26.9 C
Bandung
Kamis, Mar 5, 2026
Info Burinyay
Kegiatan Pemerintahan

Tekan Harga Sembako, Pemkab Bandung Gelar Bazar Ramadan 1447 H dan Operasi Pasar Murah Bersubsidi 2026

Bazar Ramadan 1447 H dan Operasi Pasar Murah Bersubsidi 2026 di Plaza Upakarti Soreang yang diikuti puluhan pelaku UMKM Kabupaten Bandung.
Suasana Bazar Ramadan 1447 Hijriah dan Operasi Pasar Murah Bersubsidi 2026 yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung di Lapangan Plaza Upakarti, Soreang, Kamis (5/3/2026). Sebanyak 144 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan turut meramaikan kegiatan dengan menawarkan beragam produk, mulai dari makanan olahan, camilan tradisional, fesyen, hingga kebutuhan pokok, sekaligus mendukung stabilisasi harga bahan pokok selama Ramadan. - Foto:infoburinyay/lee

Soreang, Info Burinyay – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) menggelar Bazar Ramadan 1447 Hijriah dan Operasi Pasar Murah (OPM) Bersubsidi 2026 di Lapangan Plaza Upakarti, Soreang, Kamis (5/3/2026). Pemerintah daerah memanfaatkan momentum Ramadan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Kegiatan ini berlangsung hingga Minggu (8/3/2026). Disperdagin menghadirkan 144 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung. Para pelaku usaha menawarkan beragam produk kepada masyarakat, mulai dari makanan olahan, camilan tradisional, produk fesyen, hingga kebutuhan pokok rumah tangga.

Selain itu, Disperdagin Kabupaten Bandung menjalin kerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung serta Perum BULOG Cabang Bandung. Kolaborasi tersebut memperkuat pelaksanaan bazar sekaligus mendukung program stabilisasi harga bahan pokok menjelang Idulfitri.

Plt Kepala Disperdagin Kabupaten Bandung, H. Dicky Anugerah, SH., M.Si., menjelaskan bahwa pemerintah daerah secara konsisten mengadakan bazar Ramadan setiap tahun. Menurutnya, kegiatan ini memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM sekaligus membantu masyarakat memperoleh produk dengan harga terjangkau.

“Alhamdulillah pada Ramadan tahun ini kami kembali menggelar bazar Ramadan. Kami bekerja sama dengan Dekranasda dan BULOG Bandung untuk mendukung kegiatan ini,” ujar Dicky.

Ia juga menyoroti peningkatan jumlah peserta bazar pada tahun ini. Disperdagin mencatat 144 pelaku UMKM ikut berpartisipasi.

“Tahun sebelumnya sekitar 130 pelaku usaha ikut serta. Tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 144 UMKM. Peningkatan ini menunjukkan pelaku usaha di Kabupaten Bandung sangat antusias memasarkan produknya selama Ramadan,” kata Dicky.

Selain bazar UMKM, Disperdagin juga menjalankan program Operasi Pasar Murah bersubsidi. Pemerintah daerah menggunakan program ini untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Menurut Dicky, peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadan sering memicu perubahan harga di pasar tradisional.

“Kami melihat beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, seperti telur, ayam, beras, dan cabai. Karena itu pemerintah daerah menghadirkan bazar Ramadan dan operasi pasar murah untuk membantu masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap langkah tersebut dapat menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.

Sementara itu, Wakil Pemimpin Cabang Perum BULOG Bandung, Ratih Rachmawati, S.Si., menegaskan komitmen BULOG dalam menjaga ketersediaan bahan pangan.

Ratih mengatakan BULOG terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan stok bahan pokok tetap tersedia selama periode hari besar keagamaan nasional.

“Kami dari BULOG siap mendukung ketersediaan pangan dan menjaga stabilitas harga melalui operasi pasar serta bazar murah,” ujar Ratih.

Ia menambahkan BULOG juga menjalankan program serupa di sejumlah wilayah Bandung Raya. Program stabilisasi harga tersebut mencakup Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, serta Sumedang.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga yang stabil menjelang Idulfitri,” tambahnya.

