Selasa, Feb 3, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

LENTERA Resmi Hadir, Lansia Kutawaringin Naik Kelas Jadi Sehat dan Produktif

Peluncuran Sekolah Lansia Sejahtera LENTERA Kecamatan Kutawaringin di Aula Kantor Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu (2812026).
Sekretaris Dinas Dalduk Kabupaten Bandung, Camat Kutawaringin, perwakilan LLI dan IRL Jawa Barat menghadiri peluncuran Sekolah Lansia Sejahtera (LENTERA) Kecamatan Kutawaringin yang dirangkaikan dengan kegiatan pembinaan dan pemeriksaan kesehatan lansia, Rabu (28/1/2026). - Foto:InfoBurinyay/Lee

Kutawaringin, Info Burinyay – Sekolah Lansia Sejahtera (LENTERA) Kecamatan Kutawaringin resmi diluncurkan di Aula Kantor Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu (28/1/2026). Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendidikan berkelanjutan dan pembinaan kesehatan.

Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk) Kabupaten Bandung, Yeni Noberti, S.Sos., M.Si., membuka langsung kegiatan tersebut. Sejumlah pejabat kecamatan, organisasi lansia, tenaga kesehatan, serta para peserta lansia turut menghadiri acara peluncuran ini.

Selain meluncurkan Sekolah Lansia LENTERA, panitia juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis. Puskesmas Kutawaringin, Puskesmas Kopo, dan Anline memberikan layanan kesehatan dasar bagi para lansia. Melalui kegiatan ini, lansia dapat memantau kondisi kesehatan sejak dini.

Sekdis Dalduk Kabupaten Bandung, Yeni Noberti, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kecamatan Kutawaringin. Ia menilai peluncuran Sekolah Lansia LENTERA menunjukkan komitmen kuat pemerintah kecamatan dalam memperhatikan kesejahteraan lansia.

“Kami mengapresiasi Kecamatan Kutawaringin yang berhasil meluncurkan Sekolah Lansia LENTERA dengan jumlah peserta yang cukup banyak. Ke depan, kami berharap para lansia memperoleh pembekalan materi yang lebih mendalam dan berkualitas,” ujar Yeni Noberti.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sekolah lansia tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik. Program ini juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat di usia lanjut. Dengan pendekatan tersebut, lansia tetap aktif, mandiri, dan produktif.

Selain itu, Yeni Noberti berharap Sekolah Lansia LENTERA dapat melahirkan lansia yang sehat, cerdas, serta memiliki daya saing. Menurutnya, kualitas hidup lansia menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bandung.

Sementara itu, Camat Kutawaringin, Drs. H. Asep Ruswandi, M.Si., menyambut baik peluncuran Sekolah Lansia LENTERA. Ia menilai program ini membuka ruang baru bagi lansia untuk beraktivitas dan bersosialisasi.

“Sekolah Lansia LENTERA kami harapkan menjadi tempat silaturahmi bagi para lansia. Melalui program ini, lansia dapat hidup lebih sehat, lebih aktif, dan lebih produktif,” kata Asep Ruswandi.

Ia menjelaskan bahwa jumlah peserta yang terdata sementara mencapai 40 orang. Namun, pihak kecamatan membuka peluang penambahan peserta pada tahap berikutnya. Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong partisipasi lansia di wilayah Kutawaringin.

Menurut Asep Ruswandi, sekolah lansia berperan penting dalam menjaga kemandirian lansia. Aktivitas yang terstruktur dapat membantu lansia tetap berdaya di tengah masyarakat.

Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Bandung, Drs. H. Bambang Budi Raharjo, M.Si., juga mengungkapkan rasa bangganya. Ia menyebut Kabupaten Bandung sebagai pelopor sekolah lansia di Jawa Barat.

“Sekolah lansia pertama di Jawa Barat lahir di Kabupaten Bandung pada September 2019 di Kecamatan Ciparay. Hingga saat ini, jumlah peserta sekolah lansia di Kabupaten Bandung mencapai sekitar dua ribu orang,” jelas Bambang.

Ia menambahkan bahwa Sekolah Lansia LENTERA di Kutawaringin menjadi sekolah lansia ketujuh di Kabupaten Bandung. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh pengelola menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

Bambang menegaskan bahwa banyak kecamatan lain ingin mendirikan sekolah lansia. Karena itu, pengelolaan yang baik menjadi kunci keberlanjutan program.

Di sisi lain, Ketua Indonesia Ramah Lansia (IRL) Jawa Barat, Dr. Susiana Nugraha, S.KM., MN., yang diwakili Kepala Sekolah Lansia Juken, Hidayat Ismail, S.Sos., menyatakan bahwa Sekolah Lansia LENTERA merupakan bagian dari jaringan besar sekolah lansia di Jawa Barat.

“Sekolah Lansia Sejahtera di Kutawaringin menjadi sekolah lansia ke-221 di Jawa Barat. Kami berharap peluncuran ini mendorong kecamatan lain untuk ikut bergabung,” ujar Hidayat.

Ia menambahkan bahwa jumlah sekolah lansia di Kabupaten Bandung masih terbatas. Oleh karena itu, dukungan pemerintah kecamatan sangat dibutuhkan.

Sementara itu, Ketua LLI Kecamatan Kutawaringin, Imas Yayah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung peluncuran Sekolah Lansia LENTERA. Ia menilai program ini sangat membantu para lansia di wilayahnya.

“Kami berterima kasih kepada pihak kecamatan dan semua pihak yang telah memfasilitasi hingga launching ini terlaksana. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses pembelajaran hingga wisuda pada Desember mendatang,” ungkap Imas Yayah.

Dengan peluncuran Sekolah Lansia LENTERA, Kecamatan Kutawaringin menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan ramah lansia. Melalui pendidikan, pembinaan kesehatan, dan aktivitas sosial, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan lansia secara berkelanjutan.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.