25.6 C
Bandung
Jumat, Mar 6, 2026
Info Burinyay
Pemerintahan

Forkopimda Kabupaten Bandung Gelar Apel Operasi Lilin 2025 Amankan Nataru

bupati bandung dadang supriatna bersama kapolresta bandung kombes pol aldi subartono meninjau pasukan operasi lilin 2025 di dome bale rame soreang
Bupati Bandung Dadang Supriatna berjalan bersama Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono saat apel gelar pasukan Operasi Lilin 2025 di Dome Bale Rame, Soreang, Jumat (19/12/2025), dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.. (Foto:InfoBurinyay/Denjaya)

Soreang, Info Burinyay – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung menggelar apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2025. Kegiatan ini bertujuan mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Apel berlangsung di Dome Bale Rame, Soreang, Jumat (19/12/2025).

Forkopimda melibatkan ribuan personel gabungan dalam apel tersebut. Polresta Bandung bersinergi dengan Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Lanud Sulaeman, Basarnas, BPBD, serta sejumlah perangkat daerah. Unsur yang terlibat mencakup Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Damkar, Dinas Sosial, dan Badan Kesbangpol.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono memimpin langsung apel gelar pasukan. Bupati Bandung Dadang Supriatna turut hadir bersama Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah. Sejumlah pejabat Forkopimda lainnya juga mengikuti kegiatan tersebut.

Usai apel, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan langkah antisipasi pemerintah daerah menjelang libur akhir tahun. Pemerintah Kabupaten Bandung lebih dulu menggelar rapat koordinasi dengan seluruh OPD dan camat se-Kabupaten Bandung pada Jumat pagi.

Menurut Bupati Bandung, potensi lonjakan wisatawan akan meningkat menjelang Tahun Baru 2026. Oleh karena itu, pemerintah daerah meminta camat di wilayah wisata untuk bersiaga penuh.

“Terutama camat yang memiliki wilayah wisata harus stand by sampai rangkaian Nataru selesai,” ujar Dadang Supriatna.

Ia menjelaskan bahwa Operasi Lilin 2025 berlangsung selama 14 hari ke depan. Selama periode tersebut, aparat fokus pada pelayanan pengamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang terlibat,” ucapnya. Ia menilai kesiapan aparat menjadi kunci terciptanya situasi aman dan kondusif.

Dadang Supriatna juga menyampaikan harapan agar masyarakat melewati akhir tahun dengan sehat dan lancar. Ia berharap musibah yang terjadi pada tahun sebelumnya tidak terulang kembali.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bandung berencana menggelar doa bersama pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di satu lokasi.

“Untuk pengamanan, personel tetap kami sebar di masing-masing pos,” katanya.

Bupati Bandung juga mengimbau masyarakat agar tidak merayakan malam tahun baru secara berlebihan. Ia mengajak warga mengisi pergantian tahun dengan kegiatan doa bersama.

“Cara ini lebih menenangkan dan lebih bermanfaat,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyampaikan bahwa apel ini menjadi tanda dimulainya pergeseran pasukan. Polri, TNI, dan unsur pendukung langsung menempati pos pengamanan.

Ia menyebutkan jumlah personel yang terlibat mencapai sekitar 1.303 orang. Personel tersebut berasal dari Polri, TNI, Dinas Kesehatan, BPBD, Basarnas, Damkar, dan Jasa Raharja.

“Hari ini kami langsung menggeser personel ke pos yang telah disiapkan,” ujarnya.

Kapolresta Bandung menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan 17 pos di Kabupaten Bandung. Pos tersebut terdiri dari satu pos terpadu, satu pos pelayanan, dan pos pengamanan.

Ia menegaskan bahwa seluruh personel bertugas memberi rasa aman dan nyaman. Pengamanan menyasar kegiatan ibadah Natal dan aktivitas wisata masyarakat.

Dalam hal mitigasi bencana, Forkopimda Kabupaten Bandung memetakan sejumlah jalur rawan longsor. Aparat kemudian mengimbau masyarakat agar menghindari jalur tersebut.

Selain itu, petugas menyiapkan tim SAR beserta peralatan darurat. Alat tersebut mencakup mobil derek dan alat berat. Tim siap bergerak cepat jika terjadi keadaan darurat.

Kapolresta Bandung menyebut kawasan Ciwidey, Pangalengan, dan Dago sebagai fokus pengamanan. Aparat menambah personel, ambulans, dan mobil derek di kawasan itu.

Di Pos Terpadu Al Fathu, Soreang, petugas mengoperasikan 30 unit CCTV. Sistem ini terhubung dengan titik-titik strategis di Kabupaten Bandung.

Melalui kesiapan personel dan koordinasi lintas sektor, Forkopimda Kabupaten Bandung menargetkan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman dan kondusif.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.