Jumat, Apr 17, 2026
Info Burinyay
Peristiwa

Reuni Akbar MA Al Jawami Cileunyi: Silaturahmi 40 Angkatan Penuh Keakraban

Pertunjukan Wayang Tausiah dalam Reuni Akbar 40 Angkatan MA Al Jawami Cileunyi 2025 di Komplek Pesantren Al Jawami, menghadirkan Kidalang Senda Riwanda bersama Mayor Laut H. Cucu Nurfarid.
Kidalang Senda Riwanda dari Padepokan Jagat Sunyaruri tampil dalam Gelaran Wayang Tausiah (Wasta) pada Reuni Akbar 40 Angkatan MA Al Jawami Cileunyi 2025. Acara ini menjadi puncak hiburan yang mempererat kebersamaan antaralumni di Komplek Pesantren Al Jawami, Kabupaten Bandung. (Foto:InfoBurinyay/Denjaya)

Cileunyi, Info Burinyay — Suasana penuh kehangatan menyelimuti Komplek Pondok Pesantren Al Jawami di Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (25/10/2025). Ratusan alumni Madrasah Aliyah (MA) Al Jawami dari berbagai angkatan berkumpul dalam Reuni Akbar 40 Angkatan 1986–2024 yang berlangsung meriah dan penuh makna.

Mengusung tema “Ngaguar Carita, Nepangkeun Kasono, Ngikeut Sauyunan”, acara ini menjadi ajang silaturahmi akbar bagi para alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pagi dengan suasana penuh keakraban dan nostalgia.

Acara semakin hidup ketika Gelaran Wayang Tausiah (Wasta) tampil menghibur peserta reuni. Pertunjukan tersebut dipimpin oleh Kidalang Senda Riwanda dari Padepokan Jagat Sunyaruri, yang tampil bersama Mayor Laut H. Cucu Nurfarid, S.Sos.I., M.Pd. Keduanya memadukan seni dan pesan moral, menghadirkan kisah yang sarat nilai kebersamaan dan keislaman.

Sebagai tuan rumah, Kepala MA Al Jawami, Shofi Arief Algata, S.H.I., menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya acara tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para alumni dari angkatan 1984 hingga 2025 yang telah hadir. Alhamdulillah, acara ini berlangsung sukses dan meriah. Semoga persaudaraan alumni MA Al Jawami semakin erat dan terus terjalin di masa depan,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al Jawami, KH. Imang Abdul Hamid, menegaskan pentingnya silaturahmi dalam kehidupan umat. Ia menuturkan, “Silaturahmi itu sangat penting karena mendatangkan kebaikan. Balasan bagi orang yang berbuat baik adalah kebaikan pula. Siapa yang menyambung silaturahmi, Allah akan memanjangkan umurnya dan meluaskan rezekinya.”

Beliau juga menekankan, hubungan antarsesama harus terus dijaga. “Silaturahmi bukan hanya untuk para alumni, tetapi bagi seluruh umat Islam. Dengan saling berinteraksi dan memperhatikan satu sama lain, kita dapat memperkuat tali ukhuwah dan menebar manfaat,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Yapata Al Jawami, Prof. Dr. H. Deding Ishak, S.H., M.M., menyebut reuni sebagai momentum berharga untuk memperkokoh hubungan batin antara alumni dan almamater. “Silaturahmi ini menjadi ajang patepung lawung, patepang wajah kembali bagi para alumni yang mencintai almamaternya. Meskipun mereka telah berkiprah di berbagai bidang, ikatan batin antara kami dan mereka tetap kuat,” jelasnya.

Prof. Deding menuturkan rasa bangganya atas kiprah para alumni. “Banyak di antara mereka yang sukses sebagai pengusaha, pejabat, dosen, guru, dan anggota TNI. Contohnya, Mayor Laut Cucu Nurfarid yang hadir hari ini juga dikenal sebagai pendakwah. Ini bukti bahwa MA Al Jawami berhasil melahirkan generasi yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” ucapnya dengan bangga.

Suasana haru dan tawa menyatu ketika para alumni saling bertukar cerita lama. Kidalang Senda Riwanda, S.Sn., yang tampil di panggung turut menyampaikan pesan moral lewat kisah dan nasihat. “Alhamdulillah saya bisa hadir di reuni 40 angkatan ini. Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk mempererat silaturahmi, karena dengan itu usia diperpanjang dan persaudaraan makin luas. Jadi, mari kita terus bersilaturahmi agar semakin banyak sahabat dan saudara,” tuturnya di sela pertunjukan.

Dari barisan alumni, berbagai kesan mengalir hangat. Dra. R. Hj. Imas Maesaroh, alumni angkatan 1987, menilai reuni ini sebagai momen penting untuk memperkuat komitmen memajukan sekolah. “Kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya reuni ini. Semoga MA Al Jawami terus maju, menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan mampu mendidik generasi penerus dengan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Ucapan serupa datang dari Dede Abdullah, alumni 1987. Ia menilai acara berlangsung lancar dan penuh kebersamaan. “Alhamdulillah semuanya berjalan baik. Mudah-mudahan ke depan kita bisa terus melaksanakan kegiatan seperti ini. Semoga semua alumni diberi kesehatan agar silaturahmi tetap berlanjut,” katanya.

Sementara itu, Ai Nurul, alumni 1989, mengapresiasi kerja keras panitia. “Terima kasih untuk panitia yang sudah menyiapkan reuni 40 angkatan ini. Pokoknya the best! Tema ‘Ngaguar Carita Nepangkeun Kasono Ngikeut Sauyunan’ benar-benar terasa hari ini. Semoga tali silaturahmi kita makin erat,” ungkapnya gembira.

Tak ketinggalan, Arman Maulana, Ilan Maulana, dan Agus Setiawan, alumni 1998, juga berharap agar kegiatan reuni menjadi agenda tahunan. “Semoga MA Al Jawami makin maju dan solid. Kami berharap jumlah siswa bertambah, dan ke depan lebih banyak alumni ikut serta agar suasananya makin semarak,” kata mereka kompak.

Momentum reuni ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga wadah memperkuat jaringan antaralumni. Dalam setiap obrolan, tersirat semangat untuk terus berkontribusi bagi kemajuan madrasah. Para peserta menyadari, kebersamaan yang terjalin hari ini adalah modal besar untuk membangun masa depan lembaga yang telah membentuk karakter mereka.

Ketika acara berakhir menjelang malam, para alumni tampak enggan beranjak. Mereka saling bertukar nomor kontak, berfoto bersama, dan berjanji untuk tetap terhubung. Di sela lagu penutup dari panitia, semangat kebersamaan itu terasa kuat—menjadi bukti bahwa persaudaraan lintas angkatan tidak akan pudar oleh waktu.

Dengan berakhirnya reuni akbar ini, MA Al Jawami kembali mencatat sejarah sebagai lembaga yang tidak hanya mendidik, tetapi juga membangun jejaring kemanusiaan dan keislaman. Melalui semangat “Ngaguar Carita, Nepangkeun Kasono, Ngikeut Sauyunan”, para alumni bertekad melanjutkan tali silaturahmi dan menguatkan kontribusi mereka untuk masyarakat luas.

1 comment

Shofy 26 Oktober 2025 at 10:56 am

MasyaaAllah…Tabarakallah…

Reply

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.