24.6 C
Bandung
Rabu, Feb 4, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

Program Juna Hijaukan SMPN 5 Rancaekek, Siswa Dilatih Peduli Lingkungan Sejak Dini

Kepala SMPN 5 Rancaekek Ujang Sutisna S Pd menanam bibit pohon pada kegiatan Juna Jumat Menanam di lingkungan sekolah
Kepala SMPN 5 Rancaekek, Ujang Sutisna, S.Pd., menanam bibit pohon bersama siswa saat kegiatan Juna (Jum’at Menanam) di halaman SMPN 5 Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (23/1/2026), sebagai upaya menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. - Foto:InfoBurinyay/Denjaya

Rancaekek, Info Burinyay – Kegiatan Juna (Jum’at Menanam) mendorong penguatan kepedulian lingkungan di SMP Negeri 5 Rancaekek, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini berlangsung di halaman sekolah, Jalan Rancakihiang No.12, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Melalui program ini, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat menyalurkan berbagai jenis bibit pohon kepada SMPN 5 Rancaekek. Bibit tersebut mencakup tanaman produktif, pohon kayu, serta tanaman penghijauan lingkungan. Selanjutnya, siswa, guru, dan tamu undangan menanam bibit tersebut secara bersama-sama di lingkungan sekolah.

Kepala SMPN 5 Rancaekek, Ujang Sutisna, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Ia menilai program Juna memberikan dampak langsung bagi kelestarian lingkungan sekolah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan berbagai jenis pohon untuk melindungi lingkungan SMPN 5 Rancaekek,” ujar Ujang Sutisna.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihak sekolah akan melibatkan siswa dalam perawatan tanaman. Dengan cara itu, siswa dapat belajar bertanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini.

“Mudah-mudahan siswa kami mampu memelihara dan menjaga tanaman ini agar tetap lestari. Selain itu, pohon produktif diharapkan bisa memberikan hasil dalam dua tahun ke depan,” katanya.

Namun demikian, Ujang Sutisna juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pengembangan sarana pendidikan. Ia menjelaskan bahwa keterbatasan ruang kelas menjadi tantangan utama sekolah.

“Saat ini minat masyarakat sangat tinggi. Bahkan, orang tua sudah mendaftarkan anaknya sejak awal. Akan tetapi, fasilitas ruang kelas masih sangat terbatas,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa SMPN 5 Rancaekek baru memiliki empat ruang kelas. Padahal, kebutuhan ruang belajar terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah siswa.

Selain itu, ia menyoroti kebutuhan akses transportasi bagi siswa dari wilayah sekitar. Menurutnya, masyarakat di wilayah timur Rancaekek berharap adanya dukungan kendaraan agar anak-anak dapat melanjutkan pendidikan.

“Beberapa sekolah dasar di wilayah Rancanilem dan sekitarnya menyampaikan harapan terkait akses transportasi. Hal ini penting agar siswa bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah V Jawa Barat, Rini Novi M., menekankan pentingnya keberlanjutan dalam kegiatan penanaman pohon. Ia menyampaikan bahwa manfaat pohon hanya akan muncul jika perawatan dilakukan secara konsisten.

“Intinya, kita harus menanam, memelihara, dan menjaga pohon agar memberikan manfaat bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar,” ujar Rini.

Selain itu, ia mengajak siswa menjadikan kegiatan menanam pohon sebagai kebiasaan sehari-hari. Dengan kebiasaan tersebut, kepedulian terhadap alam dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Mohon dirawat dan dijadikan kebiasaan. Dengan menanam dan merawat pohon, siswa akan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Rini juga menjelaskan bahwa Dinas Kehutanan membawa berbagai jenis tanaman. Tanaman tersebut meliputi pohon buah-buahan, tanaman kayu, dan tanaman penghijauan.

“Kami membawa pohon produktif, kayu-kayuan, dan tanaman penghijauan. Harapannya, sekolah ini menjadi lebih hijau, lebih rindang, dan lebih sehat,” ujarnya.

Plt. Camat Rancaekek, H. Gugum Gumbira, S.STP., M.Si., melalui Sekretaris Kecamatan Rancaekek, Dra. Noor Syahadah, M.Si., menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan Juna. Ia berharap kegiatan ini berjalan berkelanjutan.

“Saya hadir mewakili Pak Camat untuk mengikuti kegiatan Juna di SMPN 5 Rancaekek. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial semata,” ujarnya.

Ia menilai penanaman pohon menjadi langkah nyata dalam menjaga lingkungan hidup. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mengurangi dampak perubahan iklim.

“Penanaman pohon memberikan manfaat besar bagi lingkungan yang bersih, sehat, dan seimbang. Kegiatan ini penting bagi Kecamatan Rancaekek,” katanya.

Dari kalangan siswa, Luna Hermawan, siswa kelas IX SMPN 5 Rancaekek, menyampaikan rasa syukur atas dukungan pemerintah daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi, dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Kami siap merawat pohon-pohon ini dengan baik,” ujar Luna.

Melalui program Juna, SMPN 5 Rancaekek menegaskan komitmennya dalam membangun karakter siswa yang peduli lingkungan. Sekolah juga berharap kegiatan ini mampu memperkuat sinergi antara pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.