Soreang, Info Burinyay – Camat Rancabali, Mamet Slamet, S.IP., M.Si., menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan pendidikan karakter melalui Deklarasi Moral Indonesia Emas 2025. Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kunjungan kerja Bupati Bandung di SMPN 1 Soreang, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan itu berlangsung di halaman sekolah yang berada di Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang. Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar acara tersebut sebagai bagian evaluasi progres pembelajaran berbasis muatan lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Mamet Slamet menilai pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan akademik. Ia menyebut sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk moral generasi muda.
Menurut Mamet Slamet, muatan lokal yang diterapkan memiliki nilai fundamental. Program tersebut mencakup pendidikan Pancasila, pendidikan agama, serta bahasa dan budaya Sunda.
Ia menjelaskan bahwa ketiga muatan itu membentuk fondasi karakter anak sejak dini. Karena itu, pemerintah kecamatan siap mendukung pelaksanaannya secara berkelanjutan.
“Kami mendukung penuh program Pak Bupati, terutama muatan lokal. Pendidikan Pancasila, agama, serta budaya Sunda sangat penting,” kata Mamet Slamet.
Selain itu, ia menyoroti peran guru dalam pembinaan karakter peserta didik. Menurutnya, guru tidak hanya mengajar ilmu, tetapi juga menanamkan nilai moral.
Mamet Slamet menilai penandatanganan deklarasi guru menjadi langkah konkret. Deklarasi tersebut memperkuat komitmen pendidik dalam membina akhlak anak.
Ia juga menyinggung berbagai persoalan sosial di lingkungan pelajar. Menurutnya, perundungan masih menjadi tantangan serius di sekolah.
“Dengan pendidikan karakter, kami berharap kasus perundungan tidak lagi muncul,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mamet Slamet menilai pembinaan karakter mampu menekan perilaku menyimpang. Ia menyebut kegiatan negatif anak sering muncul akibat lemahnya pembinaan moral.
Oleh karena itu, ia mendorong sekolah untuk aktif membangun lingkungan yang sehat. Lingkungan tersebut harus aman, disiplin, dan beretika.
Mamet Slamet optimistis pendidikan karakter akan meningkatkan kualitas generasi muda. Ia meyakini anak berakhlak baik akan lebih siap menghadapi tantangan zaman.
Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya pendidikan karakter. Ia menyebut pembangunan daerah bergantung pada kualitas sumber daya manusia.
Bupati Bandung menilai moral dan prestasi harus berjalan seimbang. Menurutnya, kecerdasan tanpa karakter akan menimbulkan persoalan sosial.
Melalui Deklarasi Moral Indonesia Emas 2025, pemerintah daerah mendorong kolaborasi lintas sektor. Program ini melibatkan pemerintah, sekolah, dan masyarakat.
Dengan dukungan camat dan jajaran wilayah, pelaksanaan program diharapkan berjalan optimal. Sinergi tersebut menjadi kunci keberhasilan pendidikan karakter.
Ke depan, Mamet Slamet memastikan Kecamatan Rancabali akan terus berperan aktif. Ia berkomitmen mendukung setiap kebijakan pendidikan daerah.
Ia berharap program ini melahirkan generasi muda yang bermoral dan berdaya saing. Generasi tersebut diharapkan mampu berkontribusi bagi masa depan Indonesia.
