Soreang, Info Burinyay – Momentum Ramadhan kembali dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Tepat pada hari ke-25 Ramadhan 1447 Hijriah, Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Hadiat, S.Pd.I., menggelar kegiatan silaturahmi Ramadhan bertajuk “Berbagi Kasih di Bulan Suci”.
Kegiatan berlangsung di kediamannya di kawasan 8 Park Cluster, Desa Parung Serab, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (15/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, Hadiat bersama keluarga mengundang anak-anak yatim serta para jompo untuk berbuka puasa bersama sekaligus menerima santunan.
Sejak awal acara, suasana kekeluargaan terasa hangat. Para tamu yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kebersamaan. Selain itu, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan silaturahmi antara masyarakat dan keluarga Hadiat.
Hadiat menjelaskan bahwa kegiatan berbagi tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ia dan keluarganya menjadikan kegiatan itu sebagai bentuk rasa syukur sekaligus wujud kepedulian kepada sesama.
“Alhamdulillah kegiatan ini sudah memasuki tahun keempat. Kami ingin menjadikan Ramadhan sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan para jompo,” ujar Hadiat.
Selanjutnya, ia menegaskan komitmen untuk menjaga kegiatan tersebut agar terus berjalan setiap Ramadhan.
“Insya Allah selama kami diberi kemampuan, kegiatan ini akan terus kami lakukan setiap tahun,” katanya.
Selain menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung, Hadiat juga menjabat sebagai Bendahara DPC PKB Kabupaten Bandung. Karena itu, ia menilai kepedulian sosial harus terus tumbuh di tengah masyarakat.
Menurutnya, semangat berbagi perlu berkembang menjadi budaya sosial yang hidup. Terlebih lagi, nilai kepedulian tersebut selaras dengan ajaran agama sekaligus nilai kemanusiaan.
Oleh karena itu, Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk memperbanyak amal dan memperkuat empati sosial. Melalui kegiatan sederhana, masyarakat dapat menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian.
Lebih jauh, Hadiat juga menyampaikan gagasan untuk memperluas gerakan kepedulian terhadap anak-anak yatim di Kabupaten Bandung. Ia berharap masyarakat dapat terlibat melalui program orang tua asuh atau bapak asuh.
Menurutnya, program tersebut dapat menghadirkan dukungan yang lebih berkelanjutan bagi anak-anak yatim. Dengan demikian, bantuan tidak berhenti pada santunan sesaat.
“Saya punya keinginan sederhana. Mudah-mudahan ke depan kita bisa mengajak saudara-saudara di PKB dan para donatur untuk menjadi orang tua asuh atau bapak asuh bagi anak-anak yatim di Kabupaten Bandung,” tutur Hadiat.
Ia menjelaskan bahwa satu orang tua asuh dapat membina beberapa anak yatim sekaligus. Dengan cara itu, mereka tidak hanya menerima bantuan materi, tetapi juga perhatian dan kasih sayang.
“Kalau bisa satu orang tua asuh membina sekitar sepuluh anak yatim piatu atau juga para jompo. Dengan begitu mereka tidak hanya mendapatkan bantuan materi, tetapi juga perhatian dan kasih sayang,” katanya.
Di akhir kegiatan, Hadiat kembali menegaskan bahwa Ramadhan harus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Ia juga menilai nilai tersebut sejalan dengan semangat perjuangan Partai Kebangkitan Bangsa.
“Semangat inilah yang menjadi ruh perjuangan PKB, yaitu hadir di tengah masyarakat, merawat kepedulian, dan memastikan tidak ada saudara kita yang merasa sendirian dalam menghadapi kehidupan,” pungkasnya.
