26.2 C
Bandung
Selasa, Mar 3, 2026
Info Burinyay
Peristiwa

Sampah Menggunung di Jantung Soreang, Warga Desak Pemkab Bandung Bertindak Cepat!

Tumpukan sampah liar menggunung di pinggir Jalan Jenderal Sudirman, Soreang, Kabupaten Bandung
Tumpukan sampah rumah tangga dan plastik berceceran di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, dekat monumen patung Jenderal Sudirman, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (3/3/2026). Warga menyoroti lambannya penanganan dan mendesak pemerintah segera bertindak. - Foto:infoburinyay/lee

Soreang Info Burinyay – Tumpukan sampah kembali mencoreng wajah Ibu Kota Kabupaten Bandung. Pada Selasa, 3 Maret 2026, pemandangan tidak sedap terlihat di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di sekitar monumen patung Jenderal Sudirman, Kecamatan Soreang.

Kantong plastik hitam, kardus bekas, serta sisa makanan tampak berceceran di pinggir jalan. Selain itu, bau menyengat tercium kuat saat siang hari ketika suhu meningkat. Kondisi tersebut memicu keluhan warga karena mengganggu kenyamanan dan estetika kawasan yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat.

Tak hanya di Jalan Sudirman, sampah liar juga menumpuk di trotoar Jalan Terusan, tepat di depan Rumah Sakit Hermina Soreang. Akibatnya, pejalan kaki harus menghindari tumpukan sampah saat melintas. Situasi ini pun memperkuat kesan kumuh di pusat pemerintahan Kabupaten Bandung.

Salah seorang warga Soreang, Maksum Hidayat, menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai persoalan sampah di Soreang sudah berlangsung lama tanpa penanganan serius.

“Nama saya Maksum Hidayat, asli orang Soreang. Saya sering jalan-jalan di Soreang. Kalau melihat kondisi sampah, pertama soal kesadaran masyarakat memang kurang respect terhadap lingkungan. Kepeduliannya sangat kurang, apalagi generasi sekarang,” ujar Maksum.

Namun demikian, ia juga menyoroti peran pemerintah daerah. Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, khususnya bidang kebersihan dan pengelolaan sampah, perlu meningkatkan respons di lapangan.

“Khususnya di jalur Jalan Sudirman yang masuk wilayah Desa Panyirapan atau Keramat Mulya, sampah menggunung begitu banyak. Seolah-olah dibiarkan. Padahal petugas cukup banyak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Maksum menilai persoalan ini muncul karena kurangnya kepedulian dari dua sisi. Di satu sisi, sebagian masyarakat masih membuang sampah sembarangan. Di sisi lain, respons pemerintah dinilai belum cepat dan konsisten.

“Kalau masyarakatnya tidak peduli, pemerintah juga tidak cepat tanggap, akhirnya kelihatan kumuh sekali,” tegasnya.

Maksum Hidayat, warga asli Soreang, memberikan keterangan kepada awak media terkait persoalan sampah yang menggunung di Jalan Jenderal Sudirman serta kondisi PJU yang dinilai kurang terawat di wilayah Soreang Raya, Kabupaten Bandung, Selasa (3/3/2026).

Selain persoalan sampah, Maksum juga menyinggung kondisi penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Soreang Raya. Ia menjelaskan bahwa setelah pengelolaan PJU berpindah dari Dinas PUTR ke Dinas Perhubungan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT), terdapat sejumlah kendala di lapangan.

Menurutnya, beberapa titik PJU berfungsi dengan baik, namun sebagian lainnya terbengkalai. Bahkan, ia menemukan tiang PJU yang tumbang di sekitar Kompleks Pemda Kabupaten Bandung.

“Ada beberapa yang tumbang di seputaran wilayah Kompleks Pemda, khususnya Soreang Raya. Mestinya cepat dilaporkan dan dibereskan supaya tidak mengganggu masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penanganan PJU yang padam maupun rusak harus segera dilakukan. Sebab, penerangan jalan berperan penting dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan warga.

Di sisi lain, Maksum juga berharap seluruh pihak ikut berperan aktif, termasuk pengelola fasilitas umum di sekitar lokasi. Mengingat tumpukan sampah berada dekat Rumah Sakit Hermina Soreang, ia menilai perlu ada kepedulian bersama demi menjaga kesehatan lingkungan.

“Harapannya Kabupaten Bandung terus berinovasi. Wilayah PJU harus terang. Lingkungan juga harus bebas sampah. Apalagi dekat rumah sakit, tentu kebersihan sangat penting untuk kesehatan pasien,” tutupnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup maupun Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung terkait langkah konkret penanganan sampah dan PJU di kawasan tersebut.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.