Sabtu, Jan 17, 2026
Info Burinyay
Parlementer

Faisal Radi Sukmana Serap Aspirasi Masyarakat Rancaekek Saat Reses Masa Sidang I Tahun 2025

Faisal Radi Sukmana berbicara di hadapan konstituen saat kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025 di Cafe Ayam Goreng Abah Yayat, Kampung Depok, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Demokrat, Faisal Radi Sukmana, menyerap aspirasi masyarakat Rancaekek dalam kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025 yang digelar di Cafe Ayam Goreng Abah Yayat, Rabu (5/11/2025). Acara ini dihadiri warga dari berbagai desa di Dapil 4 yang antusias menyampaikan harapan dan usulan pembangunan kepada wakil rakyat mereka. (Foto:InfoBurinyay/Denjaya)

Rancaekek, Info Burinyay – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Demokrat, Faisal Radi Sukmana, menyerap langsung aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025 yang berlangsung di Cafe Ayam Goreng Abah Yayat, Kampung Depok, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, pada Rabu (5/11/2025).

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai elemen masyarakat yang antusias menyampaikan usulan serta harapan pembangunan di wilayah Dapil 4 Kabupaten Bandung.

Dalam suasana akrab dan terbuka, Faisal menegaskan bahwa kegiatan reses menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk mendengarkan langsung suara masyarakat.

“Hari ini saya hadir di Rancaekek untuk menerima aspirasi warga. Kami mencatat semua harapan masyarakat agar bisa kami koordinasikan dengan OPD terkait di Kabupaten Bandung,” ujar Faisal di sela kegiatan.

Ia menambahkan, tugas anggota DPRD tidak berhenti di ruang sidang. Di luar masa sidang, wakil rakyat tetap harus aktif berinteraksi dengan warga agar setiap kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Kami tidak hanya duduk di gedung dewan. Kami turun langsung untuk memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan. Setiap usulan akan kami kawal agar menjadi program nyata,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dari berbagai desa menyampaikan aspirasi mulai dari pembangunan infrastruktur, air bersih, hingga bantuan alat pertanian. Faisal menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap usulan agar bisa masuk dalam prioritas pembangunan daerah.

“Saya meminta agar OPD benar-benar menindaklanjuti aspirasi warga. Misalnya perbaikan jalan lingkungan, penyediaan air bersih, dan bantuan alat pertanian seperti traktor serta pompa air. Semua itu penting untuk meningkatkan kesejahteraan warga Dapil 4,” tuturnya.

Selain menyerap aspirasi, Faisal juga mengingatkan pentingnya perencanaan anggaran yang realistis. Ia menilai, realisasi program harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar tidak menimbulkan masalah keuangan.

“Kita harus menyesuaikan antara belanja dan pendapatan daerah. Jangan sampai terjadi gagal bayar. Kalau tahun ini belum terserap, kita dorong agar bisa terealisasi di 2026 atau 2027. Yang penting programnya jelas dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya menegaskan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Abah Yayat Sudayat, yang turut hadir dalam kegiatan reses tersebut, memuji kinerja Faisal Radi Sukmana. Menurutnya, Faisal menjadi contoh kader Demokrat yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat di lapangan.

“Program Demokrat banyak berfokus pada pendidikan. Kami membantu putra-putri daerah yang kurang mampu agar bisa kuliah sampai tamat. Tidak semua partai punya program seperti ini,” kata Abah Yayat.

Ia menjelaskan, keberhasilan program pendidikan tersebut menjadi fondasi penting bagi rencana pemekaran wilayah Bandung Timur.

“Jika Bandung Timur nanti terwujud, SDM-nya sudah siap. Jangan sampai seperti Bandung Barat, wilayahnya jadi tapi masyarakatnya belum siap bersaing. Di Dapil 4 saja, ada lebih dari 100 warga yang berhasil lulus sarjana, termasuk sekitar 20 dari IKOPIN,” jelasnya.

Abah Yayat juga mendorong percepatan pembentukan Kabupaten Bandung Timur.

“Penduduk di wilayah ini hampir mencapai empat juta jiwa. Sudah saatnya Bandung Timur berdiri sendiri agar pelayanan publik lebih dekat dan pembangunan lebih cepat,” tegasnya.

Dalam kegiatan reses tersebut, sejumlah warga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kerja nyata Faisal Radi Sukmana. Budi Sutadinata, Ketua Ranting Desa Haurpugur, menuturkan banyak perubahan yang dirasakan masyarakat berkat dukungan Faisal.

“Bapak Dewan Faisal sudah membantu kami membangun sumur artesis dan memperbaiki gang-gang kecil di desa. Tahun ini kami mengajukan lagi untuk jalan desa dan air bersih. Bahkan enam mahasiswa dari desa kami sudah lulus berkat beasiswa yang difasilitasi beliau,” ungkapnya penuh semangat.

Apresiasi juga datang dari Nurjanah, warga Kampung Rancadarah, Desa Nanjung Mekar, yang merasa terbantu melalui program pemberdayaan ekonomi.

“Saya dulu mengajukan bantuan ternak kambing, dan sekarang sudah berhasil. Terima kasih kepada Pak Faisal yang sudah memperhatikan rakyat kecil seperti kami,” katanya.

Hal serupa diungkapkan Andri, warga Desa Sukamanah. Ia menilai Faisal Radi Sukmana selalu sigap menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

“Beliau membantu kami memperbaiki tiga titik gang dengan total anggaran Rp170 juta. Hasilnya sangat dirasakan warga. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pak Faisal,” ujarnya.

Cerita berbeda datang dari Iip, warga Kampung Walini, Desa Bojong Loa. Ia menceritakan bagaimana Faisal membantu keluarganya saat menghadapi kesulitan.

“Ketika kakak saya sakit keras dan rumah sakit menolak, saya menghubungi Pak Dewan. Beliau langsung bergerak dan membantu hingga kakak saya mendapat perawatan. Bahkan urusan administrasi kependudukan yang sempat macet di tingkat desa dan kecamatan bisa selesai setelah saya laporkan kepada beliau,” tutur Iip dengan suara bergetar.

Iip menilai perhatian Faisal bukan sekadar janji politik, tetapi tindakan nyata.

“Kami merasa punya wakil rakyat yang benar-benar peduli. Terima kasih kepada Pak Faisal yang selalu hadir untuk rakyat kecil,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Rancaekek kembali merasakan manfaat nyata dari kehadiran wakil rakyat di tengah mereka. Transisi komunikasi antara warga dan legislatif berjalan efektif, sehingga banyak persoalan lokal bisa teridentifikasi langsung. Dengan pola reses seperti ini, Faisal berharap setiap program yang diajukan masyarakat dapat dirumuskan lebih tepat sasaran.

Faisal juga berkomitmen untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat di seluruh Dapil 4. Ia menegaskan, aspirasi yang terserap tidak akan berhenti di catatan, melainkan akan diperjuangkan sampai terealisasi.

“Kami ingin bukti, bukan janji. Setiap program yang masuk akan kami kawal hingga masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Kegiatan reses di Rancaekek ini memperlihatkan semangat kebersamaan antara wakil rakyat dan masyarakat. Partai Demokrat melalui para kadernya terus memperkuat komitmen untuk hadir di tengah warga, memperjuangkan kepentingan mereka, dan memastikan pembangunan di Kabupaten Bandung berjalan adil serta berkelanjutan.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.