Rancabali, Info Burinyay – Menjelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, pengelola Objek Wisata Kawah Putih di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, mulai mempercepat seluruh persiapan. Momentum liburan panjang biasanya selalu meningkatkan arus wisatawan, sehingga tim lapangan langsung memprioritaskan perbaikan fasilitas utama. Melalui langkah itu, mereka ingin memastikan proses kunjungan berlangsung nyaman sejak wisatawan memasuki area utama.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pengelola memperbaiki jalan utama menuju kawasan Kawah Putih. Mereka juga membenahi jalur ke Sunan Ibu, memperkuat jembatan apung, dan menata ulang dek Sunan Ibu. Dengan begitu, wisatawan bisa bergerak lebih aman tanpa terganggu hambatan teknis. Langkah ini juga mempercepat arus mobilitas dari pintu masuk ke titik-titik favorit.
Site Manager Kawah Putih, Budi Kamal, menegaskan bahwa timnya sudah bekerja sejak beberapa pekan lalu.
“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas siap sebelum lonjakan wisatawan datang. Kenyamanan dan keamanan tetap menjadi prioritas kami,” ujar Budi kepada Info Burinyay, Minggu (7/12/2025).
Ia menyampaikan bahwa banyak area membutuhkan percepatan perbaikan karena cuaca beberapa minggu ini cukup ekstrem.
Selain memperbaiki fasilitas, pengelola juga menata kantong parkir. Langkah ini mereka ambil karena setiap libur Nataru, volume kendaraan hampir selalu meningkat. Dengan penataan baru, kendaraan bisa keluar masuk lebih tertib.
“Kami terus menjalin koordinasi dengan Polresta Bandung. Mereka akan menentukan pola pengamanan dan rekayasa lalu lintas selama liburan nanti,” jelas Budi.
Beberapa hari terakhir, jumlah pengunjung memang turun. Hujan deras hampir terjadi setiap hari. Selain itu, banjir di beberapa wilayah membuat masyarakat mengurangi perjalanan. Namun Budi tetap optimis. Ia berharap cuaca membaik saat puncak liburan berlangsung.
“Kami tidak menetapkan target angka. Yang penting kami siap melayani wisatawan sebanyak mungkin. Karena itu, kami memperkuat berbagai titik agar pengunjung merasa nyaman,” tuturnya.

Sunan Ibu Sunrise Point kembali menjadi primadona menjelang liburan. Lokasi tersebut beroperasi mulai pukul 04.00 hingga 06.30 WIB. Wisatawan bisa menikmati cahaya matahari terbit dari ketinggian sambil melihat kabut yang menyelimuti lembah. Banyak pengunjung rela datang lebih pagi karena panorama tersebut selalu menghadirkan pengalaman yang berbeda.
Kawah Putih sendiri tetap memikat. Warna danau yang kontras dengan dinding kawah menciptakan lanskap dramatis. Banyak wisatawan memanfaatkan area ini untuk berfoto maupun sekadar menikmati suasana tenang di kawasan pegunungan.
“Kami mengingatkan wisatawan agar berhati-hati selama perjalanan. Jangan lupa membawa jaket dan makanan. Suhu di Kawah Putih cukup dingin, terutama pagi dan sore,” pesan Budi.
Dengan seluruh persiapan yang terus bergerak, Kawah Putih siap menyambut wisatawan yang ingin menikmati libur akhir tahun. Pengelola berharap kawasan ini tetap menjadi tujuan favorit bagi keluarga, komunitas, maupun wisatawan individu yang mencari suasana alam khas Bandung Selatan.
