Selasa, Feb 10, 2026
Info Burinyay
Parlementer

Hadiat Tekan Skala Prioritas Musrenbang Ciwidey di Tengah Anggaran Turun 30 Persen

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi PKB Hadiat S Pd I menyampaikan penekanan prioritas pembangunan dalam Musrenbang Kecamatan Ciwidey
Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, Hadiat, S.Pd.I., menyoroti pentingnya penajaman program prioritas infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi dalam Musrenbang Kecamatan Ciwidey, Selasa (10/2/2026). - Foto:InfoBurinyay/Lee

Ciwidey, Info Burinyay – Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, Hadiat, S.Pd.I., menegaskan pentingnya penajaman program prioritas pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Ciwidey yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Ciwidey, Selasa (10/2/2026). Ia menilai perencanaan yang tepat sasaran menjadi kunci utama di tengah penurunan anggaran pembangunan.

Musrenbang Kecamatan Ciwidey tahun ini mengusung tema Peningkatan Daya Saing Daerah yang Berkelanjutan. Dalam forum tersebut, para peserta membahas kondisi fiskal daerah yang mengalami penurunan anggaran sekitar 30 persen. Situasi ini mendorong perlunya seleksi ketat terhadap program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Hadiat menyampaikan bahwa kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) menjadi salah satu faktor yang memengaruhi berkurangnya alokasi anggaran. Meski demikian, ia meminta seluruh tim Musrenbang untuk tetap menjaga kualitas perencanaan dan tidak mengorbankan kepentingan publik.

“Kita mengetahui bahwa penurunan anggaran ini salah satunya karena TKD. Oleh karena itu, saya menekankan kepada tim Musrenbang agar menyusun program prioritas secara selektif, berdasarkan kriteria yang jelas dan kebutuhan masyarakat,” ujar Hadiat.

Lebih lanjut, Hadiat menegaskan pentingnya pemanfaatan anggaran secara maksimal dan bertanggung jawab. Ia menilai keterbatasan anggaran harus mendorong efektivitas, bukan sekadar pengurangan kegiatan.

“Anggaran yang ada harus kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Di wilayah Dapil 1, khususnya Ciwidey, kebutuhan infrastruktur masih cukup tinggi. Selain itu, pemberdayaan kelompok ekonomi, terutama sektor pertanian dan usaha masyarakat, juga perlu terus kita dorong,” jelasnya.

Selain infrastruktur dan ekonomi, Hadiat mendorong pemerintah desa untuk berani menentukan skala prioritas. Menurutnya, keberanian menyaring usulan akan menghasilkan rencana pembangunan yang lebih realistis dan dapat dilaksanakan.

Musrenbang Kecamatan Ciwidey dihadiri Ketua Tim Musrenbang Kabupaten Bandung, para Kepala Desa se-Kecamatan Ciwidey, Anggota DPRD Dapil 1, perwakilan Dinas PUTR dan UPTD Sapras Ciwidey, serta unsur undangan lainnya. Para peserta menyampaikan usulan pembangunan sesuai kondisi dan kebutuhan wilayah masing-masing.

Melalui forum Musrenbang ini, Hadiat berharap seluruh pemangku kepentingan mampu memperkuat sinergi perencanaan pembangunan. Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menghambat upaya menghadirkan pembangunan yang berpihak pada masyarakat.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.