Soreang, Info Burinyay – Pemerintah Kabupaten Bandung mematangkan dua agenda penting sekaligus. Fokus utama meliputi peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 dan rencana kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Pembahasan berlangsung dalam forum coffee morning di Rumah Dinas Bupati, Soreang, Jumat (10/4/2026).
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Bandung, Enjang Wahyudin, menjelaskan langsung rencana kunjungan tersebut. Ia menyebut Desa Banyusari menjadi lokasi utama yang akan disambangi rombongan kementerian.
Enjang mengungkapkan bahwa pemerintah pusat menyiapkan tiga calon penerima bantuan renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu). Ketiganya yakni Bu Oom, Pak Adang, dan Ibu Iis. Selain itu, rombongan juga akan melintasi rumah Mak Mimih. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bandung telah memperbaiki rumah tersebut melalui program bantuan daerah.
Selanjutnya, Enjang menegaskan bahwa pihaknya terus memperbarui data rutilahu. Dinas menggunakan sistem berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk memastikan akurasi. Dengan cara itu, pemerintah dapat menentukan prioritas penanganan secara lebih tepat.
Ia memaparkan bahwa jumlah rutilahu menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2021, jumlahnya mencapai sekitar 37.000 unit. Pemerintah kemudian memperbaiki 7.431 unit pada tahun yang sama. Setelah itu, perbaikan berlanjut dengan 7.397 unit pada 2022 dan 7.506 unit pada 2023.
Namun demikian, jumlah rutilahu terus bertambah. Pada 2024, angka tersebut naik menjadi sekitar 56.000 unit. Bahkan, pada 2026 jumlahnya mencapai 76.000 unit. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk mempercepat intervensi.
“Secara kumulatif, kami sudah menangani sekitar 32.000 unit rutilahu. Namun, kami masih memiliki sekitar 44.000 unit yang belum tertangani,” ujar Enjang.
Ia juga menyebut sepuluh kecamatan dengan penanganan tertinggi. Wilayah tersebut meliputi Pacet, Pangalengan, Cikancung, Cimaung, Kutawaringin, Paseh, Kertasari, Ibun, Ciwidey, dan Ciparay. Pemerintah memprioritaskan wilayah tersebut karena tingkat kebutuhan yang tinggi.
Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menekankan kesiapan seluruh perangkat daerah. Ia meminta jajaran ASN memanfaatkan momentum hari jadi daerah secara maksimal.
“Saya minta para ASN bergerak melakukan aksi bersih-bersih sampah. Silakan bagi tugas di 31 kecamatan,” ujar KDS.
Selain itu, KDS juga mendorong percepatan program rutilahu. Ia meminta seluruh kepala OPD memberikan dukungan konkret di lapangan.
“Saya perintahkan untuk menggenjot program rutilahu. Tolong imbangi gerak cepat saya dengan dukungan para kepala OPD,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa setiap OPD harus memperkuat koordinasi. Dukungan tersebut mencakup pembaruan data, kelengkapan administrasi, dan sinergi dengan Dinas PUTR. Dengan langkah itu, pemerintah dapat mempercepat realisasi program.
Melalui upaya ini, Pemerintah Kabupaten Bandung terus meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Selain itu, pemerintah juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan jumlah rutilahu secara signifikan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.
