26.6 C
Bandung
Selasa, Mar 3, 2026
Info Burinyay
Kegiatan Kepramukaan

Suasana Haru Warnai Penutupan LT II Pramuka Rancaekek 2025, Regu Terbaik Siap Melaju ke LT III

Peserta Lomba Tingkat II Gerakan Pramuka Kwarran Rancaekek berbaris rapi dalam upacara penutupan di halaman SMPN 2 Rancaekek.
Regu penggalang dari berbagai sekolah dasar dan menengah pertama mengikuti upacara penutupan LT II Gerakan Pramuka Kwarran Rancaekek 2025 di halaman SMPN 2 Rancaekek, Minggu (23/11/2025). Para peserta berdiri dalam formasi lengkap sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pembinaan karakter, ketangkasan, dan kompetensi kepramukaan. (Foto:InfoBurinyay/Denjaya)

Rancaekek, Info Burinyay – Penutupan Lomba Tingkat II (LT II) Gerakan Pramuka Kwarran Rancaekek berlangsung penuh khidmat di halaman SMPN 2 Rancaekek, Jalan Desa Bojongsalam, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu 23 November 2025. Kegiatan tersebut menegaskan komitmen Kwartir Ranting untuk membangun karakter, kemandirian, dan daya saing generasi muda melalui kompetisi kepramukaan berjenjang.

Pelaksanaan LT II berlangsung selama dua hari, sejak 22 hingga 23 November 2025. Selama agenda berjalan, dinamika kompetisi berkembang semakin ketat dari tiap pos penilaian ke pos berikutnya. Sebanyak enam sekolah dasar dan tujuh sekolah menengah pertama mengambil bagian, dengan total 26 regu yang menampilkan semangat tinggi dan sportivitas. Selain itu, peserta terus menjaga kekompakan, karena setiap tantangan menuntut koordinasi, disiplin, serta kreativitas strategi.

Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Rancaekek, Asep Nandang Iskandar, S.Pd., M.S., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta dan pembina. Ia menegaskan bahwa LT II bukan sekadar perlombaan, tetapi sarana pembinaan dan silaturahmi antarpenggalang.

“Alhamdulillah sesuai agenda program kerja Kwartir Ranting Kecamatan Rancaekek, pada tanggal 22 dan 23 kami dapat melaksanakan Lomba Tingkat II tingkat Kwarran. Agenda ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus wadah untuk menguji kemampuan mereka,” katanya.

Ia melanjutkan bahwa peserta menghadapi berbagai jenis kompetensi. “

Di sini mereka mengikuti lomba ketangkasan dan materi kepramukaan. Regu-regu terbaik nanti akan mewakili Kwarran Rancaekek pada LT III tingkat Kwartir Cabang,” ujarnya.

Ia berharap kompetisi ini memperkuat kualitas peserta. “Mudah-mudahan dengan adanya agenda ini, anak-anak semakin berkarakter dan berpotensi dalam berbagai kemampuan dan keterampilannya,” tegasnya.

Selama kompetisi berjalan, suasana kegiatan berkembang semakin hidup. Ketua Pelaksana LT II 2025, Nurhasanah, S.Pd., M.G., menjelaskan bahwa LT II tahun ini diikuti 216 peserta yang terbagi dalam 27 regu.

Ia memaparkan bahwa panitia merancang kegiatan agar peserta memperoleh pengalaman kepramukaan yang lengkap.

“Kegiatannya banyak sekali. Anak-anak mengasah pengetahuan kepramukaan, tekpram, dan LKBB,” jelasnya.

Ia memastikan kesiapan tim kesehatan selama agenda berlangsung.

Ada beberapa peserta yang sakit, tetapi kami langsung menangani dengan dukungan Saka Bakti Husada,” paparnya.

Ia kemudian menekankan tujuan pembinaan jangka panjang. “Mudah-mudahan kegiatan Lomba Tingkat II membuat anak-anak semakin berkarakter dan mampu berkompetensi di ajang selanjutnya,” ucapnya.

Para pembina juga ikut memberikan pandangan positif mengenai pelaksanaan kegiatan. Pembina SDN 4 Bojongsalam, Enda Somantri, S.Pd., merasakan manfaat besar dari LT II terhadap kemandirian peserta. Ia menyampaikan pengalaman sekolahnya, “Terima kasih, alhamdulillah kami bisa mengikuti LT tahun ini. Kesan dari kegiatan ini sangat baik karena LT benar-benar melatih anak agar mandiri.” Ia menjelaskan perbedaan mendasar kegiatan LT dibanding Jambore.

“Kalau LT itu semuanya mereka bekerja sendiri dan bekerja sama sendiri tanpa bantuan pembina,” ujarnya. Ia berharap setiap pengalaman hari ini menjadi bekal berharga bagi para penggalang.

“Mudah-mudahan apa yang mereka pelajari hari ini bermanfaat untuk masa yang akan datang,” katanya.

Usai penutupan, peserta meninggalkan lokasi dengan rasa bangga dan pengalaman baru. Selain itu, regu-regu terbaik mulai melakukan persiapan menuju LT III pada tingkat Kwartir Cabang. Sementara itu, panitia langsung menyusun evaluasi untuk penyempurnaan pelaksanaan tahun berikutnya. Dengan demikian, kegiatan pembinaan kepramukaan di Kecamatan Rancaekek terus berkembang secara sistematis, karena LT II bukan hanya kompetisi, tetapi investasi pendidikan karakter bagi generasi muda.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.