Bandung, Info Burinyay — Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat di The Trans Luxury Hotel Bandung pada Rabu hingga Jumat, 1–3 April 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Golkar Solid Indonesia Maju” sebagai langkah konsolidasi sekaligus penguatan arah politik partai.
Idrus hadir mewakili Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Ia menyampaikan bahwa dirinya menerima mandat langsung untuk membuka Musda dan menyampaikan arahan strategis kepada seluruh kader di Jawa Barat.
“Saya menerima tugas dari Ketua Umum untuk membuka Musda ini sekaligus menyampaikan pokok-pokok kebijakan partai,” ujar Idrus.
Selanjutnya, Idrus menegaskan arah politik eksternal Partai Golkar. Ia menyatakan bahwa Golkar mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Ia menilai keputusan tersebut bersifat final dan mengikat seluruh kader.
“Partai Golkar sudah menetapkan dukungan politik kepada Prabowo-Gibran. Keputusan ini lahir dari Munas dan menjadi pegangan seluruh kader,” tegasnya.
Selain itu, Idrus mengajak seluruh kader membangun komunikasi terbuka dengan partai politik lain. Ia menempatkan partai-partai seperti Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, serta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sebagai mitra pembangunan.
“Kita harus membangun kemitraan dengan semua partai. Kita tidak menempatkan mereka sebagai lawan, tetapi sebagai rekan dalam membangun bangsa,” jelasnya.
Kemudian, Idrus memaparkan sejumlah fokus kebijakan nasional. Ia mendorong kader Golkar untuk mengawal program ketahanan energi dan ketahanan pangan. Selain itu, ia juga meminta kader memperkuat sektor UMKM dan koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat.
Menurutnya, kebijakan tersebut membuka peluang besar bagi masyarakat desa dan kelompok ekonomi lemah untuk naik kelas. Ia menilai langkah ini mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
“Kita harus mendorong masyarakat desa menjadi pelaku utama pembangunan. Dengan cara itu, kita bisa menekan kesenjangan sosial dan memperkuat ekonomi nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Idrus menginstruksikan seluruh kader Golkar untuk aktif menyampaikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Ia meminta kader turun langsung ke lapangan dan memberikan penjelasan yang utuh.
“Kader Golkar harus hadir di tengah masyarakat. Kita harus menjelaskan kebijakan pemerintah secara terbuka agar masyarakat memahami arah pembangunan,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas sosial. Ia mengajak kader untuk meredam isu yang berpotensi memicu keresahan publik.
“Kita harus memastikan masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang menyesatkan,” tambahnya.
Dengan demikian, Musda XI Golkar Jawa Barat tidak hanya menjadi forum organisasi. Kegiatan ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran Golkar dalam mengawal kebijakan nasional serta menjaga keseimbangan pembangunan di berbagai sektor.
