25.9 C
Bandung
Selasa, Feb 24, 2026
Info Burinyay
Parlementer

Reses Anggota DPRD di Jelegong Memanas, Warga Desak Pembangunan dan Pemberdayaan Nyata!

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Gerindra Dapil 4, Dedi Saepul Rohman, menyampaikan aspirasi warga saat Reses Masa Sidang II Tahun 2026 di GOR Desa Jelegong, Rancaekek.
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Gerindra Dapil 4, Dedi Saepul Rohman, berdialog dengan warga dalam kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 yang digelar di GOR Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Selasa (24/2/2026). Dalam forum tersebut, ia menyerap aspirasi masyarakat terkait pembangunan fisik dan pemberdayaan ekonomi desa. - Foto:infoburinyay/dj

Rancaekek, Info Burinyay – Reses Masa Sidang II Tahun 2026 DPRD Kabupaten Bandung berlangsung di GOR Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Selasa, 24 Februari 2026. Agenda ini mempertemukan anggota dewan dengan warga untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan kebutuhan prioritas desa.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Gerindra Dapil 4, Dedi Saepul Rohman, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia berdialog dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga. Dalam forum itu, warga menyampaikan berbagai usulan pembangunan.

Dedi menjelaskan, usulan pembangunan fisik masih mendominasi aspirasi dalam reses kali ini. Ia mencatat, sejumlah desa meminta dukungan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, sarana olahraga, dan fasilitas umum lainnya. Menurutnya, kondisi fiskal daerah ikut memengaruhi harapan masyarakat terhadap DPRD.

“Usulan fisik tetap menjadi favorit. Apalagi ada pemotongan anggaran. Banyak desa berharap kehadiran anggota DPRD bisa membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, Dedi menyoroti persoalan kesenjangan ekonomi dan kemiskinan. Ia mengajak seluruh pihak mendorong program yang mampu menggerakkan ekonomi warga kurang mampu. Ia menilai, desa membutuhkan langkah konkret yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Yang miskin harus bisa bergerak dan maju. Kita dorong pemberdayaan yang nyata dan sesuai minat masyarakat. Jangan sampai kita ajukan program, tetapi warga tidak tertarik,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya realisasi cepat atas program prioritas. Menurut dia, langkah kecil yang segera dijalankan akan memberi dampak lebih terasa daripada rencana besar tanpa eksekusi.

“Satu langkah hari ini lebih baik daripada rencana seribu langkah hari esok,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jelegong, Anen Rumdani, menyambut positif pelaksanaan reses di wilayahnya. Ia menilai forum tersebut membuka ruang komunikasi langsung antara warga dan wakil rakyat.

“Atas nama Pemerintah Desa Jelegong, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dewan Dedi Saepul Rohman yang menggelar reses di desa kami untuk menampung aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Anen menyebut, beberapa aspirasi yang warga ajukan sebelumnya sudah terealisasi dan memberi manfaat nyata. Karena itu, ia berharap sinergi antara DPRD dan pemerintah desa terus berjalan konsisten.

“Kami merasakan dampak dari realisasi aspirasi tersebut. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut demi kemajuan Desa Jelegong,” katanya.

Melalui reses ini, DPRD Kabupaten Bandung memperkuat fungsi pengawasan dan penganggaran di tingkat daerah. Di sisi lain, pemerintah desa memperoleh saluran resmi untuk menyampaikan kebutuhan warganya. Ke depan, Dedi berkomitmen mengawal hasil reses ini hingga masuk dalam pembahasan program prioritas daerah.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.