Karawang, Info Burinyay – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Sri Rahayu, kembali menemui warga dalam agenda Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di kawasan Anjun Tambak Baya, Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jumat (13/3/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan legislatif terhadap program pemerintah daerah. Melalui agenda ini, Sri Rahayu menyerap langsung aspirasi masyarakat sekaligus memantau implementasi kebijakan pembangunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Sejak awal kegiatan, dialog berlangsung terbuka dan dinamis. Warga Karawang Barat memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing. Karena itu, sejumlah isu strategis langsung mengemuka dalam diskusi bersama.
Sri Rahayu menegaskan bahwa kegiatan pengawasan memiliki makna penting bagi hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. Ia menilai pertemuan langsung seperti ini memperkuat proses penyerapan aspirasi.
“Pengawasan ini bukan sekadar agenda formalitas atau kegiatan seremonial. Kami datang untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat dan memastikan aspirasi mereka masuk dalam proses kebijakan pembangunan,” ujar Sri Rahayu.
Selain itu, ia menekankan bahwa suara masyarakat menjadi dasar penting dalam kerja politik di parlemen daerah. Karena itu, setiap aspirasi warga akan ia bawa ke dalam pembahasan kebijakan di DPRD.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan yang mereka anggap mendesak. Pertama, masyarakat meminta peningkatan kualitas infrastruktur jalan lingkungan. Kondisi beberapa ruas jalan masih memerlukan perbaikan agar aktivitas warga berjalan lebih lancar.
Selanjutnya, warga juga mengusulkan peningkatan sarana pendidikan serta perbaikan fasilitas tempat ibadah. Mereka berharap pemerintah memberikan dukungan pembangunan yang lebih merata pada fasilitas sosial di tingkat lingkungan.
Di sisi lain, pelaku usaha kecil menyoroti pentingnya dukungan pemerintah bagi sektor ekonomi rakyat. Mereka mendorong program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah agar semakin kuat dan berkelanjutan.
Selain itu, masyarakat juga menekankan pentingnya peningkatan akses layanan kesehatan. Mereka berharap pemerintah memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat menengah ke bawah.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Sri Rahayu menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi warga melalui mekanisme di DPRD Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi akan ia dorong melalui koordinasi dengan instansi terkait.
“Kami akan membawa semua aspirasi ini ke dalam pembahasan di DPRD. Kami juga akan berkomunikasi dengan dinas terkait agar program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Sri Rahayu, keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, ia mendorong partisipasi aktif warga dalam proses penyusunan kebijakan publik.
“Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci pembangunan yang berkelanjutan. Kami ingin program Pemprov Jabar menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil,” tambahnya.
Melalui agenda pengawasan Tahun Anggaran 2026 ini, Sri Rahayu kembali menegaskan perannya sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah daerah. Ia berharap aspirasi yang muncul dari warga Karawang Barat dapat masuk dalam prioritas kebijakan pembangunan di tingkat provinsi.
Ke depan, masyarakat Karawang menaruh harapan besar pada tindak lanjut dari agenda pengawasan tersebut. Mereka berharap aspirasi yang telah mereka sampaikan dapat segera diterjemahkan menjadi program nyata yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata.
