24 C
Bandung
Jumat, Feb 20, 2026
Info Burinyay
Pemerintahan

Genap Setahun Kepemimpinan, Bupati Dadang Supriatna Rotasi 7 Pejabat Eselon II Pemkab Bandung

Bupati Bandung melantik dan mengambil sumpah tujuh pejabat eselon II serta pejabat administrator dan fungsional di Gedung Moh Toha Kompleks Pemkab Bandung, 20 Februari 2026.
Bupati Bandung Dadang Supriatna memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Fungsional di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Jumat (20/2/2026). Pelantikan tersebut mencakup rotasi tujuh pejabat eselon II sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan percepatan kinerja birokrasi menuju visi Kabupaten Bandung Bedas, maju, dan berkelanjutan. - Foto:infoburinyay/dj

Soreang, Info Burinyay – Pemerintah Kabupaten Bandung melantik dan mengambil sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, serta Fungsional di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Jumat (20/2/2026). Agenda tersebut menandai rotasi dan promosi sejumlah pejabat guna memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kinerja birokrasi.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Bandung merotasi tujuh pejabat eselon II. Dicky Anugrah kini memimpin Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setelah sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin). Pergeseran ini menjadi bagian dari strategi penyegaran organisasi agar setiap perangkat daerah bekerja lebih optimal.

Selanjutnya, Mochamad Usman kini menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Ia menggantikan Erwin Rinaldi. Pada saat yang sama, Erwin Rinaldi beralih tugas sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan menggantikan Nina Setiana yang memasuki masa purna tugas.

Di sektor administrasi umum, Muhamad Hairun kini mengemban amanah sebagai Asisten Administrasi Umum. Sebelumnya, ia memimpin DP2KBP3A. Setelah itu, dr Mulja Munadjat mengambil alih kepemimpinan DP2KBP3A usai menuntaskan tugasnya sebagai Direktur Utama RSUD Cicalengka.

Perubahan juga menyentuh jajaran rumah sakit daerah. dr Yani Sumpena Muchtar kini memimpin RSUD Cicalengka setelah sebelumnya menjabat Direktur Utama RSUD Otista Soreang. Sementara itu, dr Yuli Irnawaty Mosjasari berpindah dari jabatan Kepala Dinas Kesehatan untuk memimpin RSUD Otista Soreang.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan bahwa pelantikan tersebut menjadi langkah strategis untuk menjaga adaptivitas birokrasi. Ia menilai dinamika masyarakat dan percepatan perubahan zaman menuntut aparatur bergerak cepat dan responsif.

“Pelantikan hari ini adalah bagian dari penyegaran organisasi agar birokrasi Kabupaten Bandung terus adaptif terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan zaman yang bergerak begitu cepat,” ujar Dadang Supriatna.

Ia kemudian meminta para pejabat yang baru dilantik segera menunjukkan kinerja terbaik. Menurutnya, setiap jabatan menuntut integritas dan dedikasi tinggi.

“Saya ucapkan selamat bekerja kepada para pejabat yang dilantik. Buktikan kemampuan saudara dengan menunjukkan integritas, profesionalisme, loyalitas, dedikasi, kerja sama, dan komitmen tinggi dalam mencapai prestasi kerja yang lebih baik di masa mendatang,” katanya.

Selain itu, Dadang menekankan tiga prinsip utama dalam setiap rotasi dan promosi jabatan, yakni kompetensi, integritas, dan administrasi. Ia memastikan proses tersebut berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat soliditas internal. Dengan langkah itu, Pemkab Bandung dapat mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah.

Ia kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pejabat menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi lintas sektor.

Menurut Dadang, pelantikan kali ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Dadang Supriatna dan Ali Syakieb sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2025–2030. Momentum tersebut, lanjutnya, harus mendorong percepatan kinerja pemerintahan.

“Ke depan tantangan akan semakin berat. Saya minta jalankan kepercayaan dengan penuh tanggung jawab. Karena jabatan adalah amanah. Tanggung jawabnya bukan hanya kepada masyarakat, tapi juga kepada Allah SWT,” tegasnya.

Di akhir sambutan, ia mengingatkan seluruh aparatur sipil negara untuk mengimplementasikan nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap tugas. Ia mendorong pegawai agar berorientasi pada pelayanan, menjunjung akuntabilitas, meningkatkan kompetensi, menjaga keharmonisan, menunjukkan loyalitas, bersikap adaptif, serta memperkuat kolaborasi.

“Nilai-nilai tersebut harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar slogan. Selain itu, saya minta segera lakukan konsolidasi, tinggalkan zona nyaman, berani mengambil langkah perbaikan, berinovasi dan responsif terhadap perubahan,” tuturnya.

Melalui rotasi ini, Pemkab Bandung ingin memastikan setiap perangkat daerah bergerak lebih efektif dan terarah. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.