Sabtu, Jan 17, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

Yusuf Salim Tegaskan Penugasan Kepala Sekolah di Bandung Bebas Transaksi Jabatan

Kabid SMP Disdik Kabupaten Bandung, memberikan penjelasan terkait pelantikan 309 kepala sekolah, usai mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah di Gedung Moch. Toha.
Kabid SMP Disdik Kabupaten Bandung, Yusuf Salim, S.Pd.I., M.Pd., saat memberikan penjelasan terkait pelantikan 309 kepala sekolah, usai mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah di Gedung Moch. Toha.

Soreang, Info Burinyay – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung mempercepat penyiapan Kepala Sekolah SD dan SMP melalui proses administrasi yang terukur dan sistem pelatihan berbasis kebutuhan. Kabid SMP Disdik Kabupaten Bandung, Yusuf Salim, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan penjelasan tersebut setelah mengikuti Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 309 pejabat fungsional yang menerima tugas sebagai Kepala Sekolah di Gedung Moch. Toha, Jumat (28/11/2025).

Yusuf membuka keterangannya dengan menjelaskan alur teknis penetapan calon kepala sekolah. Ia menegaskan bahwa tim Disdik menginput seluruh data melalui aplikasi KSPSTK sebelum mengajukan proses akhir ke BKN melalui digital press. Karena alurnya berlapis, timnya harus memastikan seluruh dokumen berada dalam kondisi lengkap agar pelatihan berjalan tepat waktu.

Ia menyampaikan bahwa timnya baru dapat melatih 21 calon kepala sekolah SMP pada hari ini. Jumlah itu muncul karena sebagian peserta masih menyelesaikan dokumen yang menjadi syarat administratif. Melalui proses ini, Yusuf berharap seluruh peserta dapat mengikuti tahap lanjutan tanpa hambatan.

Untuk memperjelas situasi, ia menjelaskan bahwa proses administratif yang tertib dapat mempercepat penempatan kepala sekolah di lapangan. Dengan begitu, setiap sekolah dapat segera memperoleh pemimpin definitif yang mampu menggerakkan program prioritas daerah. Ia juga menilai bahwa percepatan ini sangat penting karena pendidikan menjadi indikator utama dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia.

Transisi menuju isu integritas jabatan mengemuka ketika wartawan menanyakan pesan Bupati terkait rumor money politics. Yusuf menjawab pertanyaan tersebut secara lugas. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Bupati saat ini sama sekali tidak membuka ruang bagi transaksi jabatan. Ia bahkan menekankan bahwa praktik seperti itu tidak pernah muncul dalam proses penugasan kepala sekolah.

Ia kemudian memperkuat penjelasannya dengan harapan tegas. Ia menginginkan seluruh pegawai menjaga integritas dan menolak setiap bentuk permintaan yang berpotensi mencederai profesionalisme. Melalui sikap ini, ia percaya bahwa ekosistem pendidikan bisa bergerak secara sehat dan berkelanjutan.

Yusuf juga memaparkan bahwa Disdik berkomitmen meningkatkan kapasitas seluruh kepala sekolah melalui pelatihan berkelanjutan. Dengan langkah tersebut, ia ingin setiap kepala sekolah mampu membaca kebutuhan peserta didik dan mengelola satuan pendidikan secara responsif. Ia kemudian menambahkan bahwa timnya akan memantau kinerja kepala sekolah untuk memastikan layanan pendidikan tetap konsisten.

Menutup keterangannya, Yusuf menyampaikan keyakinan bahwa Kabupaten Bandung dapat mencapai peningkatan kualitas pendidikan melalui penataan yang transparan, proses yang tertib, dan kepemimpinan sekolah yang kuat. Ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi demi memperkuat kualitas layanan pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.