Minggu, Feb 8, 2026
Info Burinyay
Kegiatan Kepramukaan

Ajag Cup ke-10 Jabar 2026 Resmi Digelar, Ratusan Penggalang Padati SDN Permata Hijau

Ratusan Pramuka Penggalang SD dan SMP mengikuti pembukaan Ajag Cup ke-10 Tingkat Jawa Barat 2026 di halaman SDN Permata Hijau, Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Ratusan Pramuka Penggalang dari tingkat SD dan SMP se-Jawa Barat mengikuti pembukaan Ajag Cup ke-10 Tahun 2026 yang digelar di halaman SDN Permata Hijau, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu (8/1/2026). - Foto:InfoBurinyay/Denjaya

Rancaekek, Info Burinyay – SDN Permata Hijau menegaskan konsistensinya sebagai pusat pembinaan kepramukaan melalui penyelenggaraan Ajag Cup ke-10 Tingkat Jawa Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman SDN Permata Hijau, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 8 Januari 2026, dan menyedot perhatian ratusan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Ajang ini mengusung konsep AJAG (Arena Jajal Antar Penggalang) yang sejak awal dirancang sebagai wadah kompetisi, pembinaan karakter, serta silaturahmi antarpeserta didik. Seiring berjalannya waktu, Ajag Cup berkembang menjadi agenda tahunan berskala regional yang rutin melibatkan Gugus Depan SD dan SMP dari berbagai kabupaten dan kota.

Pada pelaksanaan tahun ini, Ajag Cup memasuki edisi ke-10. Panitia mencatat peningkatan partisipasi peserta, baik dari sisi jumlah regu maupun variasi cabang lomba. Selain itu, antusiasme peserta dan pembina juga terlihat sejak awal kegiatan hingga seluruh rangkaian acara berjalan.

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Kak Hj. Emma Dety Permanawati, S.Pd.I., M.M., membuka Ajag Cup ke-10 melalui perwakilannya, Sekretaris I Kwarcab Kabupaten Bandung, Kak Iyan Mulyana, S.Pd. Dalam sambutannya, Kak Iyan menegaskan pentingnya Ajag Cup sebagai sarana pembentukan karakter peserta didik melalui kegiatan kepramukaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Pada hari ini kita menghadiri kegiatan Arena Jajal Penggalang. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan motivasi peserta didik dalam mengikuti kepramukaan. Ajag Cup tidak hanya berfungsi sebagai ajang lomba, tetapi juga sebagai proses pembinaan yang mendorong penggalang berkembang menuju jenjang Pramuka Garuda dengan kecakapan khusus tingkat utama,” ujar Kak Iyan.

Lebih lanjut, Kak Iyan menyampaikan salam hormat dari Ketua Kwarcab Kabupaten Bandung yang berhalangan hadir karena agenda lain. Meski demikian, Kwarcab tetap memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Ajag Cup sebagai bagian dari strategi pembinaan generasi muda.

Sementara itu, Mabigus SDN Permata Hijau, Kak Mulyono, S.Pd., menyampaikan bahwa Ajag Cup ke-10 menjadi tolok ukur penting bagi keberlanjutan kegiatan serupa di masa mendatang. Menurutnya, pengalaman dari pelaksanaan sebelumnya menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk peningkatan kualitas kegiatan.

“Kegiatan Ajag ke-10 ini menjadi cerminan dari Ajag sebelumnya dan sekaligus menjadi dasar untuk pelaksanaan Ajag berikutnya. Antusiasme peserta terus meningkat. Dukungan alumni dan para guru juga sangat besar, termasuk dalam penyediaan doorprize, sehingga suasana kegiatan menjadi lebih meriah dan penuh semangat,” kata Kak Mulyono.

Ia juga menegaskan bahwa SDN Permata Hijau memiliki agenda kegiatan yang padat karena komitmen para guru dan pembina terhadap pembinaan karakter peserta didik. Menurutnya, kehadiran guru sebagai pembina yang disiplin berperan besar dalam menjaga kualitas kegiatan Pramuka di sekolah tersebut.

Dari unsur pemerintah kecamatan, Plt. Mabiran Kecamatan Rancaekek, H. Gugum Gumilar, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Gugus Depan SDN Permata Hijau yang secara konsisten menyelenggarakan Ajag Cup berskala Jawa Barat.

“Ajag Cup ke-10 ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa. Berdasarkan laporan panitia, kegiatan ini melibatkan lebih dari 80 regu penggalang dari tingkat SD dan SMP se-Jawa Barat. Saya mengapresiasi seluruh panitia pelaksana serta mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan,” ujar Gugum.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga membawa dampak positif bagi Kecamatan Rancaekek. Menurutnya, Ajag Cup memperkuat citra wilayah sebagai daerah yang aktif mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Ketua Penyelenggara Ajag Cup ke-10, Kak Yayat Supriatna, S.Pd., menjelaskan bahwa panitia mencatat jumlah peserta mencapai 86 regu, yang terdiri atas 50 regu tingkat SMP dan 36 regu tingkat SD. Peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat dengan latar belakang Gugus Depan yang beragam.

“Ajag Cup ke-10 mempertandingkan 10 cabang lomba. Cabang tersebut meliputi pengetahuan agama Islam, akademik, seni budaya, semaphore, morse, Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris, serta beberapa materi kepramukaan lainnya. Seluruh cabang lomba kami rancang untuk mengasah kecakapan intelektual, spiritual, dan keterampilan lapangan peserta,” jelas Kak Yayat.

Ia juga menegaskan bahwa Ajag Cup memiliki nilai historis yang kuat bagi SDN Permata Hijau. Sejak pertama kali digelar pada 2004, kegiatan ini terus berjalan dan melibatkan berbagai generasi pembina dan peserta didik.

“Ajang ini bukan sekadar kejuaraan atau pembagian doorprize. Ajag Cup menjadi ruang pembinaan dan silaturahmi yang terikat sejak lama. Saya berharap rekan-rekan pembina yang masih aktif dapat terus melanjutkan kegiatan ini,” tambahnya.

Apresiasi juga datang dari Ketua PGRI Kecamatan Rancaekek, Drs. Japarudin Ishak. Ia menilai Ajag Cup sebagai bukti nyata eksistensi dan perkembangan kegiatan Pramuka di wilayah Rancaekek.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa Pramuka di Rancaekek terus berkembang dan mendapat perhatian serius. Ajag Cup menjadi ajang silaturahmi antarpenggalang se-Jawa Barat dan memperkuat semangat kepanduan. Kami merasa bangga karena pada tahun 2026, SDN Permata Hijau kembali menjadi tuan rumah kegiatan Pramuka tingkat Jawa Barat,” ujarnya.

Melalui Ajag Cup ke-10, SDN Permata Hijau tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama, dan kepemimpinan kepada generasi muda. Dengan dukungan Kwartir, pemerintah daerah, serta masyarakat, Ajag Cup diharapkan terus menjadi agenda strategis pembinaan Pramuka di Jawa Barat secara berkelanjutan.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.