26.6 C
Bandung
Jumat, Mar 13, 2026
Info Burinyay
Kegiatan Pemerintahan

259 Personel Dishub Bandung Siaga! Nagreg dan Cileunyi Jadi Fokus Pengamanan Mudik 2026

Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mengatur arus lalu lintas di Posko Pengamanan Lebaran 2026 kawasan Nagreg saat meningkatnya arus mudik.
Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung berjaga di Posko Induk Pengamanan Lebaran 2026 di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung. Posko ini menjadi salah satu titik pengawasan utama arus mudik untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju jalur selatan Jawa. -Foto:infoburinyay/ilustrasi

Soreang, Info Burinyay – Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung meningkatkan kesiapan pengamanan lalu lintas menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Instansi tersebut menyiapkan ratusan personel untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama masa mudik Lebaran 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Hilman Kadar, menyatakan bahwa Dishub mengerahkan 259 personel dalam Operasi Pengamanan Lebaran tahun ini. Selain itu, sekitar 1.700 personel gabungan dari berbagai instansi ikut membantu pengamanan arus mudik di wilayah Kabupaten Bandung.

Petugas memulai operasi pada 14 Maret 2026. Petugas melanjutkan pengamanan hingga 29 Maret 2026. Selama periode tersebut, petugas Dishub mengatur arus kendaraan di sejumlah jalur utama.

Hilman Kadar menegaskan bahwa Dishub Kabupaten Bandung menyiagakan personel untuk menjaga kelancaran lalu lintas. Langkah tersebut sekaligus meningkatkan keamanan perjalanan masyarakat.

“Kami menyiagakan personel untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan memberi rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” ujar Hilman Kadar di ruang kerjanya, Jumat, 13 Maret 2026.

Selain mengerahkan personel, Dishub Kabupaten Bandung memetakan jalur yang berpotensi mengalami lonjakan kendaraan. Karena itu, petugas memusatkan pengawasan pada beberapa titik yang sering menjadi simpul arus mudik.

Hilman menyebut kawasan Nagreg dan Cileunyi sebagai fokus utama pengawasan. Kedua kawasan tersebut menghubungkan wilayah Bandung dengan jalur selatan Pulau Jawa.

“Setiap musim mudik, kendaraan meningkat di kawasan Nagreg dan Cileunyi. Karena itu, kami memperkuat pengawasan lalu lintas di dua kawasan tersebut,” kata Hilman.

Dishub Kabupaten Bandung juga mengantisipasi peningkatan kendaraan menuju kawasan wisata. Banyak masyarakat mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Bandung selama libur Lebaran.

Karena itu, petugas memantau jalur menuju Soreang, Ciwidey, dan Pangalengan. Ketiga wilayah tersebut sering mengalami peningkatan mobilitas kendaraan saat masa liburan.

“Pergerakan kendaraan menuju kawasan wisata juga kami perhatikan karena jumlahnya sering meningkat saat libur Lebaran,” tegas Hilman.

Dishub Kabupaten Bandung menyiapkan sekitar 10 hingga 12 posko pengamanan di sejumlah titik strategis. Petugas memanfaatkan posko tersebut untuk memantau arus kendaraan secara langsung.

Dishub Kabupaten Bandung menempatkan posko induk di kawasan Nagreg. Kawasan ini menjadi salah satu simpul utama arus mudik di Jawa Barat.

Petugas juga memantau jalur alternatif yang sering digunakan pengendara untuk menghindari kepadatan lalu lintas. Jalur tersebut meliputi jalur Ibun menuju Kamojang, jalur Cijapati, serta jalur Cukang Monteng.

“Petugas memantau jalur utama dan jalur alternatif agar arus kendaraan tetap terkendali,” ujar Hilman.

Dishub Kabupaten Bandung juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Petugas menambah penerangan jalan umum di beberapa jalur alternatif agar pengendara merasa lebih aman saat melintas pada malam hari.

Petugas juga memeriksa rambu lalu lintas agar pengendara dapat melihatnya dengan jelas.

Jika kendaraan menumpuk di titik tertentu, petugas lapangan segera mengatur arus lalu lintas. Langkah tersebut membantu mengurai kepadatan kendaraan di lokasi rawan macet.

Hilman Kadar memperkirakan arus mudik tahun ini muncul dalam dua gelombang. Ia memprediksi puncak kepadatan kendaraan terjadi pada periode H-5 hingga H-2 Lebaran.

“Kami berharap masyarakat dapat melintas di wilayah Kabupaten Bandung dengan aman, tertib, dan nyaman selama masa mudik Lebaran,” kata Hilman Kadar.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.