25.9 C
Bandung
Selasa, Mar 3, 2026
Info Burinyay
Kegiatan OrganisasiPendidikan

HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional di Pasirjambu Hadirkan Kebersamaan Guru

Upacara peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional di Kecamatan Pasirjambu dengan barisan guru berseragam PGRI memenuhi halaman SDN Pasirjambu 3.
Para guru dari berbagai sekolah di Kecamatan Pasirjambu mengikuti upacara HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 di halaman SDN Pasirjambu 3 yang berlangsung khidmat dan terkoordinasi. (Foto:InfoBurinyay/Lee)

Pasirjambu, Info Burinyay – Upacara peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional tingkat Kecamatan Pasirjambu terselenggara dengan khidmat di Halaman SDN Pasirjambu 3, Kabupaten Bandung, Selasa (25/11/2025). Sejak pagi, para tamu undangan hadir secara bertahap sehingga suasana upacara bergerak semakin tertib dan terkoordinasi. Dengan membawa tema “Guru hebat, Indonesia kuat”, rangkaian peringatan tahun ini mendorong para pendidik untuk berkumpul dalam satu momentum kebersamaan yang lebih besar.

Acara dimulai dengan laporan panitia yang menandai pembukaan. Setelah itu, petugas upacara mengibarkan bendera merah putih dan mengajak seluruh peserta mengikuti rangkaian penghormatan. Camat Pasirjambu, Kapolsek Pasirjambu, Danramil Pasirjambu dan tenaga pendidik dari berbagai sekolah ikut berbaris dalam susunan upacara sehingga kegiatan berlangsung semakin teratur. Selanjutnya, panitia mengarahkan peserta memasuki sesi sambutan yang menjadi inti pesan peringatan tahun ini.

Camat Pasirjambu, Nia Kania, S.PT., M.I.L., menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru atas dedikasi mereka. Ia menekankan bahwa pemerintah kecamatan terus mendorong penguatan peran guru di tengah perubahan sistem pembelajaran.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Pasirjambu mengucapkan selamat dan sukses untuk HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025. Semoga para guru tetap kuat, tetap semangat dan tetap sehat demi Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Ia kemudian mengingatkan pentingnya kemampuan adaptif di lingkungan digital. Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut guru agar bergerak lebih cepat.

“Para guru perlu meningkatkan adaptasi digital. Namun, mereka juga harus menjaga perkembangan emosional para murid karena kecerdasan itu tidak hanya soal kemampuan kognitif. Dua aspek ini perlu seimbang agar anak-anak tumbuh lebih kokoh,” jelasnya.

Setelah sesi tersebut, Ketua PGRI Pasirjambu, Cardi Fardiana, S.Pd., M.Pd., memaparkan rangkaian kegiatan yang disiapkan PGRI. Ia menjelaskan bahwa upacara membuka kegiatan inti.

“Di ulang tahun PGRI ke-80 dan HGN 2025, kami melaksanakan upacara. Setelah itu, kami mengadakan lomba tumpeng dari setiap ranting sebagai wujud rasa syukur,” tuturnya.

Cardi juga menambahkan bahwa PGRI memberikan penghargaan kepada guru berprestasi dan berdedikasi. Ia menyampaikan bahwa panitia menyediakan panggung seni untuk menampilkan berbagai bakat guru.

“Kami ingin memberi ruang ekspresi bagi setiap ranting. Momentum ini memperkuat silaturahmi. Tahun sebelumnya, perayaan berlangsung di sekolah masing-masing. Tahun ini, kami mendapat apresiasi dari kabupaten sehingga kegiatan dapat terselenggara serempak di seluruh kecamatan,” katanya.

Pada sesi penjurian lomba, Pengawas SD Pasirjambu, Hj. Tati Rohaeti, S.P, M.Pd., menjelaskan aspek penilaian. Ia menyebut bahwa juri melihat kreativitas, estetika, warna dan kesesuaian dekorasi dengan tema.

“Dari sembilan gugus, delapan ikut berpartisipasi. Semua ranting menunjukkan antusiasme tinggi,” ucapnya.

Suasana semakin hidup ketika peserta menunggu pengumuman pemenang. Salah satu peserta dari Ranting 3, Rukita Ramdan, S.Pd., menyampaikan harapannya.

“Alhamdulillah, semoga guru-guru di Kecamatan Pasirjambu terus meningkatkan kompetensi dan etos kerja. Saya mengucapkan selamat Hari Guru ke-80. Semoga PGRI semakin jaya,” katanya.

Rangkaian peringatan tahun ini memperlihatkan semangat besar para pendidik dalam memperkuat kualitas pendidikan. Melalui kebersamaan, para guru membangun energi baru yang mendorong perubahan positif di lingkungan sekolah. Dengan demikian, peringatan HUT PGRI dan HGN tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi ruang refleksi dan dorongan untuk bergerak lebih maju.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.