28.2 C
Bandung
Jumat, Mar 13, 2026
Info Burinyay
Jawa BaratParlementer

Tia Fitriani Turun ke Desa Jelegong, Relawan NasDem Dapil 4–5 Kawal Pengawasan Pemerintahan 2026 dan Dorong Infrastruktur

Dra. Hj. Tia Fitriani anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi NasDem saat menyampaikan sambutan pada kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Desa Jelegong, Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Dra. Hj. Tia Fitriani menyampaikan arahan kepada relawan dan pengurus Partai NasDem dari Dapil 4 dan 5 Kabupaten Bandung dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di GOR Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Jumat (13/3/2026). - Foto:infoburinyay/dj

Rancaekek, Info Burinyay – – Relawan dan pengurus Partai NasDem dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 dan 5 Kabupaten Bandung mengikuti kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (13/3/2026).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem, Dra. Hj. Tia Fitriani, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia memanfaatkan momentum itu untuk menyampaikan berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat dan relawan partai.

Tia Fitriani menjelaskan, kegiatan pengawasan menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Karena itu, ia sengaja menghadiri kegiatan di Desa Jelegong untuk menyerap aspirasi sekaligus menyosialisasikan arah kebijakan pemerintah provinsi.

“Alhamdulillah hari ini saya hadir di Desa Jelegong. Kegiatan ini masih dalam rangka pengawasan. Saya juga berdiskusi dengan kepala desa dan para relawan yang hadir dari dua dapil, yaitu dapil 4 dan dapil 5 Kabupaten Bandung,” ujar Tia Fitriani.

Ia kemudian menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini mendorong sejumlah program prioritas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu fokus utama adalah pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan dan peningkatan kualitas jalan.

Menurutnya, program tersebut mencakup berbagai jenis jalan, mulai dari jalan provinsi hingga jalan di kawasan pemukiman. Selain itu, pemerintah juga menaruh perhatian pada pembangunan penerangan jalan umum (PJU).

“Tadi juga sudah saya sampaikan bahwa ada dua program unggulan dari Gubernur Jawa Barat. Pertama soal infrastruktur jalan, baik jalan perkotaan maupun jalan di kawasan pemukiman. Kedua adalah penerangan jalan umum atau PJU,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tia menekankan bahwa pemerintah ingin memastikan wilayah yang masih gelap dapat segera mendapat penerangan. Dengan demikian, aktivitas masyarakat pada malam hari dapat berjalan lebih aman dan nyaman.

“Pokoknya kita dorong agar wilayah yang masih gelap bisa segera terang-benderang. Mudah-mudahan program tersebut bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, Tia juga mengapresiasi antusiasme relawan dan pengurus partai yang tetap hadir meski kegiatan berlangsung pada bulan Ramadan. Menurutnya, semangat tersebut menunjukkan komitmen kuat untuk terus mengawal pembangunan daerah.

“Walaupun bulan puasa, kegiatan tetap berjalan dengan semangat. Kehadiran relawan dari dua dapil ini luar biasa,” ungkapnya.

Selain itu, Tia juga berencana kembali mengunjungi Desa Jelegong setelah Idul Fitri. Ia menyebutkan bahwa kunjungan tersebut akan difokuskan pada kegiatan pemberdayaan masyarakat bersama organisasi PKK desa.

“Saya sudah berjanji dengan Ibu Kepala Desa. Insya Allah setelah Idul Fitri saya akan datang kembali, khususnya untuk kegiatan yang berkaitan dengan PKK,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jelegong, Anen Rumdani, menyampaikan bahwa pemerintah desa siap menindaklanjuti berbagai peluang program dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karena itu, pihak desa akan memanfaatkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk mengajukan berbagai usulan pembangunan.

Menurutnya, mekanisme tersebut menjadi jalur resmi bagi pemerintah desa dalam menyampaikan kebutuhan pembangunan kepada pemerintah provinsi.

“Tadi juga sudah disampaikan bahwa ada berbagai program dari Provinsi Jawa Barat. Untuk itu, kami harus mengajukan pembangunan melalui SIPD,” kata Anen.

Ia menjelaskan bahwa desa akan memprioritaskan sejumlah kebutuhan dasar masyarakat. Di antaranya adalah pembangunan infrastruktur serta pengadaan penerangan jalan umum.

“Program yang akan kami ajukan tentu berkaitan dengan infrastruktur yang tadi disampaikan. Selain itu, kami juga akan mengusulkan penerangan jalan umum,” jelasnya.

Selanjutnya, pemerintah desa juga akan menyiapkan dokumen perencanaan yang dibutuhkan agar usulan tersebut dapat diproses oleh dinas terkait di tingkat provinsi.

“Kami akan menyiapkan perencanaan dan mengunggahnya melalui sistem agar bisa terhubung dengan dinas di provinsi,” pungkasnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.