Cikancung, Info Burinyay – DPD LPM Kabupaten Bandung mengadakan seminar kewirausahaan digital di Gedung Rancage Sabilulungan, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikancung, pada Minggu, 30 November 2025. Acara yang mengangkat tema “Pendidikan Berkualitas untuk Melahirkan Wirausaha Unggul, Belajar Berkarya Berwirausaha” ini menghadirkan sekitar 50 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Suasana belajar terasa aktif sejak sesi awal karena peserta langsung terlibat dalam materi dasar kewirausahaan dan pengenalan digital.
Ketua DPD LPM Kabupaten Bandung, H. Sahrul Gunawan, SE., M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata organisasi dalam mendorong pertumbuhan SDM desa. Ia menekankan pentingnya penguasaan digital sebagai keterampilan wajib di era saat ini.
“Ini salah satu bentuk nyata dari LPM Kabupaten Bandung untuk ikut membantu pembangunan di Desa Hegarmanah. Hari ini kami memberikan pelatihan kewirausahaan dan teknik digital marketing kepada 50 peserta,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang masih menantang. Menurutnya, pelatihan digital bisa memberi peluang baru bagi warga untuk bertahan dan berkembang.
“Semoga acara ini memberi manfaat di tengah situasi ekonomi yang sulit. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi saya untuk bersilaturahim. Saya sudah kangen dengan warga Kecamatan Cikancung. Mudah-mudahan kegiatan ini berlanjut ke desa lain di Kabupaten Bandung,” tambahnya.
Setelah sambutan, peserta menerima materi dari fasilitator kewirausahaan, Imam Syafei, S.Pd., M.Pd. Ia mengarahkan agar peserta memahami cara membangun usaha dari dasar, terutama melalui pemasaran digital. Materi ia sampaikan secara bertahap agar peserta mudah mengikuti alurnya.
“Peserta datang dari generasi muda, PKK, ibu-ibu, dan warga dewasa. Kami memfasilitasi materi digital marketing, semangat kewirausahaan dasar, serta cara mengejar target keuntungan,” jelasnya.
Untuk memperkuat pemahaman, ia meminta peserta menggunakan ponsel masing-masing. Mereka mempraktikkan cara mengenali platform media sosial, membuat konten sederhana, hingga mengenal aplikasi Canva. Menurutnya, banyak peserta yang sudah menjalankan usaha seperti salon, wedding organizer, dan layanan aqiqah.
“Kami melatih mereka membuat desain di Canva, memahami dasar iklan, dan menerapkan teknik marketing. Harapannya, mereka bisa mendapat keuntungan dari bisnis yang dijalankan,” lanjut Imam.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menambah keterampilan, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. Dengan pengetahuan digital, warga bisa meningkatkan daya saing dan merancang strategi usaha yang lebih efektif.
“Kami ingin kegiatan ini mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bandung. LPM perlu hadir untuk ikut peduli terhadap kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Panitia pelaksana sekaligus koordinator wilayah, H. Nanang Anwar, menilai pelatihan seperti ini memiliki dampak langsung. Ia menyebut masyarakat masih membutuhkan pemahaman dasar tentang kewirausahaan sehingga kegiatan ini sangat penting.
“Dengan adanya pelatihan dari DPD LPM Kabupaten Bandung, mudah-mudahan warga semakin memahami kewirausahaan. Banyak yang belum mengerti konsep dasarnya. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua,” katanya.
Acara ditutup dengan diskusi terbuka. Peserta menyampaikan ide usaha mereka secara langsung dan memperoleh masukan dari fasilitator. Selain itu, peserta juga meminta agar kegiatan serupa terus berlanjut sehingga warga memiliki ruang belajar yang konsisten. Melalui kegiatan ini, DPD LPM Kabupaten Bandung berharap masyarakat Desa Hegarmanah semakin percaya diri untuk memulai usaha dan memperkuat ekonomi keluarga.
