Rancabali, Info Burinyay – Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Demokrat, Faisal Radi Sukmana, menyampaikan apresiasi atas kinerja Polresta Bandung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, jajaran kepolisian mampu menghadirkan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Bandung sepanjang tahun 2025.
Apresiasi tersebut Faisal sampaikan saat menghadiri retreat Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat. Kegiatan itu berlangsung di kawasan wisata Situ Patenggang, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Sabtu (20/12/2025). Pada kesempatan tersebut, Faisal turut mendampingi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.
“Saya mengapresiasi kinerja Polresta Bandung yang konsisten menjaga ketertiban dan keamanan di Kabupaten Bandung,” ujar Faisal di sela kegiatan.
Menurut Faisal, Polresta Bandung menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah. Selain itu, jajaran kepolisian secara aktif merespons berbagai potensi gangguan keamanan. Dengan langkah tersebut, masyarakat merasakan dampak nyata berupa meningkatnya rasa aman.
Lebih lanjut, Faisal menyoroti peningkatan kualitas pelayanan publik yang dilakukan Polresta Bandung. Ia menilai kepemimpinan Kombes Pol Aldi Subartono mendorong perubahan positif dalam sistem pelayanan kepolisian.
“Di bawah komando Kombes Pol Aldi Subartono, Polresta Bandung memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” katanya.
Selanjutnya, Faisal mengungkapkan capaian kinerja penanganan perkara selama tahun 2025. Ia menyebut aparat kepolisian berhasil menyelesaikan sekitar 98 persen kasus yang ditangani. Oleh karena itu, ia menilai Polresta Bandung bekerja secara profesional dan efektif dalam penegakan hukum.
Tidak hanya itu, Faisal juga mengapresiasi inovasi pelayanan publik yang diluncurkan kepolisian. Salah satu terobosan yang menurutnya berdampak langsung adalah program “Lapor Pak Kapolres”.
“Inovasi Lapor Pak Kapolres memangkas birokrasi dalam sistem pelaporan masyarakat,” jelas Faisal.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat menyampaikan laporan secara langsung melalui WhatsApp. Dengan demikian, warga tidak perlu datang ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian. Selain itu, aparat dapat merespons laporan dengan lebih cepat.
“Program ini menjadi bentuk modernisasi pelayanan sekaligus upaya deteksi dini terhadap gangguan keamanan,” tambahnya.
Di sisi lain, Faisal menilai kemudahan akses layanan mendorong partisipasi masyarakat. Akibatnya, masyarakat lebih aktif menyampaikan informasi terkait situasi keamanan di lingkungannya. Kondisi ini membantu kepolisian dalam mengambil langkah pencegahan sejak dini.
Lebih jauh, Faisal menekankan pentingnya komunikasi yang terbangun antara Polresta Bandung, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang baik memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang solid memperkuat kepercayaan masyarakat,” ucapnya.
Sebagai penutup, Faisal berharap Polresta Bandung terus mempertahankan kinerja positif tersebut. Selain itu, ia mendorong kepolisian untuk terus mengembangkan inovasi pelayanan publik. Menurutnya, kepolisian yang profesional dan responsif akan mendukung stabilitas keamanan daerah.
Dengan berbagai capaian tersebut, Faisal menilai Polresta Bandung telah menjalankan peran strategis sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di Kabupaten Bandung.
