25.9 C
Bandung
Selasa, Mar 3, 2026
Info Burinyay
Pemerintahan Desa

Tim Monitoring Kecamatan Ciwidey Tinjau Realisasi Banprov dan BKK di Desa Lebakmuncang

Tim Monev Kecamatan Ciwidey meninjau kondisi rabat beton di RW 13 Pasirkemir, Desa Lebakmuncang, untuk memastikan pembangunan Banprov dan Bunga Desa sesuai aturan.
Tim Monitoring dan Evaluasi Kecamatan Ciwidey saat mengecek langsung pembangunan rabat beton di RW 13 Pasirkemir, Desa Lebakmuncang. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan realisasi Banprov, Bunga Desa, dan program Rutilahu berjalan sesuai aturan serta selesai 100 persen di lapangan. (Foto:InfoBurinyay/Lee)

Ciwidey, Info Burinyay – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, melakukan kunjungan kerja ke Desa Lebakmuncang pada Jumat, 5 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh program Bantuan Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2025, Bantuan Bunga Desa, serta Bantuan Keuangan Khusus berjalan sesuai regulasi yang berlaku. Selain itu, tim juga meninjau pelaksanaan Dana Desa dan Alokasi Dana Perangkat Desa.

Pada kegiatan tersebut, tim Monev membagi tugas menjadi dua kelompok. Langkah ini dilakukan agar pemeriksaan berjalan lebih sistematis. Satu tim fokus pada pengecekan administrasi dan laporan pertanggungjawaban. Tim lain turun langsung ke lapangan untuk menilai kondisi fisik pembangunan. Dengan pembagian ini, proses monev dapat memotret situasi secara lebih lengkap.

Camat Ciwidey, H. Nardi Sunardi, SE., M.SI., melalui Kasi Pembangunan Kecamatan Ciwidey, Hendri Sopiandi, menjelaskan bahwa pemeriksaan kali ini berfokus pada dua kategori utama. Langkah ini menjadi bagian dari evaluasi rutin terhadap pelaksanaan anggaran desa.

“Kami melakukan monitoring khusus bantuan keuangan Bunga Desa dan bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat Bangub 2025 sekaligus mereview Dana Desa dan ADPD,” ujarnya.

Menurut Hendri, pemeriksaan administrasi berjalan lancar. Ia menilai penyajian data desa tergolong rapi dan sesuai standar.

“Untuk Desa Lebakmuncang, alhamdulillah secara administrasi ini Ibu Seknes sangat siap. Data yang disajikan lengkap dan sesuai aturan SPJ,” jelasnya.

Selain itu, tim lapangan juga menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan fisik sudah mencapai seratus persen. Temuan ini memperkuat keyakinan bahwa realisasi anggaran berjalan sesuai rencana.

Hendri menambahkan bahwa proses penyelesaian fisik diharapkan terus meningkat. Transisi menuju pengelolaan yang lebih cepat dan tepat menjadi perhatian.

“Harapannya semakin meningkat saja pengadministrasian di Desa Lebakmuncang. Termasuk fisiknya agar bisa selesai lebih cepat dan tepat waktu,” ungkapnya.

Pemerintah desa menyambut baik kedatangan tim Monev. Momen ini menjadi sarana evaluasi sekaligus dorongan untuk menjaga kualitas kerja. Pj Kepala Desa Lebakmuncang, Diki Darmansyah, menjelaskan bahwa beberapa program telah rampung. Ia menyebut pembangunan jalan rabat beton menjadi salah satu realisasi terbesar tahun ini.

“Hari ini kami menerima tim monev Kecamatan Ciwidey. Mereka melaksanakan monev bantuan gubernur, BKK, dan review tahap satu DD serta ADPD,” katanya.

Diki menyampaikan bahwa pembangunan jalan rabat beton di RW 13 Pasir Kemir berjalan lancar. Jalan tersebut memiliki panjang 135 meter dan lebar tiga meter dengan ketebalan 12 sentimeter. Menurutnya, pembangunan ini sangat penting karena menjadi akses utama warga sekitar.

“Kami sudah menyelesaikan pembangunan jalan rapat beton di RW 13 Pasir Kemir. Ini bagian dari bantuan gubernur tahun 2025,” jelasnya.

Selain itu, desa juga merealisasikan bantuan keuangan khusus bagi enam unit rumah tidak layak huni. Setiap dusun mendapatkan satu penerima manfaat.

“Ada enam Rutilahu dengan bantuan sekitar 12 juta rupiah per rumah. Semuanya sudah terealisasi,” tambah Diki.

Ia menilai banyak warga masih membutuhkan perbaikan rumah. Karena itu, desa berharap program ini berlanjut pada tahun berikutnya.

Untuk dampak pembangunan jalan, Diki menilai mobilitas warga kini semakin mudah. Transisi dari kondisi jalan lama ke kondisi baru memberi banyak manfaat bagi kegiatan ekonomi.

“Harapannya mobilitas masyarakat, terutama di Pasirkemir dan RW 28 Bumi Asih, semakin lancar. Hasil pertanian di wilayah atas pun bisa meningkat,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pemeliharaan agar jalan tetap awet.

Diki menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Ia berharap kerja sama ini tetap berlanjut.

“Terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Bapak Aing yang telah memberikan bantuan. Semoga ke depan bantuan bisa lebih lancar lagi,” katanya.

Dari sisi kewilayahan, pembangunan jalan rabat beton memberi dampak besar bagi Dusun 4 Pasirkemir. Kepala Dusun 4, Denis Ananda Karisma Ramadhan, menjelaskan bahwa wilayahnya menaungi lima RW dan enam belas RT. Jalan baru tersebut menjadi akses vital bagi warga.

“Wilayah Dusun 4 menaungi lima RW dan enam belas RT,” ujarnya.

Denis menggambarkan kondisi jalan sebelum diperbaiki. Ia menilai kerusakan parah menghambat banyak aktivitas.

“Sebelumnya jalannya rusak. Warga kesulitan, terutama yang bertani atau menuju lapangan olahraga,” katanya. Dengan kondisi baru, aktivitas warga menjadi lebih lancar dan produktif.

Ia menjelaskan bahwa jalan tersebut juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Transisi dari jalan rusak ke jalan layak membuat distribusi hasil pertanian lebih efisien.

“Harapannya pembangunan ini semakin meningkatkan fasilitas desa dan memajukan perekonomian masyarakat. Banyak warga di Dusun 4 bertani dan beternak sapi,” ungkapnya.

Denis juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa dan pemerintah di atasnya. Baginya, pembangunan ini merupakan wujud perhatian nyata.

“Saya mewakili Dusun 4 mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan desa. Akhirnya pembangunan ini bisa terealisasi,” ujarnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.