Sekretaris Disperdagin Kabupaten Bandung, H. Ganda, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa Disperdagin menyalurkan program Operasi Pasar Murah ke tiga kecamatan.

Program tersebut menyasar Kecamatan Rancaekek, Kecamatan Cangkuang, dan Kecamatan Cikancung. Puluhan desa di tiga kecamatan tersebut menerima manfaat program pasar murah.

“Kecamatan Rancaekek mencakup 14 desa, Kecamatan Cangkuang mencakup tujuh desa, dan Kecamatan Cikancung mencakup sembilan desa. Kami menyalurkan paket bahan pokok bersubsidi kepada masyarakat di wilayah tersebut,” kata Ganda.

Ia menjelaskan setiap paket pasar murah berisi sejumlah komoditas utama. Paket tersebut meliputi beras premium lima kilogram, minyak goreng premium dua liter, gula pasir premium dua kilogram, serta tepung terigu kemasan premium satu kilogram.

Melalui program ini, pemerintah daerah ingin membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

“Kami berharap operasi pasar murah ini mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar,” ujarnya.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Faisal Radi Sukmana, turut memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah daerah tersebut. Ia menilai program pasar murah mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan harga sembako.

“Program ini sangat membantu masyarakat. Kehadiran pasar murah dapat menekan inflasi agar harga kebutuhan pokok tidak melonjak selama Ramadan,” kata Faisal.

Ia juga menilai pemerintah daerah menunjukkan perhatian terhadap kondisi ekonomi masyarakat melalui kebijakan tersebut.

Selain kegiatan ekonomi, bazar Ramadan juga menghadirkan berbagai layanan publik bagi masyarakat.

Disperdagin membuka layanan Rumah Kemasan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas kemasan produk.

Petugas Rumah Kemasan Disperdagin Kabupaten Bandung, Ny. Ita Mutika, menjelaskan bahwa pihaknya memberikan layanan pembuatan desain label kemasan secara gratis.

“Kami membantu pelaku UMKM membuat desain label kemasan sekaligus memberikan arahan mengenai teknik pengemasan produk agar terlihat lebih menarik,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung juga membuka layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Koordinator Pelayanan IKD Disdukcapil Kabupaten Bandung, Hj. Enas Suhaerah, SH., menjelaskan bahwa masyarakat dapat melakukan aktivasi secara langsung melalui pemindaian barcode.

“Warga datang ke petugas untuk melakukan scan barcode. Setelah proses aktivasi selesai, masyarakat dapat mengakses dokumen kependudukan melalui ponsel,” jelas Enas.

Aplikasi IKD memungkinkan masyarakat melihat berbagai dokumen kependudukan, seperti Kartu Keluarga, KTP digital, serta data anggota keluarga.

Di sisi lain, bazar Ramadan juga memberikan peluang promosi bagi pelaku UMKM lokal.

Pelaku UMKM asal Kecamatan Kutawaringin, Dadah Hodijah dan Wiwin Winarsih, memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan produk camilan khas daerah.

“Kami membawa produk Brandy Sanku dari komunitas perempuan Kecamatan Kutawaringin. Kami menjual berbagai camilan seperti kue tambang, keripik jagung, keripik talas, basreng, keripik kaca, mie lidi, gurileum, dan produk lainnya,” kata Dadah.

Menurutnya, bazar Ramadan membantu pelaku usaha memperluas pasar sekaligus meningkatkan penjualan.

Antusiasme juga terlihat dari masyarakat yang mengunjungi bazar tersebut.

Salah seorang pengunjung, Ajat Sudrajat, mengaku terbantu dengan kehadiran bazar Ramadan dan pasar murah tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan ini membantu masyarakat karena harga yang ditawarkan lebih murah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bandung karena program ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan,” katanya.

Melalui bazar Ramadan, operasi pasar murah, layanan UMKM, serta pelayanan administrasi kependudukan, Pemerintah Kabupaten Bandung berupaya menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan usaha lokal selama bulan suci Ramadan.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.