Sabtu, Jan 17, 2026
Info Burinyay
Pemerintahan

Forkopimcam Rancaekek Gelar Istighosah, Doakan Korban Banjir dan Keselamatan Kab Bandung

Kasubag Umum dan Kepegawaian Hamid Mubarok bersama Kepala KUA Rancaekek H. Ajang berfoto seusai kegiatan Istighosah Bandung Bedas di Masjid Besar Kaum Rancaekek
Kasubag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Rancaekek Hamid Mubarok, S.Sos., M.Ap (kanan) bersama Kepala KUA Rancaekek H. Ajang, S.Ag., M.Sy (tengah) saat menghadiri kegiatan Bandung Bedas Istighosah di Masjid Besar Kaum Rancaekek, Jumat 12 Desember 2025. (Foto:InfoBurinyay/Denjaya)

Rancaekek, Info Burinyay – Forkopimcam Rancaekek menyelenggarakan Bandung Bedas Istighosah di Masjid Besar Kaum Rancaekek, Desa Bojongloa, pada Jumat, 12 Desember 2025. Acara ini berlangsung setelah salat Jumat dan menghadirkan unsur kecamatan, Polsek Rancaekek, KUA Rancaekek, serta jamaah yang ingin mendoakan keselamatan wilayah.

Sejak awal kegiatan, panitia menegaskan tujuan utama acara, yaitu memperkuat spiritualitas masyarakat dan mendoakan korban banjir di Arjasari, Aceh, dan Sumatera. Selain itu, mereka ingin mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi doa bersama, tetapi juga simbol solidaritas sosial.

Kasubag Umum dan Kepegawaian Hamid Mubarok, S.Sos., M.Ap hadir mewakili Camat Rancaekek H. Gugum Gumilar, S.STP., M.Si. Ia menyampaikan duka atas bencana yang melanda beberapa wilayah.

“Pemerintah Kecamatan Rancaekek menyampaikan bela sungkawa yang dalam kepada korban banjir di Arjasari, Aceh, dan Sumatera. Semoga almarhum dan almarhumah menerima tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat tetap waspada menghadapi dinamika cuaca.

Setelah sambutan itu, Kepala KUA Rancaekek H. Ajang, S.Ag., M.Sy menjelaskan alasan pelaksanaan istighosah dan salat gaib. Ia menilai kegiatan ini dapat memperkuat mental warga.

“Kami dari Kecamatan Rancaekek, Polsek Rancaekek, dan KUA Rancaekek melaksanakan istighosah dan salat gaib untuk saudara-saudara kita. Semoga mereka memperoleh derajat syahid atau husnul khatimah,” katanya.

Selanjutnya, unsur Forkopimcam mendorong desa meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Mereka meminta setiap wilayah memperkuat jalur komunikasi, karena informasi cepat dapat mempercepat tindakan lapangan. Dengan langkah itu, warga bisa mengurangi risiko saat hujan deras melanda.

Di sisi lain, para tokoh agama mengajak masyarakat menjaga kekompakan. Mereka menilai kolaborasi warga mampu memperkuat ketahanan sosial. Oleh karena itu, mereka berharap kegiatan doa bersama dapat meningkatkan semangat kebersamaan.

Menjelang akhir acara, para jamaah bersama-sama menengadahkan tangan untuk mendoakan keselamatan Kabupaten Bandung. Doa yang dipimpin para tokoh agama menutup seluruh rangkaian kegiatan. Dengan penyelenggaraan ini, Forkopimcam Rancaekek menegaskan komitmennya untuk tetap hadir dan mendampingi warga dalam situasi apa pun.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.