Soreang, Info Burinyay – Bupati Bandung Dadang Supriatna melantik dan mengambil sumpah jabatan Administrator serta Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, Rabu (1/4/2026). Acara berlangsung di Rumah Dinas Bupati, Soreang, pada sore hari.
Pelantikan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk menyegarkan organisasi. Pemerintah ingin memperkuat birokrasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan langkah ini, jajaran birokrasi diharapkan mampu bergerak lebih cepat dan adaptif.
Dalam sambutannya, Dadang Supriatna atau Kang DS menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda rutin. Ia menilai rotasi jabatan sebagai upaya konkret untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara. Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan para pejabat yang baru dilantik.
“Kami meyakini, dengan niat baik, pengetahuan, serta pengalaman yang dimiliki, saudara-saudara mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Selain itu, Kang DS meminta seluruh pejabat menerapkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam pekerjaan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa nilai tersebut harus menjadi budaya kerja yang nyata.
“Kita harus mengimplementasikan nilai ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai tersebut harus menjadi budaya kerja,” tegasnya.
Selanjutnya, Kang DS menginstruksikan para pejabat untuk segera melakukan konsolidasi internal. Ia meminta mereka memetakan tugas pokok dan fungsi di unit kerja masing-masing. Dengan langkah ini, setiap unit bisa langsung bekerja secara efektif dan terarah.
Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan loyalitas. Ia menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Bekerjalah dengan ikhlas dan tuntas. Jangan melihat jabatan dari aspek materi semata, tetapi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu, Kang DS mengajak para pejabat untuk menjaga kesehatan fisik dan terus meningkatkan wawasan. Ia juga mendorong mereka mengembangkan kompetensi agar mampu menghadapi perubahan zaman.
Pada kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan berlangsung secara transparan. Ia memastikan tidak ada pungutan biaya dalam proses tersebut.
“Saya tidak pernah memungut uang sepeser pun untuk pelantikan ini. Semua murni untuk kebaikan dan kemajuan pelayanan masyarakat Kabupaten Bandung,” tandasnya.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik. Pemerintah juga ingin memperkuat tata kelola yang profesional, efektif, dan berdaya saing.
