Jumat, Jan 16, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

Visitasi Akreditasi PKBM Imam Syafei Hari Kedua Fokus Penguatan Administrasi dan Mutu Pembelajaran

Tim asesor BAN-PDM Jawa Barat mewawancarai tutor PKBM Imam Syafei pada hari kedua visitasi akreditasi di Cinunuk, Cileunyi.
Tim asesor BAN-PDM Jabar saat mewawancarai para tutor PKBM Imam Syafei pada hari kedua visitasi akreditasi di Cinunuk, Cileunyi, Sabtu (15/11/2025). - Foto:InfoBurinyay/Denjaya

Cileunyi, Info Burinyay – PKBM Imam Syafei Cileunyi kembali menjalankan rangkaian visitasi akreditasi pada hari kedua, Sabtu, 15 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Sadang No. 66, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. BAN-PDM Jawa Barat mengawal proses akreditasi selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 November 2025, melalui observasi, wawancara, verifikasi dokumen, serta pengecekan pelaksanaan pembelajaran.

Sejak pagi, tim asesor bergerak cepat. Mereka meninjau aktivitas pembelajaran, berdialog dengan tutor, dan menggali informasi dari pengelola lembaga. Dengan demikian, seluruh data yang diperlukan untuk akreditasi mengalir lebih sistematis. Tema besar visitasi tahun ini, Solusi Melanjutkan Studi, Karir dan Jembatan Kerja, kembali menegaskan komitmen PKBM dalam membuka peluang pendidikan bagi masyarakat Cileunyi.

Kepala PKBM Imam Syafei, S.Pd., M.Pd., menjelaskan perkembangan kegiatan secara rinci. Ia menegaskan bahwa PKBM membawa tiga layanan program dalam visitasi ini.

“Kami menjalankan akreditasi untuk Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa hari pertama berlangsung padat karena lembaga langsung memulai pembelajaran untuk ketiga paket tersebut.

Ia melanjutkan bahwa rangkaian wawancara orang tua, wawancara alumni, dan dialog lapangan berjalan efektif.

“Kami ingin menunjukkan kesiapan lembaga. Karena itu, seluruh unsur PKBM bekerja bersama sejak hari pertama,” tegasnya. Ia juga menyebut bahwa tim melanjutkan pemeriksaan administrasi dan peninjauan kelas pada hari kedua.

Menurutnya, lembaga telah menyediakan seluruh dokumen yang diperlukan asesor.

“Kami melibatkan tutor, pengelola yayasan, dan warga belajar agar proses visitasi berjalan terbuka. Besok kami menjalankan penutupan visitasi sebagai bagian akhir dari seluruh rangkaian penilaian,” ujarnya.

Tim Asesor BAN-PDM Jawa Barat, Dr. Hani Hanifah, M.Pd.I., memberikan catatan positif setelah memeriksa administrasi lembaga. Ia menyampaikan bahwa PKBM Imam Syafei telah memenuhi sebagian besar persyaratan administratif.

“Kami sudah berdialog dengan tutor, kepala lembaga, dan pihak yayasan. Dokumen administrasi tersedia dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa lembaga masih memiliki ruang untuk mengoptimalkan sistem administrasi.

“Penguatan administrasi akan membuat pembelajaran lebih tertata. Karena itu, lembaga dapat meningkatkan konsistensi pencatatan ke depannya,” jelasnya.

Dr. Hani juga memantau langsung pembelajaran Paket C pada hari kedua. Ia menilai warga belajar menunjukkan komitmen yang tinggi.

“Banyak siswa hadir meskipun pembelajaran berlangsung pada Sabtu dan Minggu. Antusiasme ini menunjukkan bahwa PKBM memiliki posisi penting dalam masyarakat. Sukses terus untuk PKBM Imam Syafei,” katanya.

Asesor lainnya, Drs. H. Muhlis, M.Pd., meninjau berbagai aspek penting dalam visitasi hari kedua. Ia menyampaikan pandangannya mengenai kerja sama internal lembaga.

“Hari ini kami hampir menyelesaikan seluruh proses penggalian data. Kami mewawancarai tutor, penyelenggara, dan ketua yayasan,” ujarnya.

Ia memberikan apresiasi terhadap pola pembelajaran di PKBM. Menurutnya, lembaga ini menjalankan proses pendidikan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Saya melihat semangat belajar yang kuat di sini. PKBM Imam Syafei juga membangun kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dan berbagai CV. Kolaborasi ini memperkaya kompetensi warga belajar,” ujarnya.

Ia menilai bahwa kerja sama lintas lembaga mampu memperluas kesempatan kerja warga belajar.

“Kami ingin lulusan PKBM memiliki kemampuan hidup mandiri. Mereka perlu mampu menyampaikan gagasan, menghasilkan karya, dan bergerak dalam ruang sosial secara positif,” katanya. Ia menegaskan bahwa tim akan menyampaikan kesimpulan akhir pada hari penutupan.

Suasana visitasi hari kedua berjalan kondusif. Tutor hadir tepat waktu dan melaporkan kegiatan pembelajaran secara terbuka. Warga belajar mengikuti instruksi asesor dengan tertib. Dengan demikian, seluruh rangkaian agenda berjalan tanpa hambatan berarti.

Transisi antar kegiatan juga berlangsung lancar karena tim internal PKBM menyiapkan jadwal secara rinci. Tutor menampilkan metode pembelajaran berbasis diskusi, latihan mandiri, dan pendampingan personal. Pendekatan ini membuat asesor mendapatkan gambaran nyata mengenai proses belajar di PKBM Imam Syafei.

Pada sisi lain, pengelola yayasan mendukung proses visitasi melalui penjelasan terkait kebijakan lembaga, penyediaan data, dan verifikasi dokumen kelembagaan. Kolaborasi ini memperkuat kepercayaan asesor terhadap kesiapan PKBM. Dengan demikian, seluruh unsur lembaga menunjukkan komitmen yang sama dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Warga belajar juga berperan besar dalam memberikan gambaran utuh mengenai manfaat PKBM. Mereka mengikuti pembelajaran dengan antusias, meski sebagian besar bekerja di luar jam sekolah. Antusiasme ini memperkuat argumen bahwa PKBM Imam Syafei menghadirkan akses belajar yang adaptif. Karena itu, lembaga tetap relevan di tengah kebutuhan pendidikan masyarakat.

Secara keseluruhan, hari kedua visitasi memperlihatkan kesiapan PKBM Imam Syafei dalam menjalankan standar akreditasi. Lembaga terus berusaha meningkatkan pelayanan pendidikan dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan akses belajar fleksibel. Dengan demikian, PKBM Imam Syafei berharap visitasi tahun ini menghasilkan akreditasi terbaik.

Kegiatan visitasi akan berlanjut pada hari ketiga sebagai tahapan penutup. Rangkaiannya mencakup evaluasi akhir, kesimpulan asesor, dan penyerahan laporan sementara. Langkah ini menjadi penentu akhir proses akreditasi untuk tiga program layanan pendidikan.

PKBM Imam Syafei menegaskan bahwa visitasi ini bukan sekadar penilaian. Lembaga menilai kegiatan tersebut sebagai momentum pembenahan dan penguatan sistem. Dengan semangat kolaboratif, PKBM siap melangkah lebih jauh untuk membuka jalan bagi warga belajar dalam melanjutkan studi, meningkatkan karier, dan memperoleh jembatan kerja yang lebih luas.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.