24.8 C
Bandung
Jumat, Mar 6, 2026
Info Burinyay
ParlementerPendidikan

Rajiv Dorong Siswa SMA Pasundan Rancaekek Manfaatkan Program PIP dan KIP Secara Maksimal

Rajiv Dorong Siswa SMA Pasundan Rancaekek Manfaatkan Program PIP dan KIP Secara Maksimal, Jumat 3 Oktober 2025. (photo-denjaya)

Rancaekek, Info Burinyay – Puluhan siswa SMA Pasundan Rancaekek menerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) yang berasal dari aspirasi Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem, Rajiv. Kegiatan penyerahan berlangsung di SMA Pasundan Rancaekek, Jalan Dahlia Raya, Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Jumat (3/10/2025).

Rajiv langsung hadir di tengah siswa. Ia menegaskan bahwa bantuan pendidikan harus benar-benar digunakan untuk mendukung prestasi dan menyelesaikan studi tepat waktu. Ia juga mengingatkan agar penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) bisa lulus hanya dalam delapan semester.

“Saya berharap anak-anak penerima KIP bisa lulus tepat waktu, yaitu delapan semester. Kalau sampai sepuluh semester, orang tua biasanya merasa terbebani. Mereka bisa malas datang ke kampus karena menunggu terlalu lama. Jadi adik-adik harus rajin belajar agar tamat sesuai target. Kalau lulus tepat waktu, program ini bisa bergantian dipakai masyarakat lain yang juga membutuhkan,” kata Rajiv.

Setelah menekankan soal kedisiplinan, Rajiv menjelaskan cara siswa mengakses bantuan pendidikan. Ia menyebut para siswa yang hadir sudah lebih beruntung dibandingkan teman-temannya di sekolah lain.

“Adik-adik di sini sudah memiliki keunggulan karena sudah mengenal saya. Pendampingan juga sudah berjalan dari awal melalui kepala sekolah dan tim saya. Jadi silakan berkoordinasi agar tidak ada hambatan ketika mendaftar KIP,” ujarnya.

Rajiv kemudian menghubungkan pesan itu dengan fakta politik. Menurutnya, tidak semua anggota DPR menyalurkan program aspirasi berupa PIP dan KIP. Karena itu, ia menilai siswa SMA Pasundan Rancaekek sudah selangkah lebih maju.

“Perlu kalian ketahui, tidak semua anggota DPR menyalurkan program PIP atau KIP. Ada yang fokus di bidang lain. Jadi, kalian yang sudah menerima PIP ini sebenarnya lebih beruntung. Selain itu, kalian juga sudah menjalin komunikasi dengan saya. Itu modal penting untuk melanjutkan ke jenjang kuliah,” jelas Rajiv.

Transisi dari politik menuju dukungan pendidikan, Rajiv menegaskan komitmennya. Ia menyatakan siap memelihara komunikasi agar siswa bisa masuk perguruan tinggi tanpa hambatan administrasi maupun biaya.

Acara penyerahan PIP berlangsung dengan dukungan kepala sekolah, guru, serta orang tua siswa. Rajiv memuji peran sekolah yang terus mendampingi siswa dalam setiap proses. Menurutnya, sinergi antara guru dan orang tua menjadi kunci agar program bantuan benar-benar bermanfaat.

Rajiv juga menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kucuran dana. Ia menilai ketekunan siswa jauh lebih menentukan. Jika siswa disiplin, mereka bisa menyelesaikan studi sesuai target, lalu memberikan kesempatan kepada penerima berikutnya.

“Adik-adik harus yakin bahwa kesempatan sudah terbuka lebar. Tinggal bagaimana kalian menjaga semangat belajar. Kami akan terus mendampingi agar kalian tidak terhalang apa pun ketika ingin melanjutkan pendidikan,” tutup Rajiv.

Melalui penyaluran aspirasi ini, Rajiv menegaskan bahwa dirinya ingin memastikan pendidikan tetap menjadi hak semua anak. Ia percaya investasi terbesar bangsa terletak pada pendidikan generasi muda yang berdaya saing tinggi.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.