Selasa, Apr 7, 2026
Info Burinyay
Kegiatan Pemerintahan

Kang DS Tancap Gas! APKASI Gandeng PLN Genjot Proyek PLTS 100 GW, Lahan Jadi Kunci

Dadang Supriatna saat mengikuti audiensi dengan jajaran PT PLN (Persero) membahas percepatan proyek PLTS 100 GW di Jakarta
Ketua Harian APKASI Dadang Supriatna memberikan keterangan saat audiensi bersama Direktorat Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero) di Jakarta terkait dukungan pemerintah daerah dalam percepatan proyek PLTS 100 gigawatt dan penyediaan lahan. - Foto:infoburinyay/diskominfo

Jakarta, Info Burinyay — Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) sekaligus Bupati Bandung, Dadang Supriatna, memperkuat kolaborasi dengan PT PLN (Persero) untuk mempercepat proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW).

Ia menyampaikan langkah itu saat audiensi bersama Direktorat Manajemen Pembangkitan PLN di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (6/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS menegaskan komitmen pemerintah kabupaten dalam mendukung percepatan proyek energi terbarukan.

Menurut Kang DS, pemerintah daerah memegang peran penting dalam memastikan ketersediaan lahan. Oleh sebab itu, ia mendorong setiap kabupaten untuk bergerak aktif dan tidak menunggu proses berjalan lambat. Selain itu, ia juga mengajak seluruh pihak untuk menyederhanakan proses perizinan agar investasi bisa segera masuk.

“Kami tidak ingin kendala administratif menghambat investasi. APKASI siap memberikan dukungan penuh agar daerah menjadi jembatan percepatan transformasi energi,” kata Kang DS.

Ia kemudian menambahkan bahwa pemerintah kabupaten harus menciptakan iklim investasi yang kondusif. Dengan langkah tersebut, investor dapat memperoleh kepastian dalam mengembangkan proyek energi bersih di berbagai daerah.

Langkah ini sekaligus mendukung visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendorong kedaulatan energi berbasis sumber daya terbarukan. Karena itu, Kang DS menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN harus berjalan lebih konkret dan terarah.

Selanjutnya, APKASI akan merumuskan skema kerja sama melalui rapat Dewan Pengurus. Dalam forum tersebut, organisasi ini akan membuka akses investasi hijau hingga tingkat kabupaten. Dengan cara itu, setiap daerah dapat mengambil peran langsung dalam pengembangan energi bersih.

Di sisi lain, APKASI juga mendorong program “1 Desa 1 Megawatt” sebagai strategi baru peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Program ini mengandalkan peran aktif perusahaan daerah untuk mengelola potensi energi di wilayah masing-masing.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah dapat meningkatkan kemandirian energi sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Selain itu, masyarakat juga berpotensi memperoleh manfaat langsung dari pengembangan energi hijau.

Sementara itu, sinergi antara pemerintah daerah dan PLN akan mempercepat pembangunan PLTS secara menyeluruh. Kolaborasi ini tidak hanya menjawab kebutuhan energi nasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis energi bersih.

Dengan komitmen tersebut, APKASI dan PLN menargetkan percepatan transisi energi berjalan lebih efektif. Pada akhirnya, langkah ini akan memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.