24.9 C
Bandung
Rabu, Mar 11, 2026
Info Burinyay
Jawa BaratParlementer

Tragedi Bantargebang Picu Alarm! Tedy Rusmawan Desak Pengelola TPA di Jabar Tingkatkan Keselamatan

Tedy Rusmawan DPRD Jawa Barat ingatkan pengelola TPA tingkatkan keselamatan pasca tragedi longsor sampah Bantargebang
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tedy Rusmawan, menyampaikan peringatan kepada pengelola tempat pembuangan akhir (TPA) agar meningkatkan standar keselamatan kerja menyusul tragedi longsor gunungan sampah di TPA Bantargebang, Bekasi. - Foto:infoburinyay/yk

Bekasi, info Burinyay – Curah hujan yang masih tinggi di sejumlah wilayah Jawa Barat pada pertengahan Maret 2026 meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi. Kondisi tersebut mendorong Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Tedy Rusmawan A.T., M.M., mengingatkan para pengelola tempat pembuangan akhir (TPA) agar memperketat standar keselamatan kerja di area pengelolaan sampah.

Peringatan itu muncul setelah tragedi longsoran sampah di TPA Bantargebang, Kota Bekasi, pada Minggu (8/3/2026). Gunungan sampah setinggi sekitar 50 meter di Zona 4 tiba-tiba longsor dan menimbulkan korban jiwa. Insiden tersebut menewaskan tujuh orang dan melukai enam lainnya. Para korban terdiri dari sopir truk pengangkut sampah serta warga yang berada di sekitar lokasi.

Menanggapi kejadian itu, Tedy Rusmawan menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Namun demikian, ia menilai tragedi tersebut harus menjadi momentum evaluasi bagi pengelolaan tempat pembuangan sampah di wilayah Jawa Barat.

“Kejadian di Bantargebang harus menjadi peringatan bagi pengelola TPA lain agar lebih serius memperhatikan aspek keselamatan dan tata kelola lingkungan. Jangan sampai kelalaian dalam memantau stabilitas tumpukan sampah berujung pada jatuhnya korban,” ujar Tedy kepada awak media, Rabu (11/3/2026).

Selain itu, Tedy yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jawa Barat menilai kondisi cuaca saat ini meningkatkan risiko longsor di area TPA. Oleh karena itu, ia meminta pengelola TPA meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemantauan secara berkala.

Menurutnya, pengelola harus rutin memeriksa stabilitas gunungan sampah, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Langkah tersebut penting untuk memastikan tumpukan sampah tetap stabil dan tidak membahayakan pekerja maupun masyarakat di sekitar lokasi.

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat yang membidangi infrastruktur dan lingkungan hidup, Tedy juga menyoroti pengelolaan TPA Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat. Ia meminta Unit Pelaksana Teknis (UPT) pengelola TPA Sarimukti memperkuat pengawasan terhadap kondisi gunungan sampah.

“Saya meminta pengelola TPA Sarimukti rutin mengecek kondisi tumpukan sampah dan memastikan sistem pengelolaan berjalan aman. Pengelola harus meningkatkan kewaspadaan karena ancaman longsor bisa muncul kapan saja,” tegasnya.

Selain aspek teknis, Tedy juga menyoroti pentingnya edukasi bagi para pekerja di kawasan TPA. Menurut dia, setiap orang yang beraktivitas di area tersebut harus memahami potensi bahaya yang mungkin terjadi.

Operator alat berat, sopir truk pengangkut sampah, hingga pemulung perlu memperoleh pemahaman tentang prosedur keselamatan kerja. Dengan edukasi tersebut, mereka dapat mengenali risiko sekaligus mengetahui langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi darurat.

“Semua pihak yang beraktivitas di area TPA perlu memahami pentingnya kehati-hatian. Pengelola harus memperkuat pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak ada lagi korban jiwa,” kata Tedy.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah Jawa Barat masih akan mengalami hujan dengan intensitas tinggi sepanjang Maret 2026. Kondisi tersebut dapat membuat struktur tanah dan tumpukan sampah menjadi lebih labil.

Karena itu, pengelola TPA di berbagai daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan. Selain melakukan pemantauan rutin, pengelola juga harus memperkuat sistem mitigasi bencana. Dengan langkah tersebut, risiko longsoran sampah dapat diminimalkan dan keselamatan para pekerja serta warga sekitar tetap terjaga.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.