25.9 C
Bandung
Selasa, Mar 3, 2026
Info Burinyay
Parlementer

Acep Ana Tekankan Prioritas Pembangunan dalam Musrenbang RKPD 2026 Cicalengka

Acep Ana, S.Ag., Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi PKB saat menghadiri Musrenbang RKPD 2026 Kecamatan Cicalengka.
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi PKB, Acep Ana, S.Ag., menyampaikan pandangan terkait penajaman skala prioritas pembangunan dalam Musrenbang RKPD Tahun 2026 tingkat Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin (9/2/2026). - Foto:InfoBurinyay/Denjaya

Cicalengka, Info Burinyay – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 tingkat Kecamatan Cicalengka berlangsung di Aula Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin, 9 Februari 2026. Forum ini menjadi bagian penting dalam penyusunan arah kebijakan pembangunan daerah yang akan masuk ke dalam APBD Kabupaten Bandung Tahun 2027.

Kecamatan Cicalengka mengangkat tema peningkatan daya saing daerah yang berkelanjutan. Tema tersebut menitikberatkan pada pengembangan sektor unggulan berbasis potensi lokal. Selain itu, forum ini juga mendorong peningkatan kualitas iklim investasi dan usaha. Pemerintah kecamatan turut menegaskan dukungan terhadap transformasi ekonomi hijau dan digitalisasi sebagai motor pertumbuhan baru yang ramah lingkungan.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi PKB, Acep Ana, S.Ag., hadir dan memberikan pandangan strategis dalam forum tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dan para tokoh di Kecamatan Cicalengka. Menurutnya, kehadiran aktif masyarakat menunjukkan kesadaran publik terhadap pentingnya perencanaan pembangunan.

Acep Ana menegaskan bahwa Musrenbang memiliki peran krusial sebagai pintu masuk kebijakan anggaran daerah. Oleh karena itu, seluruh pihak perlu memanfaatkan forum ini secara optimal. Ia mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi keterbatasan yang tidak ringan.

“Saya mengapresiasi antusias masyarakat Cicalengka dan para tokoh yang mengikuti Musrenbang RKPD 2026. Forum ini berkaitan langsung dengan kebijakan APBD 2027,” kata Acep Ana.

Ia juga menekankan perlunya sikap realistis dalam menyusun program pembangunan. Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu memilah kebutuhan yang benar-benar mendesak. Setiap usulan harus melalui kajian yang matang dan rasional.

“Kondisi keuangan dan TKD kita sedang tidak baik-baik saja. Karena itu, kita harus benar-benar menentukan mana yang menjadi prioritas utama kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Acep Ana menilai efisiensi anggaran menuntut ketepatan dalam pengambilan kebijakan. Ia mendorong agar pemerintah fokus pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dengan langkah tersebut, anggaran yang terbatas tetap mampu menghasilkan manfaat yang maksimal.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya sinkronisasi antara aspirasi masyarakat di tingkat kecamatan dengan arah kebijakan kabupaten. Menurutnya, Musrenbang tidak boleh berhenti sebagai forum seremonial. Hasilnya harus terkonversi menjadi kebijakan yang nyata.

“Musrenbang harus menjadi solusi. Forum ini harus melahirkan kebijakan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat Cicalengka,” tegas Acep Ana.

Ia juga berharap pengembangan sektor unggulan lokal dapat berjalan seiring dengan transformasi ekonomi hijau dan digital. Dengan pendekatan tersebut, Kecamatan Cicalengka dinilai mampu meningkatkan daya saing wilayah secara berkelanjutan.

Melalui Musrenbang RKPD 2026 ini, Kecamatan Cicalengka diharapkan mampu menyusun perencanaan pembangunan yang terarah, adaptif, dan realistis. Seluruh pemangku kepentingan pun diharapkan terus mengawal proses perencanaan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.