita pelihara, dan kita jaga. Dengan cara itu, pohon akan memberi manfaat bagi warga di sini dan masyarakat sekitar,” ujar Rini Novi M.
Selain itu, Rini menilai sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran lingkungan. Ia menyebut siswa sebagai agen perubahan yang mampu menularkan kebiasaan positif ke keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rini menyampaikan pesan langsung kepada para siswa SMPN 5 Rancaekek. Ia meminta para siswa untuk merawat pohon yang telah mereka tanam dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai kebiasaan sehari-hari.
“Saya berpesan kepada anak-anak, mohon dirawat saja pohonnya. Jadikan menanam dan merawat pohon sebagai kebiasaan, bukan kegiatan sesaat,” katanya.
Lebih lanjut, Rini menjelaskan bahwa kebiasaan tersebut akan membentuk kepedulian terhadap alam sejak usia dini. Menurutnya, kepedulian lingkungan tidak dapat muncul secara instan, melainkan melalui proses pembiasaan yang konsisten.
“Kebiasaan menanam dan merawat pohon akan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap alam dan lingkungan,” ujarnya.
Dalam kegiatan Juna tersebut, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah V Dishut Jabar membawa beragam jenis bibit tanaman. Rini menjelaskan bahwa pihaknya menyesuaikan jenis tanaman dengan kebutuhan lingkungan sekolah.
“Kami membawa pohon produktif berupa buah-buahan. Selain itu, kami juga membawa kayu-kayuan dan tanaman penghijauan lingkungan,” jelas Rini.
Ia menambahkan, keberadaan tanaman tersebut bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau, lebih rindang, dan lebih sehat. Menurutnya, sekolah yang hijau mampu mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Selain meningkatkan kualitas udara, Rini menilai pepohonan juga menciptakan suasana sekolah yang nyaman. Dengan demikian, siswa dapat belajar dalam lingkungan yang lebih sejuk dan asri.
Melalui program Juna atau Jum’at Menanam, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat terus mendorong kolaborasi dengan dunia pendidikan. Rini berharap SMPN 5 Rancaekek dapat menjadi contoh sekolah yang aktif menjaga kelestarian lingkungan.
“Jika sekolah konsisten melakukan penghijauan, maka kesadaran lingkungan akan tumbuh kuat. Dari sekolah, kepedulian itu akan menyebar ke masyarakat luas,” pungkas Rini Novi M.
