Sabtu, Feb 14, 2026
Info Burinyay
Parlementer

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Dr. H. Cecep Suhendar Kunjungi Korban Kebakaran di Rancaekek Kencana, Salurkan Bantuan dan Imbau Penguatan Siskamling

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Dr. H. Cecep Suhendar, Sp.Pd., M.Si., berdiri bersama keluarga korban kebakaran di Rancaekek Kencana saat meninjau lokasi dan menyerahkan bantuan.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Dr. H. Cecep Suhendar, Sp.Pd., M.Si., mengunjungi rumah korban kebakaran di RT 005/RW 018 Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Jumat (13/2/2026). Dalam kunjungannya, ia memberikan dukungan moril dan bantuan kepada keluarga Bapak Syamsu Iwan dan Ibu Yuni Supriyani yang terdampak kebakaran akibat dugaan korsleting listrik. - Foto:InfoBurinyay/rf

Rancaekek, Info Burinyay – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Dr. H. Cecep Suhendar, Sp.Pd., M.Si., turun langsung meninjau lokasi kebakaran rumah di Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Jumat, 13 Februari 2026. Selain melihat kondisi terkini, ia juga menyerahkan bantuan kepada keluarga terdampak.

Kebakaran terjadi pada Jumat siang, sekitar pukul 11.30 hingga 13.00 WIB, di wilayah RT 005/RW 018, Kelurahan Rancaekek Kencana. Api diduga muncul akibat korsleting listrik. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, peristiwa tersebut membuat satu kepala keluarga harus mengungsi.

Keluarga terdampak merupakan keluarga Bapak Syamsu Iwan dan Ibu Yuni Supriyani, yang terdiri dari tiga orang. Saat ini, mereka mengungsi sambil menunggu proses pemulihan dan pendataan lanjutan.

Setibanya di lokasi, Cecep Suhendar menyampaikan empati dan doa kepada keluarga korban. Ia juga mengajak masyarakat sekitar untuk saling membantu dalam masa sulit tersebut.

“Hari ini kami hadir bersama tim untuk melihat langsung musibah kebakaran yang terjadi. Kami turut prihatin atas kejadian ini. Mudah-mudahan keluarga diberikan ketabahan dan rezeki yang hilang dapat tergantikan,” ujar Cecep di hadapan warga.

Selain itu, ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial. Bantuan tersebut meliputi pakaian, kebutuhan dasar, serta dukungan awal untuk meringankan beban keluarga terdampak.

“Saya hanya bisa memberikan bantuan seadanya. Namun, mudah-mudahan ini bisa sedikit membantu dan meringankan beban keluarga yang terkena musibah,” katanya.

Sementara itu, aparat gabungan bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian. Anggota Satgas Linmas Kecamatan Rancaekek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga setempat segera melakukan penanganan awal. Dua unit mobil pemadam kebakaran juga langsung menuju lokasi untuk memadamkan api.

Petugas berhasil mengendalikan kobaran api, lalu melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Hingga sore hari, situasi dinyatakan aman dan terkendali. Saat ini, warga bersama aparat setempat masih melakukan pemantauan lanjutan.

Di sisi lain, Cecep Suhendar mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia menilai kebakaran sebagai bencana non-alam yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

“Bencana non-alam seperti kebakaran bisa terjadi tanpa diduga. Karena itu, saya mengharapkan sistem keamanan lingkungan atau siskamling tetap berjalan dengan baik. Partisipasi aktif warga sangat penting untuk mencegah risiko yang lebih besar,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial. Menurutnya, dukungan warga sangat berarti dalam proses pemulihan korban.

“Saya mengajak warga yang lain untuk ikut membantu sesuai kemampuan masing-masing. Kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci untuk bangkit dari musibah seperti ini,” ucapnya.

Berdasarkan laporan lapangan, kebutuhan mendesak keluarga terdampak meliputi pakaian, makanan, obat-obatan, dukungan psikososial, serta bantuan pengurusan administrasi dan identitas. Pemerintah setempat terus berkoordinasi dengan RT/RW, kelurahan, dan kecamatan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Sampai saat ini, lokasi kebakaran masih dalam tahap penanganan lanjutan. Aparat dan warga memastikan area benar-benar aman sebelum proses berikutnya dilakukan. Sementara itu, pendataan kerugian material terus berjalan.

Dengan kejadian ini, pemerintah daerah bersama masyarakat berharap tidak ada lagi peristiwa serupa di wilayah Rancaekek Kencana. Namun demikian, upaya pencegahan tetap menjadi prioritas utama.

Sebagai penutup, Cecep Suhendar kembali menyampaikan doa dan harapannya bagi keluarga terdampak. “Mudah-mudahan Allah mengganti semua yang hilang dengan rezeki yang lebih baik. Semoga keluarga tetap kuat dan segera bangkit,” pungkasnya.

Liputan Koreponden : Raffi

Editor : AR Suteja

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.