Soreang, Info Burinyay – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Faisal Radi Sukmana, menilai pelaksanaan Bazar Ramadan 1447 Hijriah dan Operasi Pasar Murah Bersubsidi 2026 sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Ramadan.
Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung di Lapangan Plaza Upakarti, Soreang, Kamis (5/3/2026).
Menurut Faisal, kegiatan pasar murah memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan harga sembako. Terlebih lagi, kebutuhan masyarakat biasanya meningkat tajam selama bulan Ramadan.
“Alhamdulillah hari ini saya menghadiri kegiatan Bazar Ramadan bersama Disperdagin yang selama ini menjadi mitra Komisi B DPRD Kabupaten Bandung,” kata Faisal Radi Sukmana.
Ia menilai program pasar murah memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Melalui program tersebut, warga dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain itu, Faisal menegaskan bahwa pasar murah membantu pemerintah daerah mengendalikan potensi inflasi. Ia mengingatkan bahwa kenaikan harga bahan pokok sering muncul ketika permintaan masyarakat meningkat.
“Program pasar murah sangat penting. Kita tidak ingin harga sembako melonjak saat Ramadan karena kondisi itu dapat membebani masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Faisal meminta pemerintah daerah untuk menjaga konsistensi program tersebut. Menurutnya, langkah itu dapat menjaga keseimbangan harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
Di sisi lain, kegiatan bazar Ramadan juga mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha lokal. Sebanyak 144 pelaku UMKM Kabupaten Bandung ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Para pelaku usaha menawarkan beragam produk kepada masyarakat. Mereka menghadirkan produk kuliner, fesyen, hingga berbagai kebutuhan bahan pokok.
Faisal menilai kegiatan ini membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Para pelaku usaha dapat memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat yang datang ke lokasi bazar.
Selain itu, masyarakat juga memperoleh pilihan produk yang lebih beragam dengan harga yang lebih terjangkau.
Menurut Faisal, kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung perekonomian masyarakat selama Ramadan.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap langkah Bupati Bandung yang menghadirkan program pasar murah untuk membantu masyarakat.
“Pak Bupati menunjukkan komitmen yang kuat. Beliau menghadirkan program pasar murah selama Ramadan bersama jajaran pemerintah daerah. Langkah ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat,” kata Faisal.
Ia berharap pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan DPRD serta pelaku usaha. Melalui kerja sama tersebut, pemerintah dapat menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memperkuat sektor UMKM di Kabupaten Bandung.
Selain itu, Faisal juga berharap kegiatan bazar Ramadan dan pasar murah dapat berlangsung secara rutin setiap tahun. Dengan cara itu, pemerintah daerah dapat membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan selama Ramadan sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
