Bandung, Info Burinyay – Rabu, 12 November 2025, halaman SMAN 6 Bandung bergema oleh sorak semangat para atlet. Sebanyak 168 alumni berkumpul dalam upacara pelepasan menuju ajang Spirit Porisman 12 yang akan berlangsung pada 22 November di GOR Arcamanik. Sejak pagi, suasana terasa hangat dan penuh antusiasme.
Dodo Rohendi memimpin langsung upacara pelepasan, sementara Hery bertugas sebagai komandan upacara. Dalam amanatnya, Dodo mengajak seluruh atlet menjaga sportivitas dan kekompakan selama bertanding.
“Kemenangan penting, tetapi semangat dan kebersamaan jauh lebih berharga. Tunjukkan karakter pejuang sejati alumni SMAN 6 di setiap laga,” tegasnya dengan nada penuh motivasi.
Setelah amanat selesai, Dodo menyerahkan pataka alumni SMAN 6 kepada Ketua Spirit Porisman 12, Robi Yanuar Sucipto. Penyerahan itu menandai kesiapan seluruh kontingen menghadapi kompetisi bergengsi antaralumni SMA se-Bandung. Momen tersebut juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebanggaan di antara para atlet.
Robi menerima pataka dengan penuh haru. Ia menegaskan bahwa Spirit Porisman bukan sekadar perlombaan olahraga, melainkan ruang memperkuat persaudaraan.
“Kami tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga untuk membawa semangat persatuan dan kerja sama. Inilah wujud nyata jiwa enam yang solid,” ucap Robi yang disambut tepuk tangan meriah.
Usai prosesi simbolik, suasana menjadi semakin hangat. Ketua Spirit Porisman 13, Robi, menyerahkan kaos khusus bagi seluruh atlet. Pemberian itu menjadi simbol kekompakan tim dan semangat juang yang menyala. Para atlet mengenakan kaos dengan penuh bangga sambil meneriakkan yel-yel penyemangat.
Selain atlet, seluruh tim kerja Spirit Porisman 12 dan pengurus Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) turut hadir memberi dukungan. Kehadiran mereka memperkuat motivasi para peserta untuk tampil maksimal di setiap cabang olahraga. Tidak hanya itu, acara juga menjadi ajang silaturahmi antarangkatan yang mempererat kebersamaan.
Menjelang akhir acara, Dodo kembali mengingatkan agar seluruh atlet berjuang sepenuh hati.
“Kita membawa nama besar SMAN 6. Berjuanglah dengan tekad dan sportivitas tinggi. Menang boleh, kalah pun tetap terhormat jika kita tampil sepenuh hati,” katanya.
Dengan semangat itu, seluruh kontingen alumni SMAN 6 Bandung siap mengibarkan panji kebanggaan mereka di GOR Arcamanik. Mereka bertekad tampil solid, disiplin, dan penuh percaya diri. Spirit Porisman 12 bukan sekadar kompetisi, tetapi juga perayaan semangat, solidaritas, dan cinta almamater.